
"Sam..Apa yang kamu bicarakan dengan Raja di ruangan pribadinya?" Tanya Claudia yang tangan kanannya di gandeng lembut Samuel berjalan ke arah ruangan pribadinya.
" Bicara tentang laki -laki yang mencintai wanita haruslah berani." Jawab Samuel yang meminta Clau untuk masuk ke ruangan pribadinya.
" Aneh sekali kamu itu yang suka sekali datang dan pergi dengan membuat perasaanku menjadi kacau balau,tahu..?!"Ucap Clau duduk di sofa.
"Maaf,tapi sekarang Aku tidak akan membuatmu kacau balau dengan perasaanmu itu karena Aku akan membawa mu pulang ke Kediaman ku di Ibukota malam ini juga." Kata Samuel yang jemari tangannnya menyentuh lembut rambut indah nya Claudia.
" Ehh..Aku tak bisa pergi dari Raja tanpa izinnya." Kata Clau yang tampak terlihat kurang yakin pada ucapan Samuel.
Namun ,terdengar suara Raja Philip yang ternyata mendatangi mereka di ruangan pribadinya dengan senyuman yang bersahabat lalu mendekatinya dan berkata.
" Aku mengizinkanmu untuk pergi dariku dengan syarat Duke White harus menikahimu dan juga membantu ku memberi hajaran dengan hukum yang berlaku di Kerajaan Lovenia untuk Duke Berlioz Muda dan sejumlah bangsawan tinggi yang ingin melakukan konspirasi dengan mereka ingin menjatuhkan kekuasaanku melalui mereka ingin mengadu domba ku dengan Duke White yang ku pilih sebagai wakilku di mulai dari malam hari ini juga." Kata Raja Philip memberikan surat resmi pengangkatan diri Samuel sebagai wakil dirinya kepada Samuel.
" Terimakasih atas kepercayaan yang Baginda Raja berikan kepada ku.Aku pasti akan bekerja dengan sangat baik untuk Anda dan Kerajaan ini dengan kemampuanku ini." Kata Samuel yang memberikan senyuman persahabatan kepada Raja Philip.
Setelah itu, Samuel bersama dengan Claudia dan Sonya serta Ray meninggalkan Raja Philip di Istana Musim Dingin untuk mereka semua segera kembali ke Ibukota Kerajaan Lovenia.
Tetapi, di tengah perjalanan ada sebuah tembakan yang terarah ke roda kereta kuda yang di dalam nya di tumpangi oleh Claudia dan Sonya yang di kusiri oleh Ray.
Dor..!
" Gyaaa..!!" Pekik kedua orang gadis itu yang ada di dalam kereta kuda itu.
__ADS_1
" Ada apa ini..? " Tanya Samuel yang berkuda di samping kereta kuda yang dikusiri oleh Ray.
" Roda kereta kuda nya rusak.." Jawab Ray yang menghentikan laju kereta kuda di tengah hutan di tengah malam itu itu di tengah hujan salju yang amat deras.
Ray memeriksa kereta kuda dengan saksama dan Samuel dengan sigap mengajak Claudia dan juga Sonya turun dan keluar dari kereta kuda itu untuk kedua orang gadis itu menggunakan kudanya.
" Ray, tinggalkan kereta kuda itu di sini..Lalu kamu pakai kudanya saja dengan Sonya yang berada di pengawasanmu." Kata Samuel yang membantu Ray melepaskan kuda dari keretanya.
"Eh,ya Samuel. " Jawab Ray yang menjalankan apa yang di perintahkan oleh Samuel kepadanya itu.
Sesudah ,Ray menunggangi kuda itu bersama dengan Sonya di depan Ray.Kini,giliran Samuel yang melompat ke punggung kudanya untuk pria ini melindungi Claudia dengan berkuda bersama dengan kekasihnya itu.
Hari menjelang pagi sekali baik Samuel maupun Ray akhirnya bisa sampai di Ibukota Kerajaan Lovenia dengan menunggangi kuda mereka yang mengarah ke Kediaman Duke White.
" Aku ingin menikahi Claudia secara resmi dan sah di hadapan Pastur Thomas yang sudah menanti kami di aula utama Kediaman ku ini.Ohya, Aku pun secara resmi memanggil Keluarga Duke Sean Fillan dan Keluarga Duke White di desa kami ini untuk hadir di pernikahan kami berdua ini..Aku pun mengizinkan Ray untuk bertunangan secara sah dan resmi dengan Sonya Adik kesayanganku ini." Jawab Samuel dengan penuh wibawa sekali pada Dino Baskoro yang terpaku di tempat pria usia lima puluh delapan tahun itu berdiri.
Dino Baskoro juga dengan hati yang tak rela dan iklas harus menyaksikan pernikahan Samuel dan Claudia di aula utama Kediaman Duke White di Ibukota Kerajaan Lovenia di hari awal musim semi yang amat getir bagi Dino Baskoro.
" Ahh, Lynette Clau ku yang manis akhirnya kamu bisa juga meraih Samuel ku sebagai suamimu di hari ini tepat di hari ulang tahun mu yang ke dua puluh tahun dan Samuel tepat berusia tiga puluh tahun."Kata Dino Baskoro yang memandang lurus sepasang pengantin yang sedang berbahagia itu.
Tetapi pandangan mata Dino langsung terarah ke arah pistol yang di pegang oleh salah satu orang kepercayaaan Duke Berlioz Muda yang terlihat oleh Dino ingin menembak Samuel.
Ia pun segera melompat ke depan Samuel dengan posisi punggungnya tertembak peluru orang itu hingga Ia jatuh tersungkur di depan Samuel dan Claudia yang berteriak histeris.
__ADS_1
Dorr..!
" Paman Dino..!!"
" Baskoro..!"
Sejumlah pengawal Duke White dengan sangat tangkas telah melumpuhkan orang tersebut yang di tembak langsung kepalanya oleh pengawal terbaik dari Samuel White yakni Andrew Stallone.
Dor..!!
" Ada apa ini ?" Tanya Duke Berlioz Muda dengan wajah tak bersalah melihat Andrew Stallone dan kawan -kawannya menyergapnya di barisan tamu undangan pernikahan Duke White dengan Putri Claudia Fillan.
" Kau harus di tangkap untuk rencana kejimu yang merencanakan pembunuhan terhadap Duke White dan Istrinya di perjalanan mereka ke Ibukota agar Duke White tidak dapat membongkar rahasia mu yang busuk itu terhadap kekuasaan resmi yang harusnya tetap berada di tangan ku, Raja Philip Lovenia.." Jawaban itu berasal dari Raja Philip yang tiba di aula utama Kediaman Duke White di Ibukota bersama dengan Duke Berlioz Senior dan juga para pengawal pribadinya.
" Apaa..? Anda jangan salah sangka terhadap ku yang sudah selama bergenerasi selalu memberi dukungan kepada Anda..?! " Kilah Duke Berlioz Muda dengan matanya berkilat marah sekali pada Raja Philip.
" Aku ada bukti yang tak bisa membuatku menjadi seorang Raja yang tak pernah tahu menahu hal yang kau rencanakan itu yang ingin melakukan konsipirasi untuk menjatuhkan kekuasaan ku yang menjadi Raja negeri ini..!" Tatapan mata yang amat tajam sekali dari Raja Philip kepada Duke Berlioz Muda yang di bekuk oleh para pengawal terbaik Duke White.
Duke Quenade dan putrinya yang bernama Putri Patricia Quenade mengangguk dengan tegas dan penuh karisma untuk memberikan dukungan yang mereka berikan secara tepat kepada Raja Philip.
"Baginda,sebaiknya orang yang ingin melakukan konspirasi untuk menjatuhkan kekuasaan Anda itu jangan hanya di tangkap dan di penjara saja tapi juga dia harus di bunuh karena Ia sudah berani menembak Dino Baskoro penasehatku dan juga Paman dari Istriku.." Kata Samuel yang tangannya sudah memegang pistol yang terarah langsung tepat ke dahi nya Duke Berlioz Muda sehingga dahi Duke itu berlubang dan tewas di tembak oleh nya.
Dor..!!
__ADS_1
Bersambung...!!