Cinta Claudia

Cinta Claudia
Bab 42.


__ADS_3

Dengan rasa kepedulian yang tinggi terhadap sahabatnya baru nya itu, Raja Reza Young telah berhasil menangkap dalang utama yang telah mencelakakan Permaisuri Claudia di dalam Istana Romenia melalui penyelidikan tertutup dan rahasia terhadap semua orang di Istana nya.


Dan, akhirnya terkuaklah Putri Miya White yang telah melakukan perbuatan meracuni Claudia melalui minuman coklat hangat yang di minum oleh Claudia sehingga Istri dari Duke White ini harus kehilangan janin calon anak keduanya.


"Kauuuu...! Kenapa kau begitu tega meracuni Istriku dan membunuh anak keduaku..?! " Seru Samuel dengan nada marah sekali kepada Miya begitu Miya di hadapkan kepadanya oleh Duke Berlioz Senior melalui para pengawal pribadi dari Raja Reza Young.


"Karena aku membencimu dan Claudia istrimu yang menyebalkan itu..! Karena kalian membuat hidupku sengsara..!! " Teriak Miya dengan penuh rasa kebencian kepada Samuel.


Plakk..!


Samuel menampar Miya hingga tersungkur di lantai dengan bibir Miya mengeluarkan darah.


"Kau memang seorang yang tak tahu diri..! Kau ini putra haram Ayah yang menikahi gadis dari bangsawan kampung rendahan seperti dia..! Kau berani memukul ku..!! " Teriak Miya dengan nada histeris kepada Samuel.


" Aku bahkan berani menghukum mati dirimu..! Karena Aku adalah Raja Kerajaan Lovenia yang harus menegakkan hukum yang adil dan merata bagi siapa pun yang melakukan tindakan keji di luar batas kemanusiaan..! " Bentak Samuel yang menjambak rambut Miya.


"Sam..! "


" Kau memanggil ku apa ? Ahh..! " Bentak Samuel yang mengambil pistol dan menembak mati Miya pada kepala Miya secara langsung.


Dor..!


Nyonya Duchess White yang terdahulu berubah pucat pasi melihat Samuel menembak mati Miya putri kesayangannya itu. Wanita paruh baya ini dengan berang melangkah maju ke arah Claudia yang terbaring lemah di tempat tidur dengan niat hati ingin membunuh Clau sebagai cara balas dendamnya kepada Samuel putra tirinya itu.

__ADS_1


Tetapi, Duke Berlioz Senior dengan cekatan telah menjulurkan kaki nya ke depan dan menjatuhkan Nyonya Duchess White tepat di bawah tempat tidur Claudia.


" Kau mau apa mendekati Istriku, Wanita jahat?" Tanya Samuel menarik kerah gaun Ibu tirinya itu dari belakang.


Lalu, Samuel memberikan Nyonya Duchess White kepada Leon yang di beri pangkat sebagai pengawal pribadinya untuk memenjarakan Ibu tirinya itu di penjara bawah tanah di Istana nya di Kerajaan Lovenia.


"Penjarakan dia di penjara bawah tanah untuk hukumannya yang berani ingin mencelakakan istriku..! " Perintah Samuel dengan nada tegas dan berwibawa kepada Leon.


"Siap, Paduka..! " Sahut Leon segera.


Raja Romenia mengakui karisma dan ketegasan Samuel dalam melakukan tugas nya sebagai Raja Kerajaan Lovenia yang memiliki aura yang amat mengagumkannya.


" Yang Mulia, izinkanlah Aku dan rombonganku kembali ke Kerajaan Lovenia untuk Aku dapat melakukan segala kegiatan kerja ku sebagai Raja baru di Kerajaan Lovenia..! " Kata Samuel dengan nada ramah berpamitan kepada Raja Kerajaan Romenia.


Demikianlah rombongan Samuel pun melakukan pelayaran kembali ke Kerajaan Lovenia dengan kapal pesiar Kerajaab Lovenia. Dimana, Samuel tiada pernah berhenti untuk merawat Claudia di bagan dalam kapal pesiar nya itu.


" Clau..Kapankah dirimu tersadar kembali dari tidur panjangmu ? " Tanya Samuel dengan nada suaranya penuh kerinduan yang besar kepada Clau yang di peluknya dengan erat.


Hari penobatan Samuel untuk menjadi Raja baru di Kerajaan Lovenia pun telah tiba pada awal musim semi yang berikutnya yakni pada hari ulang tahun Reynaldi White Lovenia yang ke dua.


" Reynaldi..Kau sekarang sudah besar,ya?!" Ucap Samuel memeluk putra semata wayangnya itu di depan tempat tidur Clau.


Clau sudah terbaring koma selama dua tahun lebih di tempat tidur di kamar nya yang selalu di hias dengan tujuh jenis macam -macam bunga yang berasal dari Bukit Pelangi yang di bawakan langsung oleh Samuel yang mempunyai suatu harapan besar di benak Samuel ,yaitu Claudia bisa sadar dan hidup kembali dengan ceria di sisi nya dan putra semata wayang mereka.

__ADS_1


Tetapi, harapan Samuel itu pupus karena Dokter yang merawat Claudia telah menyatakan kalau Clau sudah lama meninggal dunia hanya saja Samuel belum menerima kenyataan pahit yang harus di terima oleh Samuel selama dua tahun itu.


"Aku akan membawa Clau ke Bukit Pelangi kami. Karena Ku yakin sekali bahwa Clau akan sadar dan hidup kembali untuk ku dan putra kami..!" Teriak Samuel yang segera menggendong Clau dan membawa Istrinya dengan memacu kuda putih dari Istana Kerajaan Lovenia di tengah malam hari.


" Yang Mulia...! " Teriak Leon dari depan kamar tidur Permaisuri Claudia dengan suara serak.


Reynaldi di titipkan oleh Samuel kepada Leon yang di minta untuk menjaga anak itu untuk Samuel dan Claudia bila Samuel tidak kembali ke Istana Kerajaan Lovenia sebagai Raja Samuel White.


Samuel benar-benar membawa Clau ke Bukit Pelangi untuk terwujudnya harapan Samuel yang ingin Clau sadar dan hidup kembali untuknya dan Reynaldi.


Tapi, Clau sama sekali tidak bergerak di dalam gendongannya yang membawa Clau di atas bukit yang paling tertinggi di Bukit Pelangi.Dan, Ia teringat hari pertama kali berjumpa dengan Clau di masa kanak -kanaknya.


Air mata mengalir deras di kedua mata Samuel yang menetes dan membasahi Claudia yang kini hanyalah sebuah jenazah yang cantik luar biasa dengan senyuman di bibir manis itu bagaikan orang tidur saja.


"Clau..Apakah kamu masih ingat hari -hari kita yang indah di Bukit Pelangi ini? " Tanya Samuel yang menundukkan wajahnya untuk mencium Claudia.


Hujan rintik -rintik mulai turun dari langit yang berwarna cerah oleh seberkas cahaya pelangi yang indah di pagi hari di Bukit Pelangi yang di lihat oleh Samuel sebagai cahaya kedamaian untuk Claudia.


Samuel memutuskan untuk memakamkan Clau di Bukit Pelangi agar istrinya itu selalu dapat merasakan indahnya cahaya pelangi ,hujan yang menjernihkan air sungai dengan gemercik yang berasal dari lompatan ikan -ikan nya itu yang berenang di dalam nya.


" Buah stroberi liar dan tujuh bunga liar yang kau sukai telah tumbuh dengan asri nya di sekitar mu, Sayang..!" Kata Samuel yang menyentuh pusara Clau dengan kasih sayang.


" Sam..Kau harus kuat dan tegar untuk jalani hidupmu yang baru sebagai Raja Samuel White Lovenia demi kedamaian dan kebahagiaan dari rakyat Negeri Lovenia serta untuk Reynaldi putra ku dan Claudia....!" Ucap Samuel dengan hati yang tegar untuk berkuda kembali ke Istana nya di Ibukota Kerajaan Lovenia dengan senyuman yang amat tenang sekali di wajahnya...

__ADS_1


...........................TAMAT...........................................


__ADS_2