Cinta Claudia

Cinta Claudia
Bab 38.


__ADS_3

Samuel menuntun Claudia untuk turun dari anak tangga kapal pesiar milik Keluarga White begitu mereka sampai di Kerajaan Romenia yang baru pertama kali mereka kunjungi.


"Indahnya hamparan pasir putih di pantai utara Kerajaan Romenia.." Kata Sonya yang turun dari kapal pesiar bersama dengan Ray.


"Lihatlah ada pasar rakyatnya juga.." Kata Clau yang tertarik untuk melihat-lihat aneka barang yang di jual di pasar rakyat di kota bagian utara Kerajaan Romenia.


"Apakah kamu suka pada kalung bandul permata warna hijau lumut yang di pajang di etalase di toko perhiasan di belakang kedai minuman sari kacang hijau?" Tanya Samuel yang mengajak Clau untuk pergi ke toko perhiasan yang di tunjuk oleh Samuel.


"Wahh..Ya,aku suka sekali kalung permata warna hijau lumut itu." Jawab Clau dengan suaranya yang lembut dan merdu kepada Samuel.


"Baiklah,Aku akan membelikannya untuk mu." Kata Samuel yang segera membelikan kalung itu kepada Clau.


"Tuan White.." Panggil seorang ajudan dari Raja Romenia mendatangi mereka di toko perhiasan itu dengan membungkukkan badannya dengan hormat kepada mereka berdua.


"Tuan Roberto..?" Tanya Samuel yang mengenali pria berpakaian ala bangsawan dari Kerajaan Romenia yang menghampirinya dan Claudia di toko perhiasan pasar rakyat di kota bagian utara Kerajaan Romenia.


"Iya, Saya Roberto di minta oleh Tuan Besar kami untuk mengundang Anda dan Nyonya ke rumah Beliau di Ibukota." Jawab Roberto dengan suara yang amat menghormati Samuel dan Claudia.


"Baiklah..Siapkanlah kereta kuda sebanyak dua buah untuk kami sebagai alat transportasi kami untuk perjalanan kami ke Ibukota." Kata Samuel dengan nada berwibawa sekali memerintahkan pihak Raja Romenia untuk menyediakan dua buah kereta kuda untuk nya dan Clau serta Ray dan Sonya.


"Ya,Tuan White akan segera kami persiapkan dengan sempurna untuk Anda dan Nyonya White serta Tuan Fillan dan Nyonya Fillan." Kata salah satu anggota rombongan dari ajudan Sang Raja Kerajaan Romenia dengan sikap hormat sekali kepada Samuel.

__ADS_1


" Clau,bagaimana kalau kita pergi makan siang dahulu di restoran yang terlihat ramai di ujung pasar rakyat ini?" Tanya Samuel yang mengajak Clau untuk berwisata kuliner di pasar rakyat kota bagian utara Kerajaan Romenia dengan di ikuti oleh Ray dan Sonya yang saling bergandengan tangan satu sama lainnya.


"Baiklah,Sam." Jawab Clau dengan senyuman yang sangat indah sekali kepada Samuel.


Sementara itu di Istana Musim Semi di Istana Kerajaan Lovenia terlihatlah Rosalie yang terlihat gugup dan gelisah sekali di kursi panjang yang terletak di depan tempat tidur dalam kamar tidur Raja Philip.


Rosalie sedang menunggu dengan hati gelisah sekali kedatangan Raja Philip untuk malam hari pertama pernikahannya dengan Raja Philip yang membuatnya sangatlah merasa gugup dan juga gelisah bukan main.


Hal ini di karenakan dirinya belum siap untuk Ia bisa melakukan hubungan suami -istri dengan Raja Philip,selain itu juga Rosalie tak pernah ada rasa cinta sama sekali terhadap Raja Philip.


"Aku hanya menginginkan Samuel yang menjadi suami ku bukan Raja Philip." Batin Rosalie yang semakin lama semakin merasa iri dan cemburu terhadap Claudia Kakak angkatnya itu yang kini di nikahi dan menjadi istri Samuel White pemuda yang sangat di cintai olehnya itu.


"Ros..Kamu sungguh cantik bagaikan sekuntum bunga mawar yang sangat indah bukan main di sepanjang hari ini..Dan,di tambah malam ini kau memakai gaun tidur yang begitu anggun sekali." Puji Raja Philip yang tergiur dengan kecantikan Rosalie yang benar-benar mirip dengan Claudia gadis pertama yang pernah menjatuhkan hatinya itum


Raja Philip melingkarkan sebelah lengannya di pinggang kecil Rosalie dan tangan yang lainnya di tangan Rosalie,kemudian Raja mengajaknya berdansa dengan romantis di dalam kamar tidur.


"Ros..Santai saja..Aku tidak akan menyakitimu karena Aku menyayangi dirimu." Kata Raja Philip yang membuka gaun tidur Rosalie dengan sikap halus sebelum Raja membaringkan Rosalie di tempat tidur untuk melakukan hubungan suami -istri pertama kalinya di malam pertama di hari pernikahan mereka berdua.


Rosalie tampak semakin takut sekali ketika Ia melihat Sang Raja membuka pakaian sendiri dan membaringkan diri di atas tubuhnya seraya Raja mengecup bibirnya dengan kelembutan yang amat lembut sekali.


"Aughh..! " Pekik Rosalie yang meremas selimut tebalnya di saat Raja menyentuh bagian sensitif nya dan Ia semakin merasa kesakitan di awal nya ketika Raja Philip untuk pertama kalinya telah mengambil kehormatannya sebagai wanita yang terhormat.

__ADS_1


" Ros..Kau benar-benar memikat hatiku dengan begitu erat sekali sampai Aku mungkin tak kan pernah bisa melupakan malam ini untuk selama hidupku."Kata Raja Philip yang menaruh kepala Rosalie di bahunya lalu memeluk erat wanita di sampingnya itu sambil memejamkan sepasang matanya dengan senyuman bahagia sekali.


"Aku sama sekali tidak merasa bahagia..Karena Aku sama sekali tidak rela kau mengambil apa yang seharusnya ku berikan kepada Samuel pria yang sangat ku cintai itu jauh sebelum Samuel bertemu dan jatuh cinta kepada Claudia putri kandung orang tua angkatku."Batin Rosalie yang sangat sakit hati terhadap semua orang yang tak pernah mempedulikan perasaannya itu terhadap Samuel White.


Air hujan yang mengguyur perjalanan dua buah kereta kuda yang sedang melakukan perjalanan panjang dan jauh menuju ke Ibukota Kerajaan Romenia yang akan di kunjungi oleh Duke White dan rombongannya itu.


Sebuah peluru entah darimana datangnya telah meluncur ke arah kedua kereta kuda yang di tumpangi oleh Duke White dan rombongannya dengan di kawal ketat oleh pihak Raja Kerajaan Romenia sebagai tuan rumah yang menyambut kunjungan wisata pribadi dari Duke White dan rombongan yang berasl dari Kerajaan Lovenia ke Kerajaan Romenia.


Dorr..!


Grekk..!


Gubrak..!


" Aduh..Ada apa ini?! "


"Ahhhh..Tidak..! Samuel..! " Pekik Claudia yang menjerit panik melihat darah mengalir deras dari punggung Samuel yang melindunginya dari peluru yang mengarah kepadanya.


"Clau..Aku tak apa-apa..! Cepatlah kau pergi dari sini bersama dengan Ray dan Sonya agar kamu bisa selamat dari orang yang ingin membunuh kamu..!"Teriak Samuel yang mendorong Claudia keluar dari kereta kuda yang terbalik itu.


"Tidaakkkk..! Aku tak'kan pernah meninggalkan mu seorang diri dengan tubuh terluka di sini..!" Tolak Claudia yang menarik Samuel dari dalam kereta kuda yang terbalik dengan bantuan Ray dan Sonya.

__ADS_1


" Sam..Bertahanlah..!" Pinta Claudia yang telah menangis di atas tubuh Samuel yang telah di baringkan di atas rumput di sebuah rumah kecil di hutan bagian barat menuju Ibukota Kerajaan Romenia.


Bersambung..!!


__ADS_2