
Vandra mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan rapat, memperhatikan satu persatu siapa kira-kira cewek yang sudah membuat Vano adiknya penasaran.
Susah juga nebak kayak gini ,
" Baiklah, sedikit arahan dari saya . Kalian bisa lanjutkan pekerjaan kembali.."
prok...prok.. prok...!!
riuh tepuk tangan
Bukannya meninggalkan ruangan meeting, tapi kebanyakan pemagang wanita malah mengerubungi pa Vandra termasuk Nuri
Ada yang minta foto bareng, ada yang minta tanda tangannya, dan bahkan ada yang meminta no Handphone nya..
Ini kesempatan gw untuk kabur dari sini, !
Audry yang sedari tadi berdiri di belakang sambil menutupi wajah nya menggunakan kesempatan untuk segera keluar ruangan meeting.
Diam-diam dia berjalan membelakangi Vandra yang masih sibuk meladeni penggemar barunya.
Fiuhh...!! Selamat., akhirnya bisa bernafas juga
" Audry...!!!" panggil pengawas nya
Ampun deh..lepas dari kandang macan malah dateng singa,
Vandra yang mendengar suara teriakan di luar ruangan pun menoleh dan menerobos kerumunan .
" Iya pa.." jawab Audry berbalik badan
Gadis itu bernama Audry..
" cepat kesini..!!" kata pengawas
Audry pun berjalan mendekati pengawas ,
HAH..!! pak Vandra !!
langkah nya terhenti melihat sosok yang ingin di hindari nya malah berdiri tepat di depannya.
Mau nangiss...!!!!
Audry pun menunduk lemas, dan kaki nya gemetar.
" per-permisi pak.." berusaha melewati Vandra
" Tunggu..!!"
Nasib , ini emang udah nasib gw. Gw udah siap di apain juga ! hiks hiks hiks... Audry hanya bisa menangis dalam hati
" Eh , ada pak Vandra ." Pengawas pun diam melihat Vandra yang sedang berdiri
" Audry, sini cepat.!! maaf pa, saya ada perlu dengan Audry.." pinta pengawas
" I-iya pa.." Audry mendekati Pengawas
" Boleh saya pinjam Audry sebentar.." Suara Vandra membuat Audry dan pengawas menengok ke Vandra bersamaan
Pinjam !!
" Aa..iya pa, iya boleh ...silahkan pak ! Audry kamu ikut sama Pak Vandra..!!" kata pengawas
Helloww..!! di sangka gw pulpen kali ya bisa di pinjem siapa aja..!
" Tapi pa "
" Udah gak usah ngeluh deh, cepat ikut pa Vandra atau nilai kamu di kurangi..?"
" Gak pa.." geleng-geleng kepala
" Ada yang bisa saya bantu pak ?" tanya Audry malu
" Ikut saya.." kata Vandra
__ADS_1
Pasrah Audry mengikuti Vandra dari belakang, dia tahu akan di bawa kemana pasti ke kantor nya di lantai 10.
Mungkin di kehidupan gw sebelumnya gw banyak berbuat dosa sam nih orang,..dan ini saatnya untuk menebusnya..
" Silahkan duduk.."
" Berdiri aja pak.! hehe "
" Kamu takut sama saya ?"
" saya duduk aja deh ..."
Lucu,..
" Kamu di bagian apa..? "
" bagian umum pa di studio 3 dan 4 "
bagus Audry cepet jawab biar cepet pulang
" Gimana pengalaman magang kamu selama disini..?"
" Enak pa, ini adalah pengalaman yang berharga di hidup saya.."
Pengalaman memalukan yang gak akan gw lupakan seumur hidup gw..
" Apa sekarang kamu sudah kenal siapa saya.?"
pertanyaan pancingan
" CEO NBC TV pak Zevandra Narendra.." bener kan jawaban gw
" Apa ada yang ingin kamu sampaikan ? atau "
Audry langsung berdiri dan membungkuk kan badannya tanda permintaan maaf
" Maafin saya pa..! di hari pertama saya magang saya gak tau kalau bapak CEO NBC Tv dan dengan lancang malah nyuruh-nyuruh bapak..saya menyesal pa berbuat seperti itu..!"
Bodolah gw rendahin diri gw saat ini, dari pada gw di blacklist seluruh perusahaan..
" eehhmm...ada lagi yang lainnya..?" pertanyaan pancingan kedua
hiks..hiks .hiks
Audry tidak bisa lagi menahan tangisnya
" Saya juga udah gak sopan panggil bapak dengan panggilan mas,.."
Kok nangis,,..apa aku terlalu berlebian..?
Vandra pun berdiri dari duduknya
" Saya beneran gak sengaja pa , hiks ..hiks..hiks..kemarin hari pertama saya magang disini, jadi saya gak tau kalau bapak , ...hiks..kalau bapak CEO perusahaan ini...Haaa...hiks hiks..hiks.." Audry menangis sesenggukan
" Maaf..maaf saya gak bermaksud buat kamu nangis.."
Aduh, gimana caranya supaya dia diam..
Kini gantian Vandra yang ketakutan dan bingung mengahadapi Audry yang menangis kencang
" Kamu berhenti dong nangisnya.."
" Gak mau !"
" Kenapa gak mau berenti ?" tanya Vandra bingung
" Hiks..hiks . sebelum bapak maafin saya , saya gak mau berhenti nangis..!" kok malah ngancam
" iya , iya..oke saya maafin , sekarang berhenti ya nangisnya " tanpa sadar Vandra mengusap lembuta bahu Audry
" Hiks..bener ya bapak maafin saya ?"
" Iya bener."
__ADS_1
" Ya udah saya berhenti nangis nya., tapi bapak harus janji sama saya.."
Ini Nego apa sih ?
" Janji apa ?"
" lepasin dulu tangannya, baru saya bilang.."
" Ehh ..sorry sorry." malu sendiri
" Bapak janji ya akan lupakan semua kesalahpahaman di antara kita, biar saya bisa punya muka kalau ketemu bapak..!" emang selama ini muka nya di mana neng
" hahaha...cuma itu janji nya .?"
" Ihh..kok bapak malah ketawa sih..!! " Audry memukul lengan Vandra
Kalian makin akrab ya, kesalahpahaman yang manis
" Aww.. sakit dong !" pura-pura tersiksa oleh pukulan manja Audry
" Ehh..maaf pa.. hehehehe.."
Menikmati sekali kamu ya tangan.? udah berani pukul bos, baru aja minta maaf gara-gara salah panggil
" Oke, saya akan lupakan semua kejadian pertemuan pertama kita . "
Kita.? berasa teman lama pak,
Audry pun tersenyum lega mendengar nya, paling gak muka nya gak harus di umpetin kalau bertemu Vandra lagi.
Dan mungkin dia gak perlu lagi bertemu Vandra, gw kan cuma anak magang jadi gak bakalan lagi berurusan sama para eksekutif kayak Pa Vandra.
Yess...dosa gw sudah termaafkan ! Makasih Tuhan kamu masih menyayangi umat mu
" makasih pa Vandra, kalau gitu saya permisi dulu .."
" kamu mau kemana ?"
" Ke studio pa , saya kan harus kembali kerja "
" apa saya udah izinin kamu untuk pergi..?"
" belum "
emang mau ngapain lagi sih..? kan udah selesai urusannya
" Mulai hari ini kamu akan di pindahkan magang ke bagian kantor CEO , nanti kamu bisa bantu-bantu Jenni sekretaris saya "
HAH..!! becanda nih Pa Vandra, gak perlu sungkan loh sama saya
" Gak usah pa, saya nyaman kok di studio..Bapak gak perlu sungkan sama saya.."
Please , lepasin saya pa ! kita kan udah saling memaafkan
" memang tidak sungkan, saya sudah minta bagian HRD untuk menempatkan satu anak magang di kantor CEO. "
Kenapa gak dari awal aja sih minta nya !
" Tapi, pekerjaan di studio banyak pa. Jadi saya lebih cocok di tempat in disana "
" disini juga banyak..!"
" Orang lain aja ya pa, bapak kan bisa minta lagi ke bagian HRD.."
" Tapi saya mau nya kamu..!!"
Nyerah aja deh lo Audry, lo gak bakalan menang lawan bos besar.
Audry pasrah dengan nasibnya
tidak ada pilihan lain
Kenapa aku begitu kekeuh mempertahankan dia ? Ada apa sebenarnya ?
__ADS_1
don't Forget to like coment and vote