Cinta Diantara Dua Z

Cinta Diantara Dua Z
BAB 51


__ADS_3

" Tapi pak.." kata Audry tercekat di tenggorokan nya, seolah ingin menolak tapi hatinya malah berbunga bahagia


Ih, mulut gw kok gak bisa nolak sih ..ini juga hati ngapa jadi berbunga-bunga gini denger dia mau aja makan siang ke Mall.


Runtuh dong pertahanan gw selama ini buat jaga jarak sama Pak Vandra


" kenapa...? kamu ada janji..?" tanya Vandra karna melihat Audry sibuk dengan pikirannya sendiri


" Ahh..gak pa bukan gitu..." baru ingin bicara tapi seseorang datang mengetuk pintu Ruangan Vandra


tok tok tok


" siapa ..?"


Jenni masuk dengan senyum mengembang


" permisi pak, di luar ada Nona Celine ingin ketemu Bapak katanya dia bawakan baju ganti dan makan siang buat Bapak..." kata Jenni


JLEBB..!


Audry melirik Jenni ketir, baru saja hati nya berbunga tapi datang hempasan badai membuat bunga di hati Audry luluh lantah berserakan


Vandra yang mendengar nya merasa tidak enak hati kepada Audry.


" saya permisi keluar pa.." ucap Audry membuyarkan tatapah Vandra kepada nya


" Ahh..iya, " kata Vandra


Ngapain Celine datang ke sini..?


" Pak , gimana saya suruh Nona Celine untuk langsung masuk aja..." Tanya Jenni menunggu jawaban Vandra


" Oke, suruh dia masuk..!"


Saat keluar ruangan Vandra, Audry berpapasan dengan Celine dan tersenyum seperlunya kepada wanita sempurna di hadapan nya kini. Celine tidak membalas senyuman Audry dia cuek saja pura-pura tidak lihat.


Hhmmm...apa kurang nya coba Cewek Kayak Nona Celine Cantik, Pakaiannya Bagus dan juga mahal, body nya ..lah gw kebalikannya dari dia .


Mau bilang Tuhan gak adil tapi nanti dianggap Gak bersyukur , yang ada Tuhan murka malah jatuhin azab buat gw....ihh amit-amit deh.


Audry terus memandangi Celine dari meja nya,

__ADS_1


" Nona Celine , Pak Vandra suruh Nona segera masuk ke ruangannya...silahkan Nona.." Jenni bersikap seolah-olah Celine adalah majikan kedua nya setelah Vandra


Setelah mengantar Celine ke ruangan Vandra Jenni kembali ke meja nya dan melihat Audry yang masih bengong memperhatikan arah pintu ruangan Vandra


" Heh... bengong..! kenapa ?" Jenni membentak Audry sampai membuat nya kaget


Uuhhh nih orang kalau gak jutek ama gw sehari aja tuh bibir nya gatel kali ya..ishhh


" Gak kak, .." Jawab Audry menatap sinis ke Jenni


" Bilang aja ngiri sama Nona Celine kan..?"


Apaan sih gak jelas, Ketebak lagi gw ngiri ...


" Nona Celine itu pasangan yang sempurna buat Pak Vandra..kamu lihat kan Celine cantik, kaya , pintar dan dari keluarga terpandang dan Pak Vandra juga tampan, kaya, pintar, CEO NBC TV ...mereka tuh pasangan dari langit. Jadi gak usah mimpi bisa jadi kayak Nona Celine... dandanan kamu aja aneh begini,.." melirik Audry dari atas sampai bawah


" Maksud nya apa Ka Jenni ngomong gitu.." emang apa yang salah dari dandanan gw


" kamu gak sadar apa, penampilan kamu udah kayak apa...cewek bukan cowok bukan , gak Jelas.." sinis Jenni


Duhh tuh mulut bar bar banget ya kalau ngomong, kayak dirinya paling sempurna aja...Sialan.


*****


" Ada apa kesini..?" Tanpa basa-basi lagi Vandra langsung bertanya


" Aku anterin baju ganti dan makan siang buat kamu...Ini Mamih yang suruh, katanya semalam kamu gak pulang ke rumah ya." Celine meletakkan paper bag besar dan rantang di atas meja


Vandra menghela nafas panjang, tak habis pikir dengan Mamih nya. Ini memang kali pertamanya Vandra tidak pulang kerumah tanpa memberikan kabar kepada Mamih nya , jadi wajar kalau Mamih nya cemaa berlebihan memikirkan anak kesayangan nya . Di tambah ponselnya juga tidak bisa di hubungi.


" Makasih, tadi Mamih juga sudah telepon...kamu gak usah repot-repot seperti ini, " Vandra mengambil Papar Bag dan menaruh nya di bawah meja nya


" Kamu tahu gak Mamih begitu khawatir mikirin kamu yang semalaman gak pulang, " menjeda bicaranya


" Mamih telepon aku tengah malam bertanya apa kamu sama aku, ada kesedihan diucapannya maka nya semalam aku datang menginap untuk nemenin Mamih kamu.." Celine menampakkan wajah kesedihan di hadapan Vandra berharap pria ini bisa luluh dengan nya


" Iya , aku salah...semalam terlalu banyak minum di rumah teman, jadi gak bisa langsung pulang kerumah. Makasih kamu udah mau nemenin Mamih.." Vandra mengurai senyum seperlunya ke Celine


senang melihat Vandra tersenyum pada nya Celine pun melangkah mendekati Vandra,


" it's okay...ini semua aku lakukan buat kamu..." berbisik di telinga Vandra sambil sedikit mendesah untuk merangsang Vandra

__ADS_1


eehhmm


Vandra berdehem dan bangun dari kursinya, tidak munafik bila dia merasakan getaran ditubuh nya saat Celine berbisik di telinganya. Dia juga lelaki normal yang punya syahwat tinggi terhadap wanita.


Vandra berusaha menghilangkan ketegangan nya, Celine terlalu bahaya baginya walaupun tubuh nya bergetar saat Celine dengan berani mencium dan menggoda nya. Tapi getarannya berbeda bila saat bersama Audry, hanya dengan menatap matanya saja Vandra seperti merasakan ada tarikan magnet didirinya. Yang membuatnya selalu ingin bersama Audry, bahkan Vandra bisa gila hanya dengan memikirkan wajahnya .


" Maaf aku masih banyak pekerjaan, terima kasih karna sudah mengantarkan pakaian dan makan siang buat aku.." Vandra kini sudah berdiri dari kursi nya memberikan jarak antara dirinya dan Celine.


merasa tak enak hati Celine pun tersenyum ketir dan mengiyakan perkataan Vandra.


Dia pergi meninggalkan ruangan Vandra, tapi sebelumnya dia melambaikan tangannya saat sudah membuka pintu. Sehingga bisa di lihat oleh Audry dan Jenni dari luar bagaimana manis nya sikap Celine kepada Vandra.


" oohh manisnya, .." gumam Jenni melihat keromantisan Celine dengan bos nya.


Audry tak kalah antusias dia bahkan mengangkat kepalanya untuk melihat apakah Vandra membalas lambaian tangan Celine dengan senyuman manis. Tapi tidak kelihatan karna Celine buru-buru menutup pintu ruangan Vandra


Audry hanya bisa bersungut kesal, dan hatinya terasa sakit.


" Nona Celine sudah mau pulang..."? tanya Jenni saat Celine berjalan menghampiri nya


" Iya, saya gak mau gangguin Vandra...kelihatannya dia lelah, tapi setelah memijitnya sebentar dia sudah terlihat lebih fresh.." melirik Audry


" HAH..." Jenni terbelalak mendengar Celine mulut nya sampai menganga karna saking kagetnya


What... mereka sudah sampai tahap pijit memijit,..Awww ....pasti heboh kalau orang-orang tahu


reaksi Audry kebalikan dengan Jenni, dia menahan amarahnya dengan menggenggam erat ujung bajunya. Dan matanya mengeluarkan kilatan listrik.


Celine tertawa dalam hati, ini kemenangan baginya.


" Oke, kalau gitu saya permisi dulu..saya harus siap-siap karna nanti malam Vandra mengajak makan malam dirumahnya..." kompor....bikin Audry makin panas


" Iya , Nona mari saya antar sampai depan.." Jenni menunduk patuh.


napas Audry naik turun dengan kasar, ingin rasanya dia berteriak tapi buat apa..?


Itu kan hak mereka , Audry pernah berucap kalau dia tidak akan perduli lagi dengan masalah Celine dan Vandra.


ihh...kesel kesel, kenapa hati gw jadi sakit gini sih ..Tuh mak lampir emang kelewatan ..!!


don't Forget to like coment and vote

__ADS_1


__ADS_2