
Tante membawa Audry ke kamar Vano di lantai 2 , dan dia kaget karna disana sudah ada Celine yang sedang duduk menemani Vano sambil bercanda
Males, banget gw ketemu nih cewek..
batin Audry
" Audry...masuk sini.." Vano girang melihat ternyata benar Audry yang datang
Celine memandang sinis ke arah Audry
" Hai Audry, sini masuk..." wajah nya langsung berubah menjadi peri cantik nan baik hati
Huwekk...
eneg gw denger nya..!
" Hai Van, gimana keadaan nya..? " tanya Audry berdiri di depan vano
" Mamih buatin minum dulu ya, kalian ngobrol aja disini..."
" Biar Celine bantu Tante, .." peri cantik ikut turun bersama Mamih Vandra
" Gw baikan kok, ini tinggal tangan kirinya aja masih harus di gips.." menunjukkan tangan nya yang di tutup gips
" Emang berapa lama harus pakai gips kayak gini .? lo jadi gak nyaman dong..?" kasian Vano
Demi selamatkan gw, dia harus menanggung akibatnya seperti ini...
" Gak lama kok..paling 2 mingguan lagi.." kata Vano
" HAH...!! 2 minggu !! " Audry kaget
" iya, dokter bilang mungkin 2 mingguan lagi baru bisa di lepas..."
" Lama dong, trus aktifitas lo gimana..? maksudnya pasti lo ribet dan gak nyaman kan .." terlihat sekali wajah Audry khawatir
" hehehe...udah biasa, paling gw bakalan break syuting atau ngurangin kegiatan gw aja ..." jawab Vano santai
Audry kasian melihat Vano , aktivitas tidak bisa bebas lagi.
" kalau gw bisa bantu lo, gw pasti bantu lo...maafin gw ya Van.." menatap lesu wajah Vano
Hahaha... lucu banget sih muka lo , bikin gw gemes aja pengen cubit..eits tapi tunggu dulu, Bantu.
" Emang lo yakin mau bantu gw, ..?" tanya penasaran Vano
Audry menganggukkan kepalanya cepat
" Kalau itu bisa buat lo cepet pulih dan lebih baik .." kata Audry
" emang, sih sedikit gak nyaman pake kayak ginian...jadi gak bebas gerak juga tangannya.." pura-pura meringis untuk mendramatisir suasana
" Lo butuh apa ? pegel ya, sini biar gw pijitin..yang mana..?" dengan sigap Audry mengambil posisi
" nih, sebelah sini..." menujuk tangan kanannya yang baik-baik saja
Dan benar Audry memijit tangan kanan Vano.
__ADS_1
" Yang mana lagi..?" tanya Audry antusias
" Tolong ambilin buah itu, .." tunjuk Vano
" Anggur ya...ini ..gw suapin sekalian ya.."
emang Audry oon ya, udah tahu tangan kanan Vano gak kenapa-napa
Dia malah manjain Vano , sampe makan anggur juga di suapin. Dalam hati Vano senang bukan main melihat perhatian Audry.
" Kalian senang sekali, ini minum nya..." Mamih datang bersama Celine dengan membawa minum dan cemilan
" Makasih tante..." Audry mengambil gelas berisi ice syrup
Tanpa sengaja mata Celine melirik paper bag Audry yang di letakkan di atas nakas.
Gaun berwarna pink pastel, terihat cantik dan mahal
Bagaimana cewe kayak dia bisa dapetin gaun mahal ini..?
" ini punya kamu Audry..? " tanya Celine memegang paperbag Audry
" Ahh..iya itu punya saya, .." kepo banget sih tuh cewek
" Boleh saya lihat gaunnya..?" tanya Celine basa-basi
Tuh kan, kepo akut
" Iya boleh.. silahkan.." Audry mengizinkan
mana gw tahu tuh gaun limited edition, orang dapet gratisan.
" itu gaun yang lo pakai waktu ultah Mamih kan.." Vano ikut mengamati
abis deh gw
" I-iya.." jawabannya malu
" Itu sengaja Mamih kasih ke Audry, sebagai kenang-kenangan...Celine suka juga gaunnya, nanti Mamih carikan lagi ya yang cocok buat kamu.." kata Mamih menengahi
" Gak usah tante, aku cuma kagum aja kok sama gaunnya. Tante baik hati banget sih, kamu beruntung loh Audry.." tersenyum pura-pura
menyanjung atau ngeremehin nih..?
" Hehe...iya tante memang Mamih yang baik.." bodo lah gw merendah, emang kenyataannya Tante baik kok
Mereka pun asyik mengobrol di kamar Vano tanpa terasa sudah masuk waktu Maghrib dan Audry izin untuk sholat setelah itu baru pulang.
tapi tante melarang Audry untuk pulang, karna tante sudah menyiapkan makan malam untuk semuanya. Audry sempat menolak dan lagi-lagi Mamih akan marah kalau Audry menolaknya .
Selesai sholat Audry menyusul ke meja makan, sudah banyak hidangan mewah yang disiapkan oleh para maid untuk makan malam ini. Apalagi ada 2 tamu yang datang.
Audry duduk di sebelah Vano sekalian membantu Vano kalau dia butuh sesuatu .
" Selamat menikmati makan malam nya ya, ayo silahkan Audry Celine di makan.." tante memulai makan malam
" Kamu mau makan apa, biar aku ambilin..." kata Audry ke Vano
__ADS_1
" Itu, udang tepung itu, bisa tolong ambilin.." pinta Vano
Audry pun mengambil udang tepung untuk Vano dan menaruh nya di piring.
" Vano kamu jangan manja gitu dong, Audry juga kan mau makan ." Mamih risih melihat tingkah vano
" Gak apa-apa kok tante, kasian kan Vano nya masih sakit.." bela Audry
hati Vano tambah senang
" malam semua nya, kok ninggalin aku sih makan malamnya .?" suara Vandra terdengar dari arah belakang Audry
DEG...!
Audry mematung, jantugnya berdetak kencang dan dia sangat gugup
" Vandra, kamu udah pulang...ayo duduk sekalian makan malam ." Celine langsung menghampiri Vandra dan menarik tangannya untuk duduk di sebelah nya
Mungkin Vandra belum menyadari keberadaan Audry saat datang tadi, dan dia juga sangat terkejut melihat Audry sudah berada didepannya.
Vandra sampai menjeda duduknya untuk melihat wajah Audry.
" Kok bengong, ayo duduk..!" Celine mengagetkan nya
" iya...maaf..." kata Vandra yang tak kalah gugupnya
Jangan di tanya bagaimana ekspresi wajah Audry saat melihat Vandra, karna dia hanya bisa menunduk kan kepalanya.
" Mamih kirain kamu lembur, maka nya kita gak nunggu kamu lagi.." ucap Mamih
" Untung nya pekerjaan kantor cepet selesai mih.." kata Vandra sambil melirik sekilas wajah Audry
" Oh ya, kamu kan magang di kantor Vandra...kok hari ini malah kesini ? berarti tadi kamu gak masuk dong Audry..!" kata-kata Celine sukses membuat Audry ciut..
" Iya betul, hari ini saya minta izin gak masuk...dan memang saya sengaja ingin jenguk Vano kesini..." kata Celine mengangkat kepalanya, dia melirik sekilas wajah Vandra
" Harusnya kamu lebih memperhatikan izin karyawan loh...jangan sampai izin gak masuk nya di salahgunakan.." Malah nambahin api di hati Audry
Maksudnya apa sih nih Cewek..?
" Udah, masalah kerjaan kita bahas nanti aja ....sekarang kita makan dulu ya..Vandra ayo kita mulai makan nya ." fiuhh..untung Tante orang baik
" Iya mih, .." Vandra mulai mengambil nasi , tapi Celine terlebih dahulu mengambil piring Vandra dan mengisinya dengan aneka lauk
" Kamu mau makan apa lagi Van ? biar aku ambilin.." Audry bertanya lagi ke Vano
Mata Vandra langsung menatap Audry
" Tolong sayur itu ya...makasih.." kata Vano manja
" Ini, kamu mau ikannya juga gak..?" tanya Audry lagi
Apa yang aku lewatkan..? kenapa Audry bersikap baik ke Vano..? Kamu benar-benar mengujiku Audry..!!
batin Vandra
don't Forget to like coment and vote
__ADS_1