Cinta Diantara Dua Z

Cinta Diantara Dua Z
BAB 26


__ADS_3

Audry hanya bisa tersenyum di balik maskernya, Vano melihat melalui mata nya


" Iya Vano..maaf permisi dulu ya..bye.." mending cepet kabur gw


" Eh tunggu..! lo mau kemana..? " tanya Vano


" Saya, mau beli sarapan buat Pak Vandra di kedai kopi depan.." bicara sesopan mungkin


" Ya elah...gak usah terlau formal kali bahasanya...pake bahasa gaul aja biar akrab." tertawa cengengesan


pengen nya sih gitu, tapi kan gak enak lo adiknya pak Vandra bos gw...masa manggil nya lo gw sih, gak sopan dong


" Terserah deh, maaf gw harus buru-buru beli sarapan bentar lagi Pak Vandra dateng.." keceplosan juga kan ngomong gw..bodo ahh


Audry pun berlari meninggalkan Vano , diapun mengabaikan panggilan Vano.


Tapi Vano tak mau diam, dia menyusul Audry ke kedai kopi.


" Lari nya cepet banget sih kayak the flash..hosh..hosh.." cape berlari mengejar Audry


Nih orang udah sampe sini aja..?


" Lo mau beli sarapan juga..? " tanya Audry ,


Yah kan...jadi beneran berasa akrab ama dia manggil lo gw


" Iya, samain aja ama pesenan abang gw nanti biar gw yang bayar..." sok berlagak


" Gak usah, kartu kredit pak Vandra gw yang pegang kok...nanti tinggal bilang dia aja.." jawab Audry


Gubrak..!!


gak jadi keliatan keren dong gw..


" Oh..oke, tar tinggal laporan aja .." membalas getir


Kalau di pikir kok bisa bang Vandra kasih kartu kredit nya ke Audry ? dia kan cuma anak magang biasa doang, harus nya kan sekertaris dia si Jenni yang megang.


" Pasti lo mikir kan kenapa kartu kredit Pak Vandra gw yang pegang...?" Audry langsung menebak pemikiran Vano


" Loh..kok tau sih..? lo bisa baca pikiran orang ya..? "


prok..prok..prok hebat nih cewe


" kebaca dari muka lo.? Pak Vandra kasih kartu kredit ke gw biar gampang nyuruh gw beliin semua keperluan dia, kayak sarapan makan siang, kopi dan lainnya...jadi gak repot !" Baru tau kan lo kerjaan anak magang di kantor CEO itu apa


" Oh ..gitu, ! gw ngerti ..sorry ya kalau abang gw sering repotin lo..."


Ngeledek apa kasian ?

__ADS_1


" Iya, udah biasa kok..emang tugas gw.." yang sabar ya Audry


" Ini mba pesenannya, " Pelayanan menyerahkan pesanan Audry


" makasih ya mba ." Audry mengambil pesanan


Mereka pun kembali ke kantor CEO dan tak lama Audry sampai , Vandra pun datang.


Audry menyapa Vandra menundukkan kepala nya , Vandra yang melihat membalaa sapaan Audry dan dia memperhatikan masker yang di pakai Audry


Apa dia sakit..? gumam nya dalam hati


" Hai bang...!" sapa Vano saat Vandra memasuki ruang kantor nya


" udah disini aja lo..?" Vandra bertanya balik


" Iya, gw baru kelar syuting di studio lo tadi pagi.." jawabnya santai sambil menyantap sarapannya


" Lo makan sarapan gw..? " melihat adiknya sedang menikmati kopi dan sandwich di atas meja


" Enak aja, ini punya gw kali..! tuh punya lo di atas meja..! " menunjuk sarapannya


Kok sama ?


" Tadi gw beli bareng ama Audry , jadi gw pesen nya sama deh ama lo..dan juga bayar nya pake kartu kredit lo..hehehe..."


Bareng..? jadi Vano dan Audry ke kedai bareng


" Bang, gw denger ada acara baru ya ? gw mau dong jadi salah satu bintang tamu nya.."


Inilah keuntungan punya perusahaan televisi sendiri, apalagi yang jadi CEO nya abang sendiri. Jadi gampang minta job kerjaan.


sebenarnya Vano tidak pernah meminta menjadi bintang tamu, atau pemeran utama di stasiun TV milik keluarganya . Vano tidak mau membongkar identitas asli nya, tapi entah kenapa belakangan ini dia ingin selalu datang ke NBC TV..


" Tumben lo minta job sama gw..? udah keabisan job ya.." ledek Vandra


" Eitt...sorry ya seorang Zevano keabisan job...gak ada dalam kamus hidupnya..." sombong level dewa


" Trus kenapa lo minta jadi bintang tamu nya...?" tanya Vandra penasaran


" Gak apa-apa, keliatannya acaranya seru juga...trus sekalian nambah pengalaman juga kan.." ada udang di balik batu


Vandra hanya tersenyum mendengar nya, dia tahu adiknya pasti menyembunyikan sesuatu


Rupanya Vano masih betah berada di kantor Vandra, dia bahkan sampai tertidur di sofa setelah sarapan


" Pak Vandra persiapan untuk meeting sudah siap, 10 menit lagi meeting dimulai.." jenni memberi tahu lewat intercom


" Oke..10 menit lagi saya ke ruang meeting.." jawab Vandra

__ADS_1


Dia ingin membangunkan Vano tapi kasihan melihatnya akhirnya dia meninggalkan Vano sendirian di ruangan nya


Vandra pun pergi ke ruang meeting , tapi ketika melewati meja Jenni dia tidak melihat Audry disana.


Vandra penasaran dan menanyakan nya ke Jenni


" Kemana Audry..?" tanya Vandra


" Tadi dia bilang mau ambil obat flu di pantry.." jawab Jenni


Vandra menghentikan langkahnya sampai mengagetkan Jenni yang berjalan di belakang nya


" Dia sakit..?" penasaran


" iya pak, dari tadi dia gak berhenti batuk dan bersin...jadi saya suruh dia untuk minum obat..." Pak Vandra ngagetin aja


Mungkin karna kehujanan kemarin


Vandra pun berjalan kembali ke ruang meeting.


Rapat di mulai ,dan terlihat semua divisi sibuk menyampaikan laporan nya. Tapi Vandra tidak begitu fokus mendengar kan rapat di dalam otak nya dia masih memikirkan Audry yang tengah sakit.


Tiba-tiba dia mengetik pesan di ponselnya


kalau kamu sakit izin pulang aja, jangan di paksa


pesan terkirim ke Audry


2 menit, 5 menit sampai 15 menit Audry tidak membalas pesan dari Vandra


Vandra mulai resah , dan pikiran nya mulai kemana-mana memikirkan Audry.


Vandra pun menghentikan rapat dan memberi waktu 15 menit untuk break...dia beralasan suasana rapat mulai sedikit jenuh jadi istirahat sebentar


Tanpa banyak bicara lagi dia segera berlari ke ruangannya untuk melihat Audry, hatinya terus gelisah takut terjadi apa-apa dengan Audry


" Hosh...hosh..rupanya kamu tidur.." akhirnya lega juga melihat Audry yang tertidur pulas di meja nya


mungkin efek dari obat yang Audry minum , dia tanpa sadar tertidur di atas meja nya.


Vandra mendekati Audry pelan dan ketika ingin membelai rambutnya..


" Bang..! lo lagi ngapain..?" Vano menegurnya


" ehh...lo udah bangun.? " hampir aja


" Iya, gw ketiduran. lo lagi ngapain..?" Vano mendekati Vandra dan melihat Audry yang tengah tertidur


" Jangan di omelin bang, kasian dia kelihatannya lagi sakit..."

__ADS_1


salah paham deh


don't Forget to like coment and vote


__ADS_2