
Dasar buaya...sana sini nyosor.! Kenapa gw bego banget sih bisa nyerahin first kiss gw sama buaya kayak gitu..
Audry terus merutuk dalam hati
Dia masih kesal karna kejadian di mobil tadi pagi, kenapa Vandra sampai tega berbuat seperti itu kepada nya . Semakin di pikir Audry semakin merasa sakit di dada nya, apalagi setelah dia melihat Celine dengan manja nya mencium pipi Vandra tambah kesal dia..
Kring....
bunyi suara intercom di meja Audry
tapi Audry pura-pura tidak mendengar nya dan sibuk dengan laptop di depannya.
" Audry, angkat dong telepon nya..kamu tau siapa kan yang telepon ?" Terial Jenni karna Audry seperti mengabaikan telepon dari bos nya
Ihh males banget sih...!
" Hallo..." jawab Audry
" Ke ruangan saya sekarang..!" perintah Vandra
" Maaf pa, saya masih banyak pekerjaan yang harus di selesaikan..!" mengelak dari perintah atasan nya
Vandra menghela nafas panjang sambil memejamkan matanya,
" Baiklah, setelah makan siang kamu ke ruangan saya ...! ini perintah..!" kecam nya
Bukan maksud Vandra untuk mengancam Audry tapi hanya ini cara yang bisa dia gunakan supaya Audry mau bicara dengannya.
Vandra ingin menjelaskan tentang kesalahan nya tadi pagi yang sudah membuat Audry marah pastinya. Dia pun bingung kenapa sampai bisa berbuat seperti itu, kenapa sampai tidak bisa mengontrol emosi nya.
" Gak jelas ,..! mentang-mentang bos bisa nyuruh seenaknya aja..!" gumam Audry yang samar-samar suaran di dengar oleh Jenni
" Kamu marah-marah sama siapa ? sama Pak Vandra ?berani banget kamu..!" tegas Jenni
" Bukan ka Jenni, ini saya lagi kesel sama temen saya..bukan Pak Vandra kok.." tapi bohong.
Duhh bener deh hari ini mood gw jelek banget, gw butuh refreshing ..!!
Oh ya , gw ajak Nuri hang out aja pulang magang nanti...buat lepas penat .
Balik nanti kita ngemall yuk..? sekalian karaoke..?
pesan terkirim ke Nuri
__ADS_1
Yakin lo ? Tumben ...gw kirain lo masih trauma sama masalah kemarin....
pesan balasan Nuri
Yakin 100% , mood gw lagi jelek banget nih...
pesan terkirim ke Nuri
Okay sipp....kebetulan banyak pertanyaan di otak gw buat lo, dan lo harus jawab jujur malam ini ..hahaha
pesan balasan Nuri yang terakhir membuat bulu kuduk Audry merinding , pasti banyak pertanyaan yang harus dia jawab
senjata makan tuan deh..!
Tak terasa waktu istirahat tiba dan Audry membiarkan ka Jenni untuk terlebih dahulu makan siang sedangkan dia akan makan siang setelah ka Jenni selesai.
Audry duduk di mejanya sambil memainkan Handphonenya nya, tanpa tahu apa yang ingin di lakukannya. Semua pekerjaan nya telah selesai dia kerjakan , dan dia pun tertidur di atas meja kerjanya .
Rupanya hari ini membuatnya lelah pikiran dan fisik, sebenarnya dia sudah tidak mau memikirkan lagi masalah ciuman pertama nya yang sudah di rebut oleh Vandra. Dia berusaha merilekskan dirinya, apalagi melihat tadi dengan santai nya Vandra menerima ciuman wanita lain di pipinya.
Bukan hak dia memang untuk marah kepada Vandra, tapi rasa kesal membuatnya ogah untuk bertemu dengan Vandra. Paling tidak Audry masih mempunyai yang nama nya harga diri yang ingin di hormati.
Gw tunggu di Senayan City jam setengah 7 ...jangan sampe telat..!!
pesan masuk dari Nuri
" Mau apa dia ke Mall..? bukannya dia akan mengunjungi Vano..? " tanya Vandra dalam hati
Vandra masih terus memperhatikan wajah polos gadis yang tadi pagi sudah membuat jantung Vandra berdetak dengan kencang dan kehilangan akal sehatnya karna telah bertindak di luar nalar nya.
Rasa bersalah masih menghantui nya, dan Vandra ingin segera meminta maaf kepada Audry. Tapi dia tahu gadis ini mungkin masih marah padanya.
Hooaaammm...!
Audry menguap merubah posisi tidurnya, Vandra kaget dan dia langsung salah tingkah , dia pun segera berlari ke ruangannya.
Deg deg deg.
Jantung Vandra berdetak dengan cepat, bahkan saat Audry menguap pun gadis itu terlihat begitu manis sampai mebuat jantung nya kembali berdetak kencang.
" Apa aku sudah gila..? kenapa dia terlihat manis saat seperti itu... Aaarrgghhh...!!"
Rupanya bukan hanya Audry yang memikirkan ciuman tadi pagi , Vandra pun sampai tidak fokus bekerja. Dia juga kesal karna Audry tidak ingin menemui nya .
__ADS_1
Seperti janji Audry pun datang tepat pukul setengah 7 di Mall dan Nuri sudah menunggu nya di depan pintu mall.
" kenapa sih tuh muka di tekuk gitu ? bukannya lo ya yang Excited ngajakin ngemall..?" melihat sahabatnya yang datang dengan wajah lesu
" Kan gw udah bilang kalo gw lagi bete..!" dengan santai nya Audry menjawab
" Bisa bete juga nih bocah...hahaha..." baru kali ini Nuri melihat wajah sahabatnya yang bete
Padahal selama mereka berteman Audry sering menunjukkan wajah tanpa ekspresi alias datar, bisa di bilang biasa saja . Mau senang, gembira, takut atau pun sedih wajah Audry selalu biasa saja.
Audry meluapkan mood nya yang buruk dengan berkaraoke, sudah 5 lagu dia nyanyikan . Jangan di tanya ya lagu apa, karna lagu kesukaan Audry adalah lagu artis jaman dulu kayak nike ardila , mayang sari, inka kristi...hahaha..
Cuma sedikit lagu masa kini yang dia kenal, Nuri pun sampai kaget melihat tingkah aneh Audry dan dia sampai merekam aksi sahabat nya itu.
" Hah...capek gw..haus haus mana minum.." setelah selesai menyanyikan lagu kelima
glek glek glek
Dia menenggak 1 botol penuh air dingin di depannya
" Lo kesurupan ya..? asli deh gw serem ngeliat lo kayak gini..!" Nuri memperhatikan wajah temannya dari atas sampai bawah
" Hahaha...lo kaget ya ..? Ini masih tetep gw kok, Audry..." jawabnya
" gak , gak ...pasti ada sesuatu dengan lo... cepetan lo cerita ke gw ada apa..? dan juga ada apa di antara lo dengan ZeVano dan Pak Vandra,.? Gw ini sahabat lo , masa lo tega jadiin gw orang terakhir yang tahu sih...!" Nuri bertanya dengan wajah kesal
" apaan sih lo, gw ada hubungan apa-apa sama Vano dan Pak Vandra..emangnya gw siapa ?" Audry bersikap biasa supaya tidak curiga
" Apa..! Vano, gw tadi bilang Zevano ya, santai banget lo manggil Vano...wahh...pasti lo sembuyiin sesuatu kan sama gw, Audry udah deh ngaku aja sama gw..! " Nuri semakin kesal
Nuri ngomong apa sih, ? gw mesti jelasin gimana ? darimana ? gak tahu apa gw juga lagi pusing
Audry hanya diam tidak bergeming
" Audry...!! " teriak Nuri
" Gw lagi nanya sama lo, kok diem aja..! lo tau gak waktu ZeVano selamatin lo dari lampu jatuh yang mau nimpah lo, dan Pak Vandra datang ke rumah sakit malah mengkhawatirkan lo..apa maksud nya semua itu..!! " tidak tahan Audry pun mengungkapkan semua nya ke Audry
" Ya emang gak ada apa-apa antar gw sama Vano dan Pak Vandra..! Kenapa lo jadi sewot dan besarin masalah ini sih..! gw ajak lo hang out untuk buang mood jelek gw bukan untuk di hakimi sama lo..!" Audry pun membalas kesal
" Ohhh... gini toh...Oke, selamat menikmati malam indah lo., ! " Nuri pun langsung pergi meninggalkan Audry dengan hati kesal
Aaarrgghhhh....!!
__ADS_1
Audry menjerit sendiri di dalam ruang karaoke, dan akhirnya air mata nya tumpah tak terbendung.
don't Forget to like coment and vote