Cinta Diantara Dua Z

Cinta Diantara Dua Z
BAB 38


__ADS_3

Kenapa gw boleh dekat Vano ? apa hak dia ? apa gw harus minta izin dulu sama dia...


" Vano memang adik bapak , tapi saya punya alasan untuk dekat dengan dia ....untuk yang satu ini saya mungkin akan membantah Bapak..!!" Audry menantang macan gusar


Vandra semakin kesal dengan Audry , mata nya merah mencoba menahan emosi nya.


Pak saya mohon jangan berubah jadi Devil, abis lo Audry hari ini.


Cup..!!


tiba-tiba Vandra mengecup bibir Audry


sesak... terasa sesak dan panas di dada , bahkan Audry lupa untuk bernafas.


Deg deg deg....


Vandra mendekat kan kembali wajahnya ke Audry mata nya kembali terpaku pada bibir Audry .


Dan lagi dia mencium bibir Audry , mengecup lama disana tanpa ada reaksi apapun dari Audry . Vandra mencoba memberikan gerakan lembut dan mendorong lidahnya untuk membuka mulut Audry.


Ya , Vandra seperti sedang di rasuki ...hawa ***** nya mengalahkan logika dan kesadaraannya. Tidak peduli mereka sedang berada di pinggir jalan dan orang lain mungkin akan melihat perbuatan mereka.


" Awww...." jerit Vandra


bibir bawahnya luka dan mengeluarkan sedikit darah


PLAKKK...!!


tamparan keras mendarat di pipi Vandra ,


" Dasar mesumm...!!!" teriak Audry mendorong tubuh Vandra


Audry pun keluar dari mobil dan membanting pintu mobil dengan kasar. Wajah nya merah padam dia berjalan sambil terus mengusap kasar bibirnya , air mata nya langsung mengalir membasahi pipinya.


Tak di sangka seorang Zevandra CEO dari NBC TV yang juga atasannya telah mengambil ciuman pertama Audry Wibowo gadis polos yang bahkan tidak tahu apa itu Cinta.


" Aahhh..bodoh..!! kenapa aku menciumnya..? bodoh...bodoh..!! " Vandra memukul kemudi mobil dengan tangannya


Vandra masih melihat dari dalam mobil Audry berjalan pergi meninggalkan nya, dia tidak berani menyusul untuk membawa nya kembali masuk ke mobil. Audry pasti akan menolak mentah-mentah tawarannya.


" hiks hiks hiks...dasar cowok brengsek, bajingan , psikopat , gak waras...gw benci sama lo...!!! Hwaa...ciuman pertama gw ilang , ...hiks hiks..." Disudut toilet di kantor Audry menumpahkan kekesalannya .

__ADS_1


Dia terus menangis tanpa menghiraukan sekitarnya, untungnya toilet ini sepi pengunjung alias jarang orang datang ke toilet ini. Jadi Audry bisa berteriak sesuka hati tanpa ada yang mendengar nya.


Puas menangis Audry pun kembali ke ruangannya, tapi dia tidak langsung naik ke lantai atas dia pergi ke ruang HRD untuk minta di pindahkan ke divisi lain asalkan tidak di kantor CEO.


" kamu ingin di pindahkan ke divisi lain. ..? apa saya gak salah denger.. ? " tanya bagian HRD


" Iya pa, dimana aja saya mau asal jangan di Kantor CEO..." pinta Audry


" Kamu tuh sadar gak sih kamu siapa ? ..kamu itu cuma anak magang , enak banget minta pindah-pindah kerja ...! seharusnya kamu bersyukur karna baru kali ini kantor CEO punya anak magang...dan kamu satu-satunya anak magang yang beruntung itu..!" kata HRD dengan wajah sinis nya


" Tapi saya serius Pak... kali ini aja kabulin permohonan saya.." Audry menampilkan wajah memelas untuk meluluhkan Bapak HRD yang keras kepala ini


" Gak,..! gak bisa, Audry itu akan membawa citra buruk bagi kampus kamu...udah sebaiknya kamu kembali ke kantor CEO sekarang, jangan sampai buat Pak Zevandra marah..ayo cepat sana pergi..!" tanpa ampun Bapak HRD itu mengusir Audry


Kenapa gak boleh dia marah ? dia aja udah bikin saya marah besar...! Aahh kenapa sih kesialan itu demen banget lengket sama gw...? apa gw harus mandi kembang tujuh rupa supaya gw bisa terbebas dari tuh SIAL..


Audry berjalan gontai ke mejanya di lihat Ka Jenni sudah duduk rapi di mejanya juga.


" Dari mana kamu..? jam segini baru dateng..!" tanya sinis ka Jenni


gak usah mancing-mancing deh..gw lagi kesel stadium akhir nih..


" Maaf ka, tadi abis dari ruang HRD sebentar.." di jawab juga pertanyaan Jenni katanya kesel


Errgghhh... pengen gw gigit aja tuh bibir rasanya...kayak tadi gw gigit bibir....


Audry teringat kembali kejadian tadi pagi , jantungnya kembali berdetak cepat.


tapi tak berapa lama ada seorang wanita keluar dari ruangan Vandra, Audry kenal betul siapa wanita itu.


" Ya udah aku ke Rumah Sakit dulu ya, jenguk Vano disana..Mamih kamu juga ada kan disana ?" tanya Celine dengan suara lembutnya


" Iya , ada Mamih yang jagain Vano.." jawab Vandra dengan senyum ke Celine


Dia tidak tahu bahwa saat ini ada sepasang mata yang sedang memperhatikannya.


Si Audry malang, menatap geli ke arah Vandra dan Celine dengan senyum getir di ujung bibirnya.


Dasar Cowok..!!


Baru Vandra ingin mengatar Celine ke lift , dia kaget ternyata Audry sedari tadi menatap nya tajam.

__ADS_1


" emm...maaf aku cuma bisa antar sampai sini, ada yang harus di kerjakan.." beralasan ke Celine


" It's okay..kamu pasti sibuk, Aku pergi dulu ya sampai jumpa nanti malam..cup.." Celine memberikan kecupan di pipi Vandra


WAHH...!! hebat..prok prok prok..! Audry bertepuk tangan dalam hati


Jenni yang melhatnya tak kalah histeris , pasalnya baru kali ini ada wanita yang berani mencium pipi dari Zevandra


Vandra yang kaget segera mengusap kasar pipinya, karna pasti akan ada noda merah yang tertinggal


" Bye..." Celine melambai dengan Anggun berjalan pergi


dan Vandra pun langsung masuk ke dalam ruangan nya, karna malu di lihat Audry


Tapi dia melihat ada seseorang yang di kenal nya,


" Audry..?" sapa Celine saat mereka berpapasan.


Ka Jenni yang kaget langsung berbisik ke telinga Audry


" Kamu kenal sama dia..?" tanya Jenni


Audry menganggukkan kepalanya


" Apa kabar nona Celine.." jawab Audry sopan


Munafik..! kata Celine dalam hati


" kamu ngapain disini ? jangan bilang ke saya kamu kerja disini.." tanya Celine meremehkan Audry


" Dia cuma anak magang kok, belum jadi pegawai sini.." Jawab Jenni cepat


Audry memejamkan matanya dan menundukkan sedikit kepala nya.


" What..!! anak magang, ! Berarti dia masih kuliah..Oh oh...aku pikir.." Celine tersenyum makin meremehkan Audry


anak bau kencur mau jadi tandingan aku.. ? jangan mimpi


" Iya Nona, karna saya cuma anak magang saya ingin kembali bekerja dulu.. permisi.." Audry pun duduk di kursinya


sopan santun macam apa ini..? awas saja kamu Audry

__ADS_1


don't Forget to like coment and vote


__ADS_2