Cinta Diujung Waktu

Cinta Diujung Waktu
Bab 63


__ADS_3

Nama Yang Hampir Sama


“Tuan, ada yang aneh di sini!” kata Asisten lagi sambil menunjukkan sesuatu pada sebuah dokumen.


“Apa itu?”


Harlan melihat tulisan dalam data diri Maisara yang memiliki nama ayah yang sama dengan nama seseorang dalam dokumen Harlan.


“Biarkan saja, aku tidak peduli apakah dia ayah istriku atau bukan, kalau dia macam-macam, bunuh saja!”


Asisten hanya diam, ia tidak mengomentari sebagai tanda ia menyetujui atau menolak sebab masih membutuhkan informasi tambahan.


Saat yang sama, Fedi mengetuk pintu ruangan Harlan yang tidak terkunci.


“Kau tahu, Hansen kembali? Dia lebih berani dari yang kukira, bukankah kau menyuruhnya pergi dan tidak kembali lagi waktu itu, kan?”


Harlan mengangguk.


Hansen adalah orang yang diduga terlibat dalam kecelakaan mobil hingga menyebabkan Harlan koma, selama satu tahun lamanya. Dugaan itu muncul dari semua teman Herlan dan juga detektif yang disewa. Laki-laki berperawakan kurus itu menghilang, tidak berapa lama setelah terjadi kecelakaan, tapi jejak serta salah satu barangnya ada di lokasi kejadian.


Hansen adalah salah satu teman Herlan yang menyukai Raina, tetapi Iya kecewa karena gadis itu lebih mengorbankan diri pada orang yang jelas-jelas tidak berminat padanya.


Hansen diabaikan oleh wanita yang dicintai, hanya karena wajahnya yang tidak terlalu tampan. Padahal laki-laki itu rela melakukan apa pun untuk wanita yang dicintainya itu. Selama Raina berada di sisi Harlan, Hansan merasa dikerjai habis-habisan dan selalu dimanfaatkan tanpa mendapatkan balasan ataupun sedikit perhatian.


Raina hidup dalam kemanjaan sejak dilahirkan, menjadikan gadis itu keras kepala, tapi dia justru sengsara setelah menjatuhkan pilihannya pada orang yang salah. Begitulah cinta sering menyakitkan bila jatuh pada orang yang tidak tepat.

__ADS_1


Harlan sudah berulang kali menyuruh laki-laki itu pergi, agar Hasan mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dengan memberikan modal yang cukup besar. Namun, laki-laki itu justru menganggap Harlan jahat dan menguasai Raina. Pada akhirnya, setelah melalui perbedaan pendapat yang cukup panjang, Hansen mau menuruti keinginan Harlan untuk pergi dari kota Askannawa. Ia dengan kemauannya sendiri berjanji, untuk tidak akan kembali daripada hatinya harus terluka, karena Raina tidak mau menikah dengannya.


Tidak lama setelah kepergian Hansen dari Kota Askanawa, saat itu pula Harlan mendapatkan kecelakaan.


Harlan masih ingat dengan jelas, sebelum ia memasuki mobil, lebih dari setahun yang lalu. Ia sempat melihat sekelebat bayangan Hansen berada di sekitarnya. Walaupun heran, karena laki-laki itu sudah berpamitan untuk pergi satu hari yang lalu, tapi Harlan mengabaikannya.


Mungkin aku salah lihat, itu hanya orang yang kebetulan mirip!


Menurut penyelidikan polisi dari olah kejadian perkara, seorang ahli mengatakan jika mesin mobilnya berputar secara terbalik. Hal itu akan menyebabkan pergerakan yang fatal bila mobil dipacu dengan kecepatan tinggi.


Benar saja, waktu itu secara kebetulan Harlan mengendarai mobilnya sendiri, hingga saat dijalankan dengan kecepatan tinggi tiba-tiba saja roda berhenti mendadak. Kejadian selanjutnya adalah, putaran mesin tidak beraturan yang mengakibatkan mobil secara mengejutkan terpelanting ke atas, setelah menabrak pagar pembatas jalan.


Bahkan, sempat berputar di udara berapa kali putaran, sebelum akhirnya terbanting dengan keras di atas aspal. Walaupun, mobil itu memiliki keamanan tingkat tinggi, tetapi dengan kecelakaan seperti itu sangat sulit untuk terhindar dari cedera serius, atau akibat yang lebih buruk adalah kematian.


“Harlan, apa kau tetap akan melakukan rencanamu melamar Maisara?” tanya Fedi dari tempat duduknya.


“Ya, kau benar, aku pikir lebih baik batalkan rencanamu itu, mengingat Hansen sekarang ada di sini!” kata Fedi lagi.


Mereka memang tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan Hansen jika pria itu tahu, apa yang sudah dilakukan Harlan pada Raina. Ia tentu akan lebih kecewa jika ternyata Harlan justru mencampakkan orang yang dicintainya.


“Jadi, ayo kita lihat apa yang dia inginkan sekarang! Dia tidak punya saudara ataupun kerabat di sini, kemungkinan dia pulang karena tujuan lain!” kata Fedi.


“Tidak usah repot-repot memperhatikannya, keberadaan Raina, bisa membuat kita mudah menebak apa yang diinginkan Hansan!” Sahut Harlan tenang, sambil bersandar di kursi kerjanya dan menggoyangkannya ke kanan dan ke kiri, sementara tangannya mengetukkan pena di atas meja.


Fedi mengangguk tegas sambil berpikir jika Herlan tidak perlu melakukan apa-apa, bahkan termasuk pada Maisara. Ia tetap harus menyembunyikan gadis itu sampai keadaan benar-benar kondusif, dan motif kembalinya Hansen bisa diketahui. Dengan demikian mereka bisa tenang untuk melakukan pesta pernikahan, semewah apa pun yang mereka inginkan.

__ADS_1


Tak lama setelah itu, pembicaraan dalam grup chat para lelaki yang bersahabat, menjadi ramai. Mereka membicarakan kembalinya Hansen. Lalu, saling mempertanyakan apa yang akan dilakukan Harlan padanya.


Sebab mustahil Hansen tidak tahu apa akibat dari perbuatannya, yang sudah membuat mesin mobil Harlan rusak hingga mengalami kecelakaan fatal. Siapa lagi yang bisa berbuat demikian kalau bukan dia karena laki-laki itu adalah ahli mesin. Oleh karena itu dulu Harlan menempatkannya sebagai kepala umum bagian teknisi.


“Mungkin saja dia tidak puas dengan akibat yang ditimbulkan oleh perbuatannya, dan sekarang Iya datang untuk melakukan hal lainnya atau kembali mencelakakan Harlan!” kata topan begitu lugas.


“Hus! Kalian jangan berprasangka buruk, kita harus bekerja sama untuk menjaga Harlan, dan jangan mengulangi kejadian yang sama lagi, jadi, waspada saja!” sahut Sunni, pembicaraan dalam grup yang semula ramai saling mengungkapkan pendapat itu mendadak sepi, mereka berhenti dan tidak ada yang membalas ulasan Sunni.


Tapi, sekitar sepuluh menit kemudian sebuah pesan lain muncul dalam pesan grup itu, dari Lepi.


“Hai Sunni, sekarang ceritakan pada kami bagaimana perkembangan hubunganmu dengan Sanaya, dia pasti kehilangan sedih sekali karena Nona Haya, kan? Awas kau jangan ketularan bermulut ember sampai membocorkan rahasianya, sebab rahasia Nyonya, sama saja rahasia Tuan Harlan!”


Sunni menuliskan emoticon tertawa sambil berguling-guling.


“Apa kalian ada yang mau mengasihani aku? Dia marah karena aku tidak mau membantunya untuk menemukan Maisara, dia lebih manja dari bayi kurasa, tapi itu menggemaskan! Dan aku suka dia yang seperti itu.”


Taupan dan Fedi mengirim emoticon tertawa.


Sementara Lepi memberi balasan.


“Ya Tuhan, kalian semua menjadi aneh sejak mengenal wanita, aku pikir lebih baik tidak mendekati kaum berlawanan jenis itu sampai kapan pun juga, aku takut menjadi aneh seperti kau, Taupan dan Tuan Harlan!”


Setelah itu tiba-tiba muncul sebuah pesan dari seseorang yang biasanya tidak pernah terlibat dalam obrolan grup.


“Awas kalian, kalau berani mengataiku lagi!” tulis Harlan, seketika semua orang yang melihat pesan dalam grup itu terbelalak. Namun, mereka tidak menjawab apa-apa lagi hingga grup itu kini benar-benar sepi.

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️


__ADS_2