CINTA REMAJA

CINTA REMAJA
CINTA REMAJA


__ADS_3

Hari ini hari tim Vino akan tanding,kalo kali ini menang maka kami akan bertanding di Bandung. Aku sangat semangat sekali menonton pertandingan.


" Mith,kalo kali ini menang. Loe mau pergi ke Bandung " tanya Bianka.


Bandung,kayaknya ok juga sekalian liburan.


" Boleh kayanya teh, kita pak apa ke sana " tanyaku pada Bianka.


" Pake mobil aja yak, biar agak santai kita. pulangnya biar anak cowok yang bawa Kalo mereka mau " ujar Olivia semangat.


" Boleh juga tuh sista ide loe, ok fix kita ke Bandung ya " ujarku lagi memastikan dengan semangat.


" Yeah sista,enggak sabar gue main di pantai sama belanja pernak pernik " ujar Olivia semangat.


Aku sangat semangat sekali dengan rencana ke Bandung kali ini. Because,kami semakin hari semakin sedikit memiliki waktu bersama. Maybe ini terlalu dini tapi kami pernah berbagi cerita tentang apa yang akan di lakukan oleh semua sahabatku setelah kami SMA.


Flashback on


"Guys ini cepat atau lambat pasti kita alami,jadi gue mau tanya sama lor semua. Abis dari sini, loe pada mau lanjut kemana" tanyaku pada semuanya.


Aku lihat semuanya diam dan tampak larut dalam pikiran masing masing.


" Gue tau,loe bener Mith. Cepat atau lambat kita akan mengalami yang namanya kuliah dan menyiapkan masa depan. Kalo gue sih maybe meresmikan hubungan gue sama Kelvin dan stay di London karena gue mau ngambil jurusan bisnis disana begitu juga dengan Kelvin, dia akan luliah sambil belajar mengurus perusahaan di sana. Ya guru deh " jawab Bianka.


Mendengar ucapan Bianka yang lainnya terdiam tampa suara.


" Kalo gue mungkin ke Ausie karena bokap dan nyokap usah lebih dulu stay di sana. Ya mau nggak mau gue nyusul " celetuk Olivia pelan.


Kami pun semakin terdiam. Semakin sedikit harapan kami untuk kembali melanjutkan studi di tempat yang sama.


" Kalo gue sih mau ambil jurusan desainer sambil kerja di butiknya Mitra sih. Ya seperti biasalah. Gue mayor di dalam negeri aja, kalo bisa sih UI. Itu pun kalo bisa ya " ujar Nina dengan nada tak yakin.


" Ya pastilah,mang apa yang bikin loe ragu. Tenang aja,biaya butik yang tanggung selagi karya eksklusif loe selalu update besty hehehe " ujarku menghibur.

__ADS_1


" Asiap bos, pasti itu mah hehehe " jawab Nina lega.


" Loe sendiri kemana Mith,apa ke LN juga sama kayak kita kita " tanya Olivia penasaran.


" Enggak tau,belum ada bayangan gue kemana tapi keduanya gue targetin sih. Kalo ke LN gue mau ke Korea karena grandpa dan grandma lagi di sana dan gue di minta ke sana tapi gue mau coba jalur beasis dulu sih ke sana. Mana tau gue mampu, kalo nggak ya biar granpa yang urus tapi juga ada keinginan di Indonesia sih,gue belum siap ninggalin Vino hehehe" ujarku cengengesan.


" Ye dasar bikin loe ehe " ledek semuanya kompak.


" Canda gue,bukan cuma itu sih yang bikin gue berat, masalahnya cape dan butik. Sayang banget gue kalo ditinggal. Bagaimana pun gue enggak mudah merintisnya sampe keduanya berkembang ampe sekarang. bGue merintisnya tampa dana dari bokap kalo kalian lupa " ujarku dilema.


" Ya sih, tapi ya ke luar negeri pun yang dicari kesuksesan,sementara loe dah lebih tinggi setingkat dari kita kita yang belum mulai apa apa. Kalo menurut gue sih lor bertahan dengan apa yang lor capai dan buat lebih maju lagi Mith,benar nggak sih guys. Menurut loe pada gimana" ujar Olivia sambil bertanya.


" Menurut gue sih apa yang dibilang Olivia itu usah beber Mith, los itu udah lebih maju dari kita yang masih jalan di tempat. Sayang kalo ape terbengkalai. Bisa aja loh nyerahin ke orang kepercayaan tapi kita nggak tau isi orang Mith. sementara kok jauh, kan nggak tau kalo dah dicurangin " ujar Bianka hati hati.


" Ya juga sih, liat biarlah. Mau kemana gue melangkah " sahutku akhirnya.


Dan setelah itu semuanya diam tak berkata lagi.


flashback off


Kami pun kembali fokus menonton pertandingan dan ternyata sesuai harapan Vino dan tim memenangkan pertandingan


Priiit


Bunyi peluit dari wasit menambah eoforia kami,


" Ye jadi juga kita ke Bandung guys,


yuhuu " teriak Olivia semangat.


Aku melihat Vano menghampiriku sambil tersenyum lebar membuat ciwi ciwi langsung histeris.


Ck! Dasar,nggak sadar apa kalo senyumannya bikin yang lainnya salah tingkah. Mang ya laki gue, dimana selalu menimbulkan kerusuhan. Ck,ck,ck

__ADS_1


" Hai bab, gimana penampilan gue tadi. Keren kan " sapa Vino percaya diri.


" Nggak tuh,biasa aja " jawabku malas.


" Ye enak aja,keren gitu di bilang biasa. Lah kalo luar biasa kaya gimana tuh " yang Vino gemas.


" Iya sih, kamu good performa tadi. Kamu yang terbaik bab " ujarku akhirnya sambil mengedipkan mata.


" Dih, dah mulai genit. Awas ya kalo genit genit sama yang lain. Cuma boleh sama aku aja genitnya " ujar Vino sambil merangkulku dan menyambung ucapannya dia berkata,


" Pulang yuk bab, gerah nih. Abis itu ngafe yuk ke Gaul kita. Dah lama juga nggak kesana karena sibuk tanding. Jadi sekarang mau santai dulu sebelum ke Bandung. Pasti sibuk abis ini " ujar Vino.


" Ok tapi ajak yang lainnya biar rame, nggak seru kalo berdua aja " jawabku sambil menatap Vino.


" Ok juga tuh. Ya udah kamu yang ngajak. Aku ke parkiran duluan " ujar Vino sambil berlalu meninggalkanku


Aku pun menghampiri sahabatku yang berkumpul dengan tak jauh dariku. Saat aku hampir sampai Bianka langsung memanggilku sambil melambai.


" Mith! Buru sini,cepetan elah lama " panggil Bianka semangat.


" Apaan sih loe Bi, dah kayak yang lagi menang lotre aja loe " sahutku sambil jalan menghampiri.


Setelah aku sampai di dekatnya,Bianka langsung merangkulku lalu berkata


" Berita baru Mith, Loe tau nggak Nina dan Bryan jadian. Akhirnya kita lengkap sudah. Jadi kalo ngedate nggak ada lagi yang jomblo " ujar Bianka semangat.


"Waduh,kapan jadian ege. Diem diem menghanyutkan loe berdua. Nggak bisa, traktir di cafe Gaul sekaligus merayakan kemenangan tim gimana cuy, setuju


nggak " tanyamu meminta pendapat yang lain.


" Banget, kebetulan nih gue juga kangen sama suasana cafe. Dah beberapa hari ini kita nggak keluar dan kumpul kumpul. Ya abis, yang cowok capek abis tanding. Jadi nggak bisa keluar deh " ujar Olivia semangat.


" Iya deh, gue traktir tapi balik dulu kita dan langsung kumpul di cafe aja " ujar Bryan sambil mengambil tas sekolahnya.

__ADS_1


" Siipp "sahut kami kompak sambil berlalu menghampiri kendaraan masing masing dengan pasangannya,sedangkan aku bergegas menghampiri Vino dan kami pun pulang ke rumah.


__ADS_2