
Malam ini aku berencana berbicara dengan Vino tentang hubungan kami. Apapun yang diputuskan Vino tak membuatku membatalkan keputusanku untuk melanjutkan study do Seoul.
Aku menunggu Vino di cafe milikku. Malam ini sangat indah jika saja hubunganku dan Vino baik baik saja tapi sayangnya hubungan kami sedang buruk.
Sudah setengah jam,aku menunggu Vino tapi dia belum juga datang. Membuatku gusar, Ada apalagi ini. Jangan bilang dia lupa dengan janjinya sama aku.
Aku pun mencoba menghubunginya tapi di tolak.
Degg
" Apa kita sejauh ini sekarang Vin,apa loe sama dia sekarang. Jadi loe udah memutuskan ya, loe pilih dia. Tak apa,semoga kalian bahagia. Doa gue,yang terbaik buat loe Vin. I'm so sorry, kalo selama ini gue bukan yang terbaik buat loe Vin " lirihku dalam hati.
Aku pun memutuskan untuk kembali ke rumah. Aku akan bercerita sama mom and dad. Tentang aku dan Vino dan keputusanku untuk pergi ke Seoul.
Sesampainya do rumah, aku menatap lama ke arah rumah Vino. Berharap jika dugaanku salah tapi aku hanya tersenyum getir. Disana,Vino bersama Alletha sedang tertawa dan bercanda ria.
Aku hanya mendesah pelan. Jika memang ingin bersamanya kenapa tidak mengakhiri kisah kita dulu Vin. Apa susahnya mengakhiri dan mengatakan selesai. Tak seperti ini,hanya aku yang berharap pada hubungan ini. Aku tau kalo aku sudah salah mengambil keputusan kalo kita break dulu tapi bukan berarti kita usai Vin. Kita belum selesai dan sepertinya memang harus selesai karena kamu dan pilihanmu yang jelas bukan aku.
Aku pun keluar dari mobilku Dan melangkah masuk kedalam rumah dsngan tegar.
Sesampainya do dalam rumah,aku pun duduk sebentar di ruang keluarga yang sudah ada mom dan dad di sana.
Setelah lama terdiam aku pun berbicara pads mereka,
__ADS_1
" Mom, dad Ada yang mau aku ceritakan. Emi tentang aku dan Vino. Aku dan Vino,kami memutuskan untuk selesai Dan Vino pun sudah punya seseorang bersamanya. Aku sendiri ingin menenangkan diri dan focus dengan pendidikanku. Jadi aku ingin tinggal di Seoul bersama grandma Dan grandfa " ujarku tegar.
" mom sebenarnya sudah denger masalah ini dan mom setuju kalo kamu menenangkan diri dulu tapi untuk pergi ke Seoul mom tak setuju. Kamu bisa pergi ke Bali , Bandung ,atau Jogja. Hanya itu pilihan kamu dari kami sebagai orang tuamu honey " ujar mom yang diangguki dad.
" tapi mom,kalo maih di Indonesia. Aku Alan sulit untuk lupa dengan Vino. Jadi please mom,aku mau mom dan dad mengizinkan aku ke Seoul " ujarku masih berharap bisa diizinkan ke tempat pilihanku.
" No, 3 pilihan itu atau stay di sekolah
lama jadi pikirkan dulu apa pilihanmu. Yang sudah sana istirahat " ujar mom tegas.
Tak Ada pilihan, aku pun akhirnya pergi ke kamar. Aku Langsung merebahkan tubuhku di kasurku yang nyaman,yang sebentar lagi tak akan aku tiduri dalam waktu yang lama.
Karena lelah,aku langsung terlelap. Pagi ini akan terasa berbeda,aku sudah mengambil keputusan. Sepertinya aku akan pergi ke Jogja tempat Tante Sania,adik mom yang bungsu. Aku pun memutuskan berbicara dengan Bianka dan semua sahabatku.
" Guys, gue cuma mau ngasih tau kalo gue 2 hari lagi cabut ke Jogja. Jadi maybe gue pamitan sekarang karena pad hari-H gue langsung otw Jogja " ujarku pads semuanya.
" Serius loe Mith, beneran Jogja kan bukan Seoul " tanya Bianka memastikan.
" Serius gue,mom cuma ngasih 3 pilihan lokasi. Bali, Bandung sama Jogja. Ya udah gue mutusin milih Jogja aja,daripada nggak " ujarku pada Bianka.
" Loe nggak pamitan sama Vino Mith " tanya Olivia penasaran.
" Ck, buat apa gue ngasih tau dia. Pending gitu buat dia,gue nungguin dia semalam di cafe. Tadinya gue pengen ngomong Dari hati ke hati, mau kayak gimana hubungan kita. Putus,lanjut atau kayak gimana tapi sampai cafe tutup Dan anak anak mau pulang. Dia nggak muncul, menurut loe gue kayak gimana Kali dah kayak gitu. Gue telpon nggak diangkat, jadi ya udah sekarang inilah keputusan gue. Terserah kalo kalian berpikir kalo gue kekanakan. Gue udah capek dan cuma melewati masa Putin abu abu dengan tenang " ujarku datar.
__ADS_1
" No, gue pikir ini dah tepat buat loe Mith. Buat apa bertahan saat dia nggak perduli sama loe. Gue pasti sering sering nyamperin loe ke sana " ujar Nina memberikan dukungannya.
Tak lama pesanan kami datang dan kami pun makan dengan tenang. Saat aku sedang makan, aku melihat Vino dan Alletha sedang berjalan ke arah mejaku dan sahabatku.
Ck, ngapain sih pale muncul segala. Nikon moodku berantakan aja. Hadeh, sialan
Aku pun hanya mengacuhkan Vino dan Alletha. Tepat saat mereka sampai di mejaku. Aku langsung beranjak dan berpamitan untuk ke kelas duluan.
" Sorry guys, gue ke kelas duluan. Kalian lanjut aja " pamitku pada semuanya.
" Iya Mith,kita juga Ania ini ke kelas " sahut Olivia.
Aku pun berlalu melewati Vino dan lainnya tampa menyapa Vino. Any hints berusaha menguatkan hatiku saja biar tak ragu Karena kehadiran Vino. Karena setelah ini aku akan sendiri. Entah aku akan mendapatkan circle pertemanan yang sama seperti disini stay malah tak punts teman disana. Entahlah,
Aku melangkahkan kakiku ke Lela's sambil menatap ke arah kumpulan junior yang aku kenal. Melihat semua dekor PRATAMA yang sebentar lagi nggak akan aku lihat lagi. suasana uni pasti aku rindukan. Aku menyimpannya do memories otakku,kenangan bahwa aku pernah Sekolah di sini.
Aku pun sampai di kelas,sudah ada beberapa temananya yang ada di kelas. Any pun focus dengan poncelku.
Saat aku sedang asik membuka media social milikku dan melihat status di sana. Aku mendapatkan notice dari dad,aku pun membukanya
" Dad : Dad sudah ngomong sama orang tuanya Vino dan sementara ini perjodohanan kalian di tunda dan masalah sekolah kamu, dad sudah mendaftarkan kamu di SMA DHARMA WIJAYA. Besok kamu sudah sekolah di sana. Tidak ada penolakan, ini mutlak keputusan mon dan dad. Kalo kamu nggak mau ketemu Vino, dad sudah siapkan rumah di dekat sekolahmu,rumah di perumahan Elit. Dad hanya tak bisa membiarkan kamu sendiri Dikota yang menjadi pilihan mom "
" Me : Tapi dad, aku akan tetap ketemu Vino. Padahal aku sedang menenangkan diri dari Vino. Aku dah mutusin, kalau aku mau ke Jogja lho dad "
__ADS_1
Ck, yang benar aja. Jika masih di Jakarta Sama aja bohong, aish daddy nih nyebelin banget.