CINTA REMAJA

CINTA REMAJA
CINTA REMAJA


__ADS_3

Base camp DEVILE ANGEL,


Base camp DEVILE ANGEL. Bangunannya nggak kaleng kaleng ya besty. Dengan 4 lantai dengan lantai pertama digunakan untuk pertemuan dan aktifitas anggota,lantai kedua digunakan untuk latihan bela diri dan olah raga dengan peralatan lengkap. Sedangkan lantai ketiga dan ke empat itu adalah kamar hanya bedanya lantai ketiga dipakai anggota DEVILE ANGEL sedangkan lantai keempat di pakai inti DEVILE ANGEL.


kenapa bisa DEVILE ANGEL punya fasilitas base camp yang ok banget maka berterima kasihlah kepada my dad dan papi mertua hahahaha.


Yah semuanya mendukung kegiatan positif DEVILE ANGEL,kecuali yang negatifnya alamat dihukum sama my dad.


Aku pun melihat semua anggota DEVILE ANGEL yang berasal dari beberapa sekolah yang berbeda telah berlumpul.


Sebagai inti DEVILE ANGEL aku dan lainnya duduk di kursi yang memang khusus untuk kami.


Aku memperhatikan semua anggotaku dan menatap tajam seorang anggota yang memegang sebuah perekam suara,meskipun tak kentara tapi aku tetap melihatnya.


Aku pun menghampiri anggota tersebut yang tak pernah aku temui.


" Kasih ke gue yang loe pegang,buruan " ujarku datar.


" Eh apaan bos,gue nggak lagi megang apa kok bos. Sumpah " ujar anggota tersebut mengelak.


Ck,dasar sampah nggak berguna. Dah ketahuan masih mengelak,sialan.


" Loe kasih ke gue baik baik atau gue pake cara kasar. Buru karena gue bukan orang yang sabar asal loe tau " ujarku geram.


" Beneran bos,gue nggak nyembunyiin apa pun " ujar anak itu masih mengelak.


" Fine,loe nggak mau kadih secara baik baik. Ok,gue yang akan cari apa yang loe sembunyiin dan kalo terbukti kalo loe penyusup di sini maka gue akan buat loe menyesal karena berada disini " ujarku sambil menghembuskan nafas untuk mengurangi rasa kesalku sekarang lalu berkata lagi


" Cari dan geledah " ujarku lantang dan anggotaku langsung bergerak mendengar intruksiku.

__ADS_1


Yah setiap inti DEVILE ANGEL punya anggota sendiri yang direkrut oleh masing masing ketua. Makanya tampa harus ribet semuanya akan bergerak tergantung siapa yang memberi intruksinya. Seperti sekarang,anggotaku ada sebanyak 150 orang dan dari 150 orang itu ada leadernya. Makanya leader yang bergerak kalo sudah soal kayak gini dan Arkana adalah leader di timku bersama Adit Arga dan lainnya. Begitu juga dengan Vino dan lainnya,tapi memang anggota paling banyak punya aku dan Vino sedang kan yang lainnya lebih dari 100 orang.


Aku hanya diam saja diikuti yang lainnya menunggu apa yang ditemukan oleh Arkana dan lainnya dan binggo. Aku menatap si anggota gelap dengan tatapan remeh. Ck,jangan pikir aku jadi ketua DEVILE ANGEL dengan kemampuan receh,no karena kami semua masing masing inti DEVILE ANGEL punya skil masing masing.


" Periksa dengan teliti dan cari tau siapa yang ngirim nih anj*** dan bawa dia ke sel. Ikat yang bener jangan sampai kabut,ngerti" ujarku datar.


" Ngerti bos " sahut Arkana dan lainnya kompak .


Sambil menunggu apa yang ditemukan oleh Arkana dan kawan kawannya,aku pun kembali ke tempat dudukku dan mulai berdiskusi dengan anggota lainnya,menampung keluhan mereka. Anggota DEVILE ANGEL bukan hanya cowok tapi juga ada yang cewek.


" Anya,gimana tugas loe tadi. Dah kelar " ujarku padanya.


Yah sepanjang perjalanan menuju base camp. Aku mengirimkan notice ke Anya Utari Wijaya yang merupakan leader timku yang cewek yng bertugas menjadi inforwoman di tim dabkerjaannya tidak perlu diragukan.


" Udah kak,ini udah ada di dalam sini semuanya " sahut anya sambil memberikan amplop.


Dan kami pun bergantian membaca berkas yang diberikan Anya.


" Iya,kayaknya dia dendam deh sama loe Mith karena kalah waktu itu dan dia waktu itu kan jatuh kalo nggak salah,bener nggak dugaan gue " ujar Nina ragu.


" Iya bener apa kata loe berdua dan sepertinya mereka mau bermain dengan kita. Buat kalian semua,gue nggak suka memelihara ular di genk gue jadi gue ingetin lagi loe pada untuk jangan pernah jadi musuh di dalam karung di sini kalo nggak mau gue karungin loe semua. Paham " ujarku datar.


" Paham bos " sahut mereka sambil nyengir mendengar ucapanku.


" Mana ada musuh di dalam karung,yang ada musuh dibalik selimut bab " celetuk Nina.


" Lah suka suka guelah bab,gue yang ngomong. Kalo loe ngomong ya udah pake yang loe omongin barusan ujarku malas.


" Dah diam,intinya jangan sampai gue dan yang lainnya nemuin penghianatan di antara kita sesama DEVILE ANGEL. Kalo sampe ada maka gue nggak akan bersikap lembut sama PENGHIANAT. Ngerti " ujar Vino dengan penekanan di kata terakhirnya.

__ADS_1


Setelahnya kami pun lanjut dengan kegiatan masing masing sedangkan aku dan lainnya pergi ke sel untuk melihat anggota gelap yang sangat berani menyusup ke wilayah DEVILE ANGEL.


Sepanjang perjalanan kami pun membahas masalah ini. Menebak siapa yang sudah mengirim penysul tersebut.


" Menurut loe pada,siapa kira kira yang mengirim tuh orang " tanyaku pada semua sahabatku.


" Maybe Sanders or Black atau genk sampah yang lainnya " celetuk Nina datar..


" Bener tuh kata Nina,kita semua tau kan kalo selama ini kita punya genk yang mengklaim genk mereka musuh kita hanya karena masalah sepele padahal. Biasalah genk receh,ditegor dikit dendam. Dikasih tau dikit ngebacok,ampun deh " ujar Bianka malas.


" Iya tuh,setuju banget sama Bianka. Selanjutnya apa nih guys " ujar Olivia sambil menatap kami semua.


" Yang jelas kita harus mengintai anak anak dulu. Gue nggak mau ya mereka ternyata adalah kiriman dari musuh. Bisa berabe urusannya " sahut Vino yang dari tadi diam.


Mendengar ucapan Vino kami semua setuju,harus dilakukan pembersihan di club agar tak ada penghianat di DEVILE ANGEL.


Sesampainya di sel,kami lihat si penyusup sudah babak belur karena dihajar oleh Arkana dan kawan kawan.


" Woy gila kalian pada,kalo mati kita malah nggak dapet informasi elah. Nafsu amat loe njir " omelku kelal.


" Nggak penting bab,dengan kondisi dia yang penting itu informasi. Lie pada dapat apa " tanya Vino sambil menatap Arkana dan lainnya.


Mendengar itu Arkana pun berkata


" Dia dikirim anak Sanders buat jebak club kita supaya nama club jelek dan mendapat cap buruk di masyarakat " ujar Arkana sambil menatap si penyusup kesal.


" What,dengan apa Sanders menjebak kita sob " tanya Bryan datar.


" Dengan ini bos,seandainya bos Mitha nggak peka maka kita semua sudsh dikarung sama polisi. Dia merekam pembicaraan kita semua dan setelah itu dia cabut dengan menjatuhkan ini. Lalu anak Sanders lainnya udah siap siap dengan polisi yang akan ngegeb kita bos. Nggak kebayang nasib kita semua kalo masalah ini nggak ketahuan " ujar Arkana bergidik ngeri membayangkan akan menginap di kantor polisi.

__ADS_1


Bisa hancur masa depan semua anak DEVILE ANGEL.


__ADS_2