CINTA REMAJA

CINTA REMAJA
CINTA REMAJA


__ADS_3

Hari ini aku berharap menjadi awal yang indah untuk ke depannya. Dan pernikahan ini adalah awal dari masa depanku dan Vino.


Pagi ini aku bersiap ke sekolah,Vino akan mengantarku ke sekolah. Sayangnya kami harus pisah sekolah. Yah salahku juga karena terlanjur emosi.


Setelah siap,aku dan vino langsung sarapan dan beranglat ke sekolah. Vino mengantarku lebih dulu ke sekolahku. Sesampainya di sekolah,kami disambut anak DEVILE ANGEL yang masih nongkrong di parkiran.


" Widih yang dah baikan mah auranya beda ya nggak guys,ada aura aura bucinnya ya nggak " ujar Reza jahil.


" Dih,bener banget kata loe bro. Berasa makhluk kasat kita,nggak kelihatan anjir " sahut Arkana ikut ikutan.


" Ye bisa aja loe pada, eh selama gue nggak masuk aman kan " tanyaku santai.


" Aman sih tapi loe dicariin genk alai no bos,malas banget gue ditanyain mulu sama tuh orang " ujar Aldi malas.


" Dih siapa anjir,loe pada bikin kasus aja. Dah tau gue baru mau damai sama Vino. Ngeselin banget sih " ujarku sewot.


" Siapa yang loe pada omongin,jawab dengan jujur. Awas aja kalo bohong " ujar Vino kesal.


" Itu bos,genk Mars. Lebih tepatnya ketuanya yang namanya Marcel,nggak tsu juga gue maunya apa " ujar Azka gugup.


Mendengar ucapan Azka,vino jadi kesal tapi karena tidak mau ada keributan,aku pun meminta Vino ke sekolahnya. Walau un Vino ngotot mau tetap disekolahku,hadeh ada ada aja tuh orang.


Setelah lama membujuknya akhirnya Vino mau juga ke sekolahnya. Setelah Vino pergi,aku langsung menjitak kepala Aldi karena kesal.


" Aduduh,sakit bos elah main jitak aja nih " gerutu Aldi kesal.


" Lagian mulut loe lemes banget anjir,bikin gue sama Vino ribut aja loe " ujar tsk kalah sewot.


" Iya, iya sorrylah bos. Keceplosan gue bos. Abisnya gue kesal banget sama tuh ketua genk alai,pengen banget gue kulitin hidup hidup tau nggak ' jawa azka sebel.


" Dah lah,yuk ke kelas. Keburu masuk duluan guru " ajakku pada semuanya.

__ADS_1


" Duluan ajalah bos,masih mau di sini kita. Entar lagilah kita ke kelasnya,lagian kelas gue jam pertama ngebosenin. Kan pelajaran pak Sobir,malas banget gue " ujar Arkana malas.


" Serah,gue duluan " ujarku sambil melangkah kearah kelasku berada.


Aku pun meninggalkan mereka semua. Serahlah kalo mereka mau bolos atau apa yang jelas aku nggak pernah ngurusin masalah begituan.


Aku melangkah ke kelas sendirian,rasanya aku merindukan moment saat di PRATAMA yang selalu diikuti sama sahabatku. Rasanya cukup sulit untuk mencari teman di sini. Entahlah,aku malas memikirkannya. Karena semakin di pikirkan aku semakin rindu dengan Vino dan sahabatku. Benar benar menyebalkan,rasanya aku pengen pindah lagi ke sekolah lama.


Aku pun melewati kumpulan junior yang menatapku entah apa arti tatapan itu. Sampai ada suara hardikan dari arsh belakang dan saat aku berbalik ternyata Eliza and the genk.


Yah,mereka adalah quen bully yang lumayan di takuti di sekolahku. Dia tak segan melakukan kekerasan fisik.


" Woi anjir,berenti loe sialan " hardik Eliza marah.


Aku yang sedang berjalan sambil memikirkan para sahabatku. Jadi sedikit tak suka dengan hardikan Eliza.


" Apa,loe neriakkin gue atau siapa " balasku santai.


" ya jelaslah gue neriakin loe bi**t,kenapa loe. Nggak suka " balas Eliza ketus.


" Anjir,berani loe sama gue hah. Sok hebat loe bic**,gue nggak suka ya loe dekat sama Marcel. Jangan sok kecentilan loe " ujar Eliza emosi.


 Mendengar ucapan Eliza,aku jelas saja merasa kesal. Ck,siapa juga yang kecentilan sama Marcel.


" Dih,napa loe malah marah sama gue. Mang loe liat gue kecentilan sama cowok loe hah. Perasaan gue nggak pernah tuh ngedeketin Marcel,kalo dia nyari gue ya jangan salahin gue dong begok " ujarku ketus.


" Nggak usah sok cantik deh loe,anak baru aja belagu loe. Awas aja loe bertinglah lagi,gue nggak akan segan segan ngasih loe pelajaran " ujar Eliza geram.


See,gie mau lihat pelajaran siapa yang lebih hebat. Gue atau loe bi*ht. Saat Eliza lengah,aku langsung mencengkram wajahnya kasar.


Grepp

__ADS_1


Jangan pikir aku takut sama genk dandan kayak mereka. Is no,


Aku menekan wajah Eliza kasar sambil berkata.


" Mending loe nggak usah ngerecokkin gue deh bi**t,kalo loe nggak mau hidup loe gue bikin hancur sampe loe nggak sanggup hidup lagi. Gue emang baru disini but gue punya power yang sekali gue ngomong maka loe nggak akan bisa hidup tenang. Ngerti loe " ujarku datar.


Setelah itu aku melepaskan Eliza kasar,aku melihat kemarahan dimata Eliza. Mungkin dia tak terima karena aku memperlakukan dia secara kasar.


" Sialan loe ya,loe pikir loe siapa. Berani loe sama gue sialan,gue pastiin loe nggak tenang sekolah disini " ujar Eliza geram.


" Siapa loe njing,berani banget loe ngusik bos Mitha. Dah bosan hidup loe sialan " ujar Arkana tiba tiba.


Membuat suasana yang tadinya hening langsung terdengar bisik bisik tetangga hehehe.


" Bener banget,kalo berurusan sama bos Mitha jelas berurusan sama semua anak DEVILE ANGEL. Jadi jaga sikap loe bi**t " ujar Azka dingin.


 Membuat Eliza yang tadinya sangat marah dan kesal jadi pucat pasi karena melihat anak anak DEVILE ANGEL yang dalam formasi melindungiku.


Ck,loe pikir bisa jadi lawan gue. No,loe itu hanya genk dandan yang nggak pernah lepas dari peralatan perang kalian yaitu bedak dan kaca.


"Ck,mending kalian mundur karena ini urusan cewek. Gue bisa ngatasin masalah ini tampa keroyokan " ujarku sambil menatap Eliza tajam.


" Gue dah bilang sama loe untuk jangan ngusik gue karena gue nggak sebaik itu buat ngelepas musuh gue. Jadi sebelum gue hilang kesabaran mending swbaiknya loe pada diam dan nggak usah ngusik gue. Kali ini gue lepas but lain kali nggak ada ampun buat loe pada terutama loe. Eliza kan nama loe gue tandain loe setelah ini. Cabut " ujarku pada anggotaku yang langsung mengikutiku berjalan ke kelas.


Ck, pagi pagi ada aja dramanya. Dasar genk centil,


" Bos,ntar malam ada tantangan dari genk Glishers. Loe mau turun suruh yang lain " tanya Arkana saat kami sedang berjalan ke kelas.


" Menurut loe seberapa kekuatannya Ar,bisa loe selidikin kekuatannya " tanyaku pelan.


" Bisa sih bos,loe tapi izib dulu kayaknya sama bos Vino. Kita nggak mau diamuk sama laki loe bos " celetuk Arkana.

__ADS_1


" Apaan sih loe,iya gue ntar izin elah ngeselin banget sih loe pada " omelku kesal.


Dasar anak buah resek


__ADS_2