
Pagi hari di kediaman Mhita -Vino
Pasangan remaja itu sedang sarapan setelah melewati drama rumah tangga yang membagongkan. Yah apalagi kalo sang laki menggoda sang istri sampai sang istri marah dan ngambek hanya karena sang suami membrantakin kamar dengan handuk basah pakaian kotor.
Hadeh gini amat jadi istri diusia muda.
" Vin aku denger semalam anak Angkasa nyerang anggota kita. Kamu dah dikabarin sama anak anak,semalam aku di telp Darren tapi kamu dah tidur " celetuk Mitha.
" Dah,baru tadi pas kamu di kamar mandi. Sorry ya dah berantakin kamar,soalnya pas aku mau taruh keranjang pakaian kotor si Bryan nelpon. Ya udah aku angkat,lupa deh sama pakaian kotor yang aku taruh di kasur. Damailah bab, piss " ujar Vino cengengesan.
" Iya deh iya,aku maafin tapi lain kali nggak lagi. Aku tuh dah beresin kamar ya tadi,eh kamu malah bikin brantan. Awas aja kalo diulang lagi " ujar Mitha sambil melotot kearah Vino.
" Ok bab,ya udah cabut " ujar Vino sambil beranjak dari posisi duduknya dan mengambil tas yanga ada di kursi yang ada di sebelahnya.
Sesampainya di sekolah aku pun beranjak dari tempatku berdiri setelah Vino berlalu dari sekolahku.
Ck,nggak enaknya ini nih kalo sekolahnya beda tempat. Jadi nggak bisa bareng bereng deh
Saat aku beranjak ke kelas,sepanjang perjalanan. Aku hanya cuek pada siswa dan siswi yang aku temui. Yeah,inilah sifatku tampa aku sadari. Sulit berteman dengan orang baru.
Saat akan berbelok dikoridor kelas X IPA 1 menuju tangga yang menghubungkan tempat kelasku berada aku bertemu dengan anak DEVILE ANGEL.
Aku lihat wajah mereka babaj belur dan sebagian ada yang berjalan pincang. Membuatku berhenti di depan mereka dan meneliti kondisi mereka
" Kenapa loe pada,kok babak belur begini. Anak mana yang bikin kerjaan kayak gini " ujarku datar.
Mendengar pertenyaanku mereka hanya diam saja smabil menunduk. Lalu salah satu dari mereka menjawab
" Kita semalam nongkrong di Bintang bos. Pulangnya kita rencananya mau ke arena tapi pas dijalan kita malah dicekat anak Black. Nggak tau juga masalahnya apa tapi mereka malah mengerokok kita kita " sahut anak itu yang bernama Melvin,junior di DEVILE ANGEL.
" What,yakin nggak ada masalah dengan mereka. Masalah cewek misalnya,ada yang ganggu pacar mereka atau masalah yang lain " ujarku sambil menatap mereka satu persatu.
__ADS_1
Mereka diam semua sampai akhirnya ada yang berkata.
" Sebenarnya gue ada masalah dengan mereka bos,tepatnya salah satu dari mereka. 2 hari yang lalu gue bantuin cewek yang gue nggak kenal sih sama tuh cewek cuma kayaknya tuh cwek mau dilecehkan sama anak Black. Ya gue karena kasihan,gue bantuin tapi masalahnya gue nggak akan nyangka akan sefatal ini masalahnya " Chiko dengan rasa bersalahnya karena menyebabkan masalah dengan sahabatnya.
" Ok,nanti pulang sekolah kumpul di base camp semuanya. Informasiin sama anak yang lain. Ngerti kan loe pada " ujarku tegas.
" Ngerti bos " sahut mereka kompak.
Sialan,kenapa makin kesini makin banyak aja musuh DEVILE ANGEL. Merasa hebat mereka semua,fine gue akan kasih mereka pelajaran bagaimana caranya menjadi genk yang hebat bukan jadi genk pecundang yang dikit dikit main keroyokan dan main bacok aja tampa make otaknya buat mikir.
bikin gue muak aja sama tuh genk kemarin sore.
Sesampainya di kelas aku pun membuka aplikasi what ups dan langsung membuka grup yang berisikan aku dan anak inti DEVILE ANGEL semuanya adalah sahabatku.
Me : Ntar pulang sekolah,kumpul di base camp. Kasih tau anggota masing masing. Penting "
Itulah isi pesanku pada semua inti DEVILE ANGEL. Tak lama kemudian poncelku sudah berisik dengan notice yang menandakan ada pesan masuk.
" Vino : kenapa bab,ada masalahkah sampai harus kumpul semua "
" Me : ini malasah anggota kita yang akhir akhir ini sering dapat serangan dari genk lain "
" Olivia : kenapa Mith,loe ok kan "
" Me : gue ok tapi anggota kita nggak ok. Ntar aja cerita selanjutnya di base camp "
" Nina : kenapa,ada masalahkah "
" Me : bukan masalah gue tapi anggota kita. Dah kumpul aja ntar "
" Bianka : Apa ada sangkut pautnya sama anak Sander yang dah ngeroyok anggota kita "
__ADS_1
" Me : Salah satunya,tapi masih ada yang lainnya dan ini harus dibahas. Kita harus melindungi anggota kita dari genk lain yang agar genk lain nggak semena mena dengan anggota kita "
Aku pun tak lagi membalas pesan sahabatku saat aku lihat guru sudah memasuki kelas.
Selama proses belajar mengajar hari ini,aku tak bisa konsentrasi. Aku pikir pikir,beberapa waktu ini kami tak lagi memantau kegiatan anak DEVILE ANGEL. Membuat permaslaahan ini terjadi karena kendornya tingkat kewaspadaan kami semua.
Teettttt
Bel jam istirahat berbunyi,aku pun bergerak menuju kantin. Di jalan menuju kantin,aku berpapasan dengan Arkana dan lainnya.
" Bos,gue denger loe nyuruh kita semua kumpul bos. Ada masalah apa sih bos " tanya Arkana.
" Loe benar nggak tau kalo ada junior loe pada yang dikeroyok sampe babak belur oleh genk lain " ujarku dingin.
" Hah,siapa. Kok gue baru denger ya,genk mana bos " ujar Arkana penasaran.
" Melbin dan kawan kawannya di serang sama anak Black cuma gara gara salah satu dsri mereka nolongin cewek yang mau dilecehkan salah satu anak Black " ujarku serius.
" What the hell,masalah kayak gini aja sampe mereka mengeroyok anak kita,wah nggak bisa didiemin ini bos. Kita harus bisa menertibkan anak Black itu tambah lagi anak Sander. Makin nggak ada aturan aja tuh genk sampah " ujar Arga sewot.
" Makanya gue minta kalian kumpul,dah lah mau ke kantin dulu laper " ujarku sambil berlalu meninggalkan mereka karena tak tahan lagi dengan perutku yang lapar.
Lagian dah dibilngin ntar dibahas eh,malah dibahas sekarang. Bikin ribet aja mereka.
Sekarang aku sedang berjalan santai menuju keluar kelas. Jam pelajaran telah usai dari setengah jam yang lalu tapi aku tetap didalam kelas karena tak mau berdesakkan dengan yang lainnya.
Saat sampai dilapangan parkir aku lihat,anggota DEVILE ANGEL sudah berkumpul. Sepertinya sedang menungguku,aku lihat Vino juga sudah di sana. Aku hanya menatapnya dengan perasaan tak enak karena telah membuat semuanya menunggu.
" Sorry,sorry udah bikin kalian menunggu. Abisnya gue males kalo desak desakkan sama yang lainnya. Jadi ya udah gue tunggu kelas sepi dulu,lagian napa pada nungguin gue disini sih bukannya langsung ke base camp. Keliatan banget gue nggak on time kalo kayak gini " gerutuku kesal.
" Dah deh bab,mending kita cabut sekarang daripada loe ngomel ngomel nggak jelas disini,bikin tambah lama " ujar Vino sambil memberikan helm padaku
__ADS_1
Dan kami pun meninggalkan parkiran sekolah lalu bergegas ke base camp.