Cinta Sebenarnya

Cinta Sebenarnya
Di labrak


__ADS_3

Saat Gery menyadari bahwa istrinya akan menemui Geby , dia segera menyusul , Gery mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi . Karena perjalanan yang lumayan jauh .


🌿🌿🌿


Sementara Geby yang sudah lebih dulu menunggu di cafe , dia melihat perempuan dengan membawa tas yang lumayan lebar itu , masuk ke dalam cafe , lalu berjalan menuju kasir untuk memesan sesuatu .


" Itu mungkin yang namanya Nayla , " gumam Geby .


Geby membelokkan mobilnya dan parkir tepat di depan cafe , dan sebelum turun dari mobil , Geby menelpon perempuan itu , namun tidak di angkat .


Akhirnya dia pun segera turun untuk menemui perempuan itu .


" Selamat siang , " sapa Geby .


" Iya siang , kamu--- " jawab perempuan itu.


" Iya kenalkan saya Geby . " ucap Geby sambil menjulurkan tangannya , untuk bersalaman .


" Saya Nayla , silahkan duduk , saya sudah memesan minuman untuk Anda . "


" Iya , terima kasih ," ucap Geby sambil duduk berhadapan dengan Nayla .


" Saya bingung , gadis secantik dan terpelajar seperti Anda , bisa - bisanya mendekati suami saya , " cetusnya terasa panas di telinga .


" Hmm..." Geby menarik nafas, " sabar Geb , sabar , " dalam benaknya berkata .

__ADS_1


" Lagian apa sih istimewanya mas Gery buat Anda ? " cetusnya sinis .


Geby geram dengan semua perkataan Nayla , namun Senyum Geby tetap terpancar , walaupun hatinya sakit , tatkala ia direndahkan , amarahnya memuncak namun tetap berusaha untuk tenang .


" Anda itu masih sangat bisa mendapatkan laki - laki yang lebih tampan dari mas Gery , ketimbang mencintai laki - laki yang sudah beristri , "ucap Nayla yang mulai sedikit emosi .


Geby masih diam , mendengarkan dengan seksama setiap celoteh Nayla .


" Ngomong kamu , ayo ngomong , " tangan Nayla mendorong pelan pundak Geby , " jangan diem aja kamu . " tambahnya tegas.


" Mbak udah selesai bicara ? "


" Oke , " ucap Geby sambil mengusap pundaknya , yang baru saja di sentuh oleh Nayla .


" Jadi--- "


"Jadi apa ? " saut Nayla .


" Apa !!! jadi apa ? ? ayo ngomong , ngomong ! " ucap Nayla sambil berdiri .


" Ya tunggu dong , jangan nyolot Mbak , saya mau ngomong ini . " teriak Geby mulai panas .


"Jadi kamu nggak perlu khawatir , Aku nggak akan pernah rebut suamimu itu . " Geby ikut berdiri lalu menunjuk dada Nayla dengan jari telunjuk nya .


" Oh... begitu...!! " teriak Nayla , " Setelah kamu hamil , apa benar kamu tidak akan mencari suamiku ? "tambah Nayla emosi .

__ADS_1


" HAMIL?? "gumam Geby sambil mengerutkan keningnya .


" Ya..., gimana dengan bercak darah di sprey itu , " Nayla mengingatkan Geby akan tragedi dini hari itu , yang merenggut kesuciannya .


Tiba - tiba Geby merasa lemas , dia takut dengan ucapan Nayla , dia takut jika memang benar dia akan hamil anak Gery .


Geby menguatkan hati nya , tetap berdiri tegap dan menarik nafas nya .


" Kenapa kamu diam , benarkan ? kamu pasti akan minta pertanggung jawaban pada mas Gery ?, lalu Aku ..., Aku akan di lempar jauh karena pasti mas Gery akan lebih memilih kamu , ketimbang aku . " ucap Nayla dengan posisi wajah nya tepat di depan wajah Geby .


Geby tak berkomentar sama sekali atas semua ocehan Nayla , rasanya Geby tak sanggup lagi mendengarkan semua nya ini , dia ingin segera pergi meninggalkan tempat itu .


Geby pun melangkahkan kakinya untuk pergi dari tempat itu .


Namun karena Nayla semakin emosi , Nayla menahan Kaki Geby dengan kakinya , untuk menghentikan langkah Geby .


" Eh , mau kemana kamu , " teriak Nayla


" Jangan kabur ya , " tambah nya dengan menyeret tangan Geby menggunakan tangan kirinya , sementara tangan kanannya diangkat dan akan menampar pipi Nayla .


" Tunggu , " teriak Gery dari kejauhan , Gery yang tiba - tiba datang tepat waktu , segera berlari menemui istrinya dan menahan tangan istrinya , agar tidak menampar wajah Geby .


" Apa - apaan kamu Nay ," ucap Gery sambil marah pada Nayla .


⚡⚡⚡

__ADS_1


__ADS_2