Cinta Sebenarnya

Cinta Sebenarnya
Erik


__ADS_3

Melihat Erik memegang pundaknya , ..


" Erik !! " teriak Geby .


" Apa yang mau kamu lakukan !! " Geby spontan mengangkat kedua tangannya untuk menutup bagian dadanya .


" Emm..hmm..," Erik sulit berkata - kata karena melihat reaksi Geby yang begitu ketakutan , Erik pun maklum , mungkin Geby masih trauma dengan kejadian semalam .


Geby segera membuka pintu mobil dan hendak keluar dari mobil .


Dan ketika kaki kirinya baru turun menginjak lantai , Erik langsung menarik lengan kanan Geby dan berkata ,


" Aku tadi hanya membangun kan kamu yang tertidur nyenyak banget . Aku bukan bajingan seperti Gery , " lugas Erik .


Mendengar kata - kata Erik , mata Geby langsung melotot tajam sambil melirik wajah Erik , seketika terbesit di benak Geby ' bagaima mungkin dia mengetahui segala nya '


Geby segera turun dan membanting pintu mobil itu . Hingga Erik terkaget , lalu menghela nafas panjang .


" Sayang , sudah pulang nak , " sambutan Papi Geby , yang baru keluar dari pintu ruang tamu .


Namun Geby sedikit pun tidak menghiraukan Papinya dan langsung masuk ke dalam kamar nya .


" Kenapa anak itu ? ," gumamnya.


" Mungkin lelah Om , " saut Erik sambil membawakan tas pakaian Geby yang di tinggal di mobil lalu meletakkan nya di kursi teras .


" Yo wes lah , biarin dia istirahat dulu , " ucap Sony menanggapi perkataan Erik .


" Gimana Riik acara kemarin ? sukses ? " tanya Om Sony pada Erik.


" Syukur lah Om semua lancar, Geby keren banget , cuma --- " jawab Erik .


" Cuma apa Riik ? " saut Om Sony ,

__ADS_1


"Enggak Om , kemarin aku sempat pingsan di panggung ,tapi terhandle sama Om Gery , akhirnya Om Gery yang main drum ," Erik menjelaskan kejadian kemarin.


" Lho..kamu sakit ? kok Gery biarin kamu anterin Geby sendiri , dah sana istirahat kamu , " tegas Om Sony .


" Aku udah gak papa kok Om , aku udah sehat , lagian tadi Geby yang suruh aku buat anterin , " alasan Erik menutupi kejadian semalam dari Om Sony .


"Oohh... Geby yang minta anterin ? , Om lihat - lihat Geby tuh perhatian banget sama kamu loh , jangan - jangan dia naksir kamu Riik , " canda Om Sony.


" Ha..ha.. Om Sony bisa aja ," tawa Erik ,


" Aku istirahat dulu Om , "


"Yo wes lah ," jawab Om Sony , dengan membalikkan badan lalu masuk kembali kedalam rumah.


" Pih , .mana Geby ? kok Mami dengar suara mobil tapi nggak lihat Geby , " tanya Mami Geby .


" Masuk kamar dia , sambil cemberut , mungkin masih ngambek kemarin kita nggak antar dia ," saut Sony


🌿🌿🌿


Geby termenung, perutnya terasa sakit kakinya begitu berat , selakangnya juga masih kaku seketika setelah tetesan darah itu keluar dari **** * nya .


Menyesal tak ada gunanya lagi saat ini .


'hmm.. mungkin tadi Erik emang cuma bangunin aku, kasian dia,udah sakit terus anterin aku,eh malah aku marahin,'pikir Geby.


Geby keluar dari kamar nya , berlagak baik - baik saja seolah tidak terjadi apa - apa padanya .


" Mami.." teriak nya sambil berlari ke arah Maminya lalu mencium dan memeluk nya , berlanjut menyapa Papinya yang saat itu sedang berkumpul di meja makan.


Papinya heran melihat sikap Geby , dan hanya menggeleng - gelengkan kepalanya .


" Masak apa nih Mih .."tanya Geby

__ADS_1


" Apalagi , rawon sama rendang kesukaan kamulah pasti . " jawab Mami Geby .


" Oh ya , sana kamu panggil Erik , biar sarapan sama - sama , kan dia baru sehat . " pinta Papinya.


" Oke bos , " Geby mengiyakan pinta Papinya lalu berjalan keluar untuk memanggil Erik .


Geby membuka pintu studio pelan - pelan , ternyata Erik sedang rebahan di sofa , perlahan Geby mendekati Erik .


" Eh..Geeb , " Erik langsung duduk melihat Geby mendekatinya .


Geby lantas menyodorkan tangan nya ,


" Maaf , " ucap Geby .


" Maaf untuk apa Geeb ? " tanya Erik sambil menatap wajah Geby .


" Ya.. maaf , tadi aku udah marah sama kamu , " jawab Geby .


" Oh..aku udah lupa , lagian aku paham kok ," saut Erik mencurigakan.


" Paham apa ?" tegas Geby


" Hmm.. ya paham kamu lagi marah ," sambil tersenyum Erik memalingkan wajahnya.


Geby jadi kesal lagi , dia marah merasa Erik telah menyembunyikan sesuatu yang dia ketahui darinya .


" Kamu di suruh Papi sarapan , sekarang!! " ucap Geby dengan wajah cemberut , lalu berjalan menuju pintu .


Erik segera berlari mendahului Geby lalu membuka pintu ,


" Silahkan tuan putri ,"Erik menghibur Geby agar tersenyum kembali.


" Nggak lucu , " ucap Geby , dengan matanua yang melirik wajah Erik dengan kesal .

__ADS_1


__ADS_2