Cinta Sebenarnya

Cinta Sebenarnya
Lesu


__ADS_3

Teriakkan Geby yang terdengar dari luar pintu kamar , membuat Erik semakin penasaran .


Dengan segera Erik berjalan mengendap - endap menuju kamar Gery dan menguping pembicaraan mereka berdua , beberapa argumen pun di dengarnya , namun seketika wajah Erik memerah dan tangan nya mengepal lalu memukulkan nya pada dinding kamar Gery .


Hatinya begitu miris karena tidak tega mendengar rintihan kesakitan yang di rasakan oleh Geby .


Namun apa daya , kuasa yang dimiliki Gery tak mampu membuat nya melawan . Karena ia berhutang budi pada Gery , hidupnya menjadi lebih baik sejak di angkat sebagai anak oleh Gery .


Hampir dua jam Geby berada di dalam kamar Gery , sudah tidak lagi terdengar suara Gery .


Hanya isakkan tangis Geby , Erik pun kembali berjalan ke ruang tamu lalu duduk di sofa sambil melamun .


🌿


Dan beberapa menit kemudian mendengar suara Geby membuka pintu kamar .


" Geby " ucap Erik , yang berlagak tidak tau apa - apa .


" Eh , Rik..., " jawab Geby, " Kamu sudah bangun , ' ucap Geby dengan wajahnya yang begitu kusut dan rambutnya juga berantakan .


" Iya , " jawab Erik datar ,


" Kok kamu kesini ada apa ? . bukanya kamu tidur sama eyang ? " (panggilan Erik pada Ibu Gery) " tanya Erik dengan pandangan tajam pada wajah Geby , ingin rasanya 'ku peluk, dan merapikan rambut mu Geby' angan Erik .


" Aku cari kunci mobil Rik , tau gak? ' jawab Geby,lalu duduk di samping Erik , seperti sangat kelelahan.


" Cariin dong , ? "pinta Geby .

__ADS_1


" Emang kamu mau kemana ,? " balas Erik .


" Capek Aku , Aku mau pulang sekarang juga . "


" Bisa bantu cari ?" tegasnya pada Erik .


" Oke Aku bantu cari , bentar ya , mungkin ada di saku celana Om Gery , " ucap Erik , lalu bendiri dan mencari kunci mobil Geby .


" Nih udah ketemu , " ucap Erik sambil memberikan kunci itu pada Geby , dan ketika Geby akan mengambil kunci itu , Erik menarik nya kembali dan berkata ,


" Aku yang antar , jauh banget Geb..apa nanti kata om Sony jika kamu pulang sendiri ," pinta Erik .


" Tapi kamu kan baru sembuh Rik , " ucap Geby sambil menatap Erik .


" Aku udah ngerasa lebih baik kok , tenang aja . "


" Hmm.. Ada apa Rik , " jawab Jamal membuka matanya setengah .


" Aku pergi dulu ya , entar sampai kan ke Om Gery , bilang aja Geby minta di anterin pulang ."


" Hmm oke , " Jamal kembali tidur .


Erik menuju mobil bersama Geby.


" Emang kamu gak pamitan sama Eyang dan Om Gery dulu ,?" tanya Erik sambil membuka pintu mobil .


Geby hanya diam . Dan tidak menjawab pertanyaan Erik .

__ADS_1


Hanya menggeleng - gelengkan kepalanya saja sambil membuka pintu mobil lalu segera masuk .


Selama perjalanan , Geby hanya diam dan melamun , seperti orang yang sangat lelah .


" Kenapa kamu diem aja ? biasanya teriak - teriak kayak cacing kepanasan , " Canda Erik .


Mata Gery berkali - kali menoleh ke samping untuk melihat wajah Geby yang begitu sedih .


" Geebb.kamu masih ngantuk ? "Tanya Erik lagi .


" Tidur gih , "


Namun lagi - lagi Geby tidak menjawab dan masih menggelengkan kepalanya untuk menjawab setiap pertanyaan Erik .


Hampir dua jam lebih perjalanan , dan akhirnya Geby pun tertidur pulas .


Erik tersenyum melihat wajah Geby yang imut itu , namun ketika mengingat kejadian semalam yang menimpa Geby , seketika ia jadi emosi rasanya Erik ingin sekali menghajar Gery .


🌿🌿🌿


Sampai juga mereka berdua , Erik rasanya tidak tega membangun kan Geby yang begitu nyenyak .


" Geeb....Geby bangun , udah sampai nih ," Erik membangun kan Geby .


" Geb, Geby , " kata Erik sambil menepuk - nepuk pundak Geby,


" Geby..." pintanya lagi .

__ADS_1


Geby mulai menggerakkan kepalanya lalu mengerutkan keningnya dan membuka matanya perlahan , namun ketika dia melihat tangan Erik memegang pundaknya , Geby begitu terkejut dan seketika Geby pun...,


__ADS_2