
" Mih , coba lihat ini . perempuan ini mirip seperti Geby ya Mih ? cuma ini agak gemukan Mih . " ucap Sony sambil menunjukkan video yang ada di medsos .
" Coba Mami lihat Pih , "
" Ulang dari awal Mih , enak dengernya , suara mereka sama - sama bagus . "
Helen memutar kembali video itu , mereka berdua memang selalu u,pdate para pendatang baru di dunia tarik suara . Karena kecintaan mereka yang begitu besar pada musik
" Loh Pih , ini sih memang Geby pih , dan yang cowok ini itu---, ini Erik Pih , "
" Masak sih Mih ? "
" Iya Pih , coba deh Papi lihat lagi , ya emang Geby ini , badanya tambah gemuk dia Pih . "
" Bawa sini hpnya Mih , iya bener Mih . Coba Papi lihat komentar nya , ini alamat cafenya dekat dengan rumah yang waktu itu kita datengin Mih . "
" Ya udah Pih , kita langsung ke cafe nya ajah , sore ini kita jalan Pih . "
" Iya Mih , "
🌿🌿🌿
Sore itu , Sony dan Helen mengadakan perjalanan .
Mereka telah sampai di cafe itu , sebelum Geby dan Erik datang .
Mereka berdua mencari tempat duduk agak jauh dari panggung tempat Geby bernyanyi .
🌿🌿🌿
" Pih , itu Pih , itu Mereka , ya ampun Pih , Mami gak sabar pingin peluk Geby ."
" Iya Mih , Papi juga gak sabar , tapi kita harus tetap tenang Mih , supaya nanti bisa ikutin mereka pulang . "
Penampilan Geby dan Erik begitu epik , mampu memanjakan para pengunjung cafe .
" Pih , anak kita memang cantik ya Pih , cuma perasaan Mami gak enak nih Pih , "
" Gak enak kenapa Mih ? "
" Body Geby tuh , kayak orang yang sudah punya anak Pih . "
" Masak sih Mih , jangan ngaco ah , "
" Beneran Pih . "
" Mami udah kayak dukun ajah . " ucap Sony sambil bercanda .
" Mami gak bercanda Pih , ini itu masalah pengalaman dan naluri ke Ibuan Pih . "
" Yo wes lah Mih , sak karepmu . "
Tak terasa , dua jam lebih Geby dan Erik bernyanyi dengan membawakan lagu pop dan jaz .
Mereka berdua berpamitan pada para pengunjung , kemudian turun dari panggung dan berjalan menuju pintu keluar .
" Mih , ayo cepetan , " ucap Sony dengan menggandeng tangan Helen .
" Bentar Pih , bayar dulu ini . " jawab Helen dengan meletakkan beberapa lembar uang kertas di meja .
Geby berjalan bersama Erik dengan begitu mesrahnya , mereka sama sekali tidak menyadari jika semua geriknya di awasi oleh kedua Orang Tua nya .
Masuk lah mereka ke dalam mobil .
" Pih , Mami heran deh , sebenarnya mereka itu hanya teman , atau pacaran ya Pih ? " tanya Helen pada Sony , dalam perjalanan nya membuntuti mobil Geby .
' Papi juga mikir gitu sih Mih . '
" Tapi kalau emang mereka berdua pacaran , Papi setuju kan ? "
" Ya , gimana ya Mih , Papi sih berharap lebih , Geby bisa mendapatkan pasangan yang lebih baik dari Erik . "
" Tapi Erik juga anak baik kok Pih , kalau Mami sih suka Pih , itu anak udah baik , sopan , ganteng pula . Eh satu lagi , gagah juga body nya . "
" Hmm , udah Mih mujinya , jangan bikin Papi cemburu . "
" Apa to Pih . "
🌺🌿
" Loh Mih , ini kok jalan yang pernah kita lewati waktu itu . "
" Iya Pih . "
" Tuh kan bener , berarti itu rumah Geby Mih . "
Geby dan Erik pun segera turun dan masuk .
Dan saat Erik akan menutup kembali pintunya , tiba - tiba Sony menahan pintu itu dari luar .
" Om . " sapa Erik , begitu terkejut melihat wajah Sony , membuka kembali pintunya dan terus berjalan mundur , karena Sony berjalan maju mendekati Erik , dengan mata memerah .
Sementara Geby masih berada di dalam kamar untuk mengganti pakaian nya .
Tiba - tiba tangan Sony memuku pipì Erik dengan keras , hingga Erik tersungkur ke lantai dengan bibirnya yang mengeluarkan darah .
__ADS_1
" Pih , udah Pih , jangan Pih . Kasian dia ." pinta Helen sambil menahan tangan Sony .
" Ada apa Mas ? Ya Ampun Mas Erik . Geby memeluk Erik yang tersungkur itu , lalu membasuh darah Erik dengan tangan nya .
" Minggir kamu , Papi mau hajar dia . "
" Jangan Pih , jangan . " ucap Geby sambil menghalangi Papi nya .
" Udah minggir , " teriak Sony sambil menarik tangan Geby . Lalu menyingkirkan tubuh Geby dari Erik .
" Papi tau sekarang , kenapa kamu kabur dari rumah , anak yang waktu itu Papi temui di rumah ini , itu anak kamu karena di hamilin sama dia kan ? " kata Sony sambil menunjuk wajah Erik .
" Bukan begitu Pih , cerita sebenarnya . " balas Geby .
Erik yang masih duduk di lantai dengan kesakitan , dia hanya diam tanpa berkata - kata .
Tangan Sony memegang kerah baju Erik , dengan tangan kirinya , sementara tangan kanannya di angkat keatas dengan mengepal .
" STOP PIIH ... !!! , Mas Erik baru sembuh dari sakitnya , karena melindungi Geby . Geby mohon Pih , duduklah Piihh , akan Geby ceritakan semuanya . " pinta Geby , dengan memeluk kaki Papi nya .
Akhirnya kemarahan Sony sedikit redam , ia menarik nafasnya , kemudian duduk di sofa .
Helen memeluk Sony , dan mengelus - elus dada Sony . Agar Sony merasa lebih tenang .
Geby memapah Erik , untuk duduk di sofa bersama nya .
" Gini Pah , iya bener Pah , Geby pergi karena hamil , Geby bingung , Geby takut jika Mami dan Papi jadi malu sama sekitar . "
" Tapi soal siapa Bapak dari anak Geby , sebenarnya--- , " ucap Geby terhenti , karena tangan nya di tahan oleh Erik .
" Sebenarnya memang saya Om yang menghamili Geby , tapi karena Geby takut kalau Om akan marahin aku , jadinya Geby gak mau bilang . " saut Erik menutupi kebenarannya .
Saat Sony akan menanggapi perkataan mereka , tiba - tiba suara tangisan Gibran terdengar dari kamarnya , memanggil - manggil nama dedi , Erik pun segera berdiri dan masuk ke kamar Gibran , lalu menggendong Gibran dan membawanya keluar .
" Nah , itu ada Opah sama Omah , ayo cium tangan dulu nak , " ucap Erik pada Gibran .
Gibran langsung turun dari gendongan Erik dan mencium tangan Sony dan Helen .
Mereka pun menyambut tangan Gibran dengan ciuman .
Seketika hati Sony dan Helen terasa sejuk , melihat pesona Gibran yang begitu lucu dan santun .
" Besok kalian harus pulang , " ucap Sony dengan menggendong Gibran .
" Pulang kemana Pih ? " tanya Geby .
" Ya ke rumah Papi , kemana lagi . "
" Tapi Pih , terus pekerjaan ku sama Mas Erik gimana dong ? toko kami juga ? "
" Tapi Aku sama Mas Erik udah nikah Pih . "
" Ya sudah , kita tinggal adakan resepsi nya saja . "
" Gini ajah deh , sekarang istirahat dulu , besok kita bicarakan lagi . Pasti Papi dan Mami juga lelah kan ? " pinta Geby .
" Biar Papi dan Mami tidur sama Gibran aja deh , " ucap Helen .
Helen menggendong Gibran dan di bawa masuk ke kamar nya , dan Sony mengikuti dari belakang .
Karena Gibran di temani Opah dan Omah nya , akhirnya Mak Darmi tidur bersama si Mbok . Mak Darmi adalah teman kecil si Mbok , dan saat ini menjadi pengasuh Gibran .
" Itu majikan kita , kok ruwet gitu ya jalan hidup e , "
" Hus , ojo ngunu , kita ini sudah di tolong loh , wes ojo komentar ae . "
" Iyo , yo wes ndang bubuk , wes dalu iki ."
Obrolan si Mbok dan Mak Darmi berakhir di pulau kapuk yang lembut , tanpa perlu waktu lama , mereka telah lelap berada dalam Dunia mimpi .
🌿🌿🌿
" Mas , kenapa tadi kamu stop pembicaraanku ? "
" Ya , biarlah Gery tidak tau kalau kamu itu hamil , "
" Maksud nya Mas ? "
" Ya , kalau Papi tau cerita sebenarnya , pasti gak akan tinggal diam , dan sudah bisa di pastikan , gery akan di hajar habis - habisan . "
" Iya juga ya Mas , "
" Dan setelah itu , Gery pasti akan mengambil Gibran , mau kamu ? "
" Enggak lah Mas ."
" Udah gih , sana tidur . "
" Mas , " rayu Geby .
" Apa lagi ? "
" Mau . "
" Hmm , gak kuat aku , pusing tau , habis kena bogem Papi . "
__ADS_1
" Oh iya , masih sakit Mas ? Maafin Papi ya Mas ? "
" Udah agak mendingan , iya gak papa sayang . Ayo bubuk sini . " jawab Erik , dengan meminta Geby bersandar di dadanya .
Tidurlah mereka .
🌿🌿🌿
Pagi - pagi Papi dan Mami sudah mengajak Gibran jalan - jalan .
Erik yang baru bangun , meminta si Mbok untuk membuat kopi dan teh .
Setelah minuman itu siap , Erik keluar rumah untuk memanggil Papi dan Mami .
" Opah , Omah , ayo minum teh dulu . Sini Gibran sama Papi ya . " panggil Erik , kemudian menggendong Gibran untuk masuk .
Erik begitu telaten menjaga Gibran , Mendudukan Gibran di atas kursi bayi , lalu memberikan nya cemilan .
Sementara Geby masih tertidur pulas .
" Geby mana Rik , " tanya Omah.
" Masih tidur Mih , nyenyak banget . gak biasanya juga sih dia bangun siang . "
" Oh , coba Mami lihat ya . "
" Pak Erik , sarapan nya sudah siap . " ucap si Mbok .
" Iya Mbok makasih , Oh iya Mbok , itu Mak darmi tolong suruh mandiin Gibran ya Mbok . "
" Iya Pak . "
" Ya udah Rik , kalau gitu , sekalian Mami bangunin aja ya Geby nya , gak papa kan ? "
" Loh kok Mami nanya gitu ? "
" Iya , kan sekarang Geby milik kamu , jadi Mami harus ijin kamu dong . " canda Helen pada Erik .
" Mami bisa aja . " ucap Erik dengan tersenyum malu .
🌿🌿🌿
Mereka berempat telah berkumpul di meja makan .
Wajah Geby terlihat pucat dan tidak bersemangat untuk makan .
" Kamu kenapa sayang , kok lesu gitu ? sakit kah ? " tanya Erik pada Geby , dengan memegang leher Geby , " Agak anget nih , "
Tiba - tiba Geby terasa mual , lalu Geby berdiri dan masuk kamar mandi , Erik mengikuti Geby , setelah itu Erik menyuruh Geby untuk tidur lagi .
" Aku panggilkan Dokter ya ? " tanya Erik .
Geby tidak menjawab , dia menarik selimut nya lalu berbalik badan dan tidur lagi .
Erik pun menelpon Dokter langganan nya , dan beberapa menit kemudian Dokter itu datang .
Erik menemani Geby di dalam , sementara Sony dan Helen menunggu di ruang tamu .
" Gimana Dok , istri saya sakit apa ? "
" Selamat Pak , istri Anda sedang hamil . "
" Benarkah Dok ? "
" Iya Pak , sudah hampir 7 minggu . "
" Oke , terimakasih Dokter . "
" Sama - sama Pak , saya permisi dulu . "
" Iya Pak , silahkan . "
Saking bahagia nya , Erik langsung memeluk tubuh Geby , tanpa mengantar Dokter itu sampai luar .
Setelah itu , Sony dan Helen masuk ke dalam kamar mereka , untuk menanyakan keadaan Geby.
🌿🌿🌿
Keesokan harinya , mereka semua berangkat ke rumah Sony , dan Geby di minta Erik untuk mengundurkan diri dari pekerjaan nya , demi menjaga kehamilan nya , dengan memasukan temannya untuk menggantikan pekerjaan nya .
Mak Darmi di ajak untuk mengasuh Gibran , sementara si Mbok , tetap tinggal untuk menjaga rumah .
Selama perjalanan , mereka sering terhenti , karena Geby berkali - kali mual .
🌿🌿🌿
" Syukurlah kita telah sampai . " ucap Sony .
Turunlah mereka semua . Geby segera masuk ke dalam kamar dan beristirahat .
🌺🌿
Keesokan harinya , Sony mulai sibuk mempersiapkan acara resepsi pernikahan .
🌿🌿🌿
__ADS_1