Cinta Sebenarnya

Cinta Sebenarnya
Menjalin hubungan


__ADS_3

Setelah mereka berdua resmi menikah , Geby di minta oleh Bapak penghulu untuk mencium tangan Erik .


Kemudian mereka berdua berjalan keluar dari kantor urusan agama . Lalu naik ke mobil , dan kembali pulang ke rumah mungil Geby .


Namun , saat mereka telah sampai rumah . Perut mereka baru merasa lapar , dan sayang nya , di rumah tidak ada persediaan makanan sama sekali .


Mereka juga lupa tidak membeli makanan , saat berada dalam perjalan . Karena mereka ingin buru - buru pulang . Dan berganti pakaian .


" Nggak lapar kamu Geeb ? "


" He em , lapar . Oh ya Rik maafin aku ya ? aku nggak bisa masak , setiap hari aku juga selalu beli , "


" Oh , nggak masalah Geb , "


" Oke , kita makan di luar aja yuuk , sekalian ngerayain pernikahan kita . " tambah Erik .


Mereka kembali keluar dari rumah dan makan siang di sebuah restoran yang menyajikan menΓΉ daging . Sebagai menu favorit Geby .


Dan setelah mereka selesai makan , Erik mengajak Geby pergi ke pasar , untuk berbelanja lauk pauk serta sayuran dan juga buah .


" Kamu belanja banyak banget Rik , emang nya uang kamu masih ada ? "


" Udah , tenang ajah , kamu jangan pikir soal uang . "


" Terus sayuran sebanyak itu , siapa yang masak ? "


" Aku , "


" Oh , kamu bisa masak ? "


" Iya dong ! "


🌿🌿🌿


Hari sudah hampir malam . Mereka berdua baru sampai di rumah .


Geby yang sudah mengantuk , segera masuk ke kamar mandi dan berganti pakaian tidur .


Pakaian tidur yang tipis dengan jenis kain yang licin . Dan terlihat menerawang , hingga lekuk tubuh Geby terlihat jelas , tanpa pelindung di dalam nya .


" Mau kemana ? " tanya Erik dengan menatap wajah Geby .


" Hmm , mau tidur , emang kenapa ? "


" Ng , nggak , ya udah sana tidur , "


" Kamu nggak tidur Riik , "


" Ntar aku masih mau nonton tivi dulu . "


" Oke , " jawab Geby sambil melangkah masuk ke dalam kamar.


Erik yang tak mampu menahan syahwatnya , berkali - kali menengok ke dalam kamar , dan kembali lagi duduk di sofa .


Matanya ngantuk berat , namun isi dalam celana nya masih tegang dan tak mampu untuk di tidurkan .


Terlalu lama dalam kegelisahan , akhirnya Erik berjalan menuju kamar Geby .


Masuk dan melihat tubuh Geby yang begitu mulus seksi tanpa tertutup kain selimut . Membuat Erik hampir mengeluarkan air liyurnya .


" Ya TUHAN Kuatkan lah Aku melihat ini semua . " gumam Erik sambil menggigit - gigit bibir nya .


Erik mulai mencumbu paha Geby , berniat untuk melanjutkan ciumannya sampai ke bagian atas tubuh Geby , tapi seketika dia sadar jika Geby sedang hamil muda .


Erik ingat , usia kehamilan Geby saat itu adalah usia rawan , dia harus bersabar , dan baru bisa berhubungan dengan Geby satu bulan lagi .


Akhirnya Erik pun mengurungkan niatnya dan keluar kamar , lalu tidur di sofa .


🌷🌷🌷


πŸ’“πŸ’“πŸ’“


" Selamat pagi tuan putri , nih makannya sudah siap . " ucap Erik yang membangun kan Geby sambil membawakan makanan untuk Geby .


" Hmmm , Riik , kamu masak ? "


" Iya , ayo duduk , nih minum dulu . "


Geby pun segera duduk dan minum air putih yang di berikan Erik , lalu Erik menyuapi Geby dengan hasil karyanya .


" Eeem , ini beneran kamu yang masak sendiri ? " ucap Geby sambil mengunyah makanan nya .


" Iya , kenapa ? gak enak ya ? "


" Siapa bilang gak enak !! enak banget kok . Nih coba ya , coba kamu yang makan , " ucap Geby dengan mengambil piring di tangan Erik , lalu bergantian menyuapi Erik .


" Enak kan ? ' tanya Geby .


Erik tersenyum - senyum bahagia , dia bersyukur bisa memiliki Geby seutuhnya , walau harus menjaga Geby dalam keadaan hamil anak Gery . Erik ikhlas menerima semua nya .


πŸ’“πŸ’“πŸ’“


Erik mulai beraktifitas kembali , dia membeli sepetak tanah yang letaknya bersebelahan dengan rumah Geby .


Lalu Erik membangun sebuah toko perlengkapan alat musik . Dan beberapa kebutuhan anak - anak sekolah . Erik menghabiskan sebagian tabungan nya .


Uang yang dia tabung bertahun - tahun , selama dia bekerja dan juga saat mendapat job manggung .


Erik pergunakan semua tabungannya untuk membuka usaha dan demi kelangsungan hidup rumah tangganya bersama Geby dan calon buah hati mereka.


Hampir sebulan lebih dan akhirnya rampung sudah proyek Erik , dia mulai mencari pegawai untuk di pekerjakan di tokonya , serta mencari asisten rumah tangga untuk membantu keperluan Geby sehari - hari .


🌿


" Geeb ... Geby " panggil Erik yang berjalan bersama perempuan setengah tua .


" Iya Riik , " saut Geby yang keluar dari kamarnya .


" Ini Geb , si Mbok , yang nanti bantu - bantu kita bersih - bersih . "


" Oh iya Mbok , nanti kamar belakang langsung di bersihkan saja , terus ambil sprey di lemari saya , buat si Mbok tidur " ucap Geby .


" Iya Bu , "

__ADS_1


🌿🌿🌿


Beberapa hari berlalu , si Mbok di buat heran dengan sikap kedua pasangan itu , yang jarang bermesraan , apalagi si Erik yang sering tidur di sofa .


" Cuma anehnya , mereka berdua kelihatannya baik - baik saja kok . tapi kok ya tidur sendiri - sendiri , koyok bukan suami istri . " gumam sì Mbok .


🌿


Malam itu , si Mbok tidak melihat Erik tidur di sofa . Dia pikir Erik lagi pergi dan gak pulang .


🌿🌿🌿


" Geb , aku tidur di sini ya ? " tanya Erik pada Geby yang berbaring di kasur .


" Oh , kamu mau tidur di kamar ? tumben Rik , biasanya tidur di sofa . " jawab Geby sambil menggeser tubuh nya dan memberikan tempat untuk Erik .


Setelah itu Geby langsung berpaling dan melanjutkan tidur , dengan memeluk guling nya .


" Geeeb , " lirih Erik memeluk tubuh Geby dari belakang , udah tidur ? " tanya Erik .


" Belum . kenapa ? "


" Geeb , kapan aku bisa--- , " tanya Erik , dengan tangan nya yang mulai meraba - raba dada Geby .


" Tapi , "


" Tapi Kenapa Geeb ?? udah sebulan lebih nih aku nahan . "


" Aku takut kalau sakit , waktu itu juga aku kesakitan . "


" Ini pasti beda Geb , waktu itu kan kamu di paksa , jadi sakit . "


" Coba balik sini , lihat mata ku ." pinta Erik .


Geby pun berbalik badan dan menghadap ke wajah Erik . membuat mereka saling bertatapan .


" Kita coba ya , pasti gak sakit . " ucap Erik sambil membelai wajah Geby .


Erik beraksi !!


Mulai untuk mencumbui seluruh bagian tubuh Geby , dari kaki lalu pelan - pelan naik melintasi hutan belantara dengan pulau kecil berwarna pink , berhenti lah sejenak untuk beristirahat dan mulai menjelajahi pulau tersebut dengan permainan lidah nya . " Auuuwww " suara erangan itu mulai terdengar nyaring di telinga Erik .


Erik melanjutkan perjalanan nya naik lah ia hingga mencapai pada puncak gunung yang mampu melepaskan dahaganya dengan mengulum butiran dua mutiara berwarna pink kecoklatan .


Tangan Erik mulai nakal , membuat Geby perlahan merasakan keasyikan . Hingga tubuh Geby menggeliat - liat gemetar .


Geby mulai mendesah .


" Riik udah basah nih ... " bisik Geby .


Mendengar ucapan Geby , tangan nakal nya mulai melucuti kain yang melekat di tubuh Geby . Hingga tak satupun kain melindungi tubuh Geby , dari dinginnya hembusan angin malam itu .


Erik pun mulai merangkak naik dan ...


Berperang lah mereka di atas springbed berukurun 180 x 200 , ukuran yang pas dalam melakukan suatu adegan panas di musim dingin itu .


πŸ’“πŸ’“πŸ’“


" Tok ... tok ... Bu , saya mau ambil baju kotor . " suara si Mbok dari luar pintu kamar.


" Masuk aja Mbok , pintunya nggak di kunci . " balas Geby dari dalam kamar . dengan matanya yang masih tertutup oleh kantuk dan lelah atas pertempuran nya semalam .


" Astaga , " ucap sì Mbok terkejut , melihat Geby dan Erik tanpa pakaian dan hanya berbalut kain selimut berwarna grey agak muda .


Geby pun kaget dengan suara si Mbok . Dan segera membuka matanya .


" Hmm , maaf ya Mbok , " ucap Geby yang masih mengantuk sambil mengangkat kepalanya , dan menutup dadanya yang penuh tanda merah dengan kain selimut .


Erik yang merasakan gerakan Geby , dengan matanya yang masih terpejam , tiba - tiba tangan Erik meraih dada Geby , dan meminta Geby untuk berbaring kembali . lalu Erik memeluk erat tubuh Geby sambil mengerang manja .


Geby begitu malu dengan si Mbok , karena menyuruh si Mbok untuk masuk , dia lupa jika Erik tidur bersama nya saat itu , karena biasanya Geby tidur sendiri dan sudah sering si Mbok ambil baju kotor di pagi hari untuk di cucinya .


Si Mbok jadi nggak fokus dengan pemandangan yang di lihatnya , akhirnya mengambil baju kotor sambil buru - buru .


Dia pun segera keluar dari kamar dan mengabaikan pakaian yang berserakan di lantai dekat ranjang .


" Biuh - biuh , tak kira Pak Erik itu orang nya pendiam , nggak taunya ganas , hiks .. hiks .." gumam si Mbok , sambil mencuci baju .


🌿🌿🌿


" Geeeb , lagi dong . " ucap Erik sambil menyandarkan dagunya di atas dada Geby .


" Nggak capek kamu ? semalam sampai keringatan gitu loh , nih baunya acem . " jawab Geby dengan mencium leher Erik .


" Tapi enak kan ? " tanya Erik , sambil menggelitik .


" He em enak pake banget , jangan - jangan , kamu udah pengalaman ya ? kok mahir banget ? bikin cepet basah . "


" Eit , ini untuk pertama kalinya dong ! kan sekarang ini banyak film begituan , jadi bisa nonton dan mencontoh nya . "


" Hah , iih , film begituan kok di lihat , "


" Ayo cantik kita mulai , " ucap Erik , sambil mencumbui pegunungan berwarna putih mulus . Dengan gerakan tangan nya membuka padang rumput yang begitu rimbun , lalu memainkan jarinya .


" Sayang , besok aku cukur ya ? " bisik Erik dengan mendesah dan bibirnya menyentuh daun telinga Geby , dan menjulurkan lidahnya sedikit hingga membasahinya .


" Iya , " jawab Geby genit , dengan tangan nya memegang batang kayu berwarna coklat pekat serta bertopi warna pink .


Erik mengulangi kembali adegan semalam . Tak cukup dengan tanda merah di dada Geby , ia pun membuat tanda itu di punggung dan paha Geby .


Mereka pun bertempur lagi , dengan gerakan yang lebih seru . Hingga tak terasa matahari telah terbit dan sinarnya menyorot dari lubang - lubang kecil jendela kamarnya .


Namun , di saat adegan itu sedang berlangsung , tiba - tiba ponsel Erik berbunyi .


Geby yang berada di posisi bawah , mengambil ponsel Erik di meja . Dan melihat nya .


" Rik , Rik , Ini Papi yang telepon ." ucap Geby sambil mendorong Erik yang sedang maju mundur menggoyang kan bokong nya .


" Hallo , Pagi Om "


" Rik posisi mu dimana ? "


" Ada di desa Om . "

__ADS_1


" Rik , tolong sambil cari - cari info mengenai Geby ya ? "


" Baik Om. "


" Oke makasih . "


Erik mengakhiri obrolan nya , dan melempar ponsel itu di dekat bantal .


🌿🌿🌿


" Ini Om anak gadis nya , sekarang sedang berada di dalam dekapan saya ," canda Erik pada Geby dengan melanjutkan adegan nya .


" Auw yes , auuuw ..." ucap Erik dengan menyemprotkan sebuah benda cair di dalam lubang kecil agak dalam itu .


Permainan itu telah usai , Erik yang kelelahan langsung merebahkan tubuhnya .


" Riik , jangan tidur lagi , aku laper nih . " ucap Geby manja .


" Oh laper ya , bentar ya sayang ."


Erik turun dari ranjang tanpa busana , lalu mencari celana pendeknya di lantai yang semalam ia lempar . dan segera memakai nya , lalu keluar dari kamar .


" Hmm , Mbok , minta tolong antar makan di kamar ya ? dua , buat saya sama Bu Geby . " ucap Erik dengan nada yang masih sedikit ngos - ngosan .


" Iya Pak , " jawab si Mbok .


" Jeeh , Pak Erik , ngos - ngosan , habis main lagi seperti nya . " gumam si Mbok sambil menyiapkan makanan .


🌿


" Tok , tok , "


" Iya , tunggu . "


" Makasih ya Mbok , " ucap Erik , sambil mengambil nampan dari tangan si mbok . Lalu menutup kembali pintu kamar nya .


" Ini sayang , " kata Erik sambil meletakkan makanan itu , kemudian membantu Geby untuk duduk .


" Nih aku dapat panggilan baru ya ceritanya ? " canda Geby .


" Emang gak boleh aku panggil sayang ? "


" Boleh lah , tapi kalau aku belum bisa ngerubah panggilan ku sama kamu . "


Mereka berdua asyik ngobrol dan menikmati makanan .


" Biarin di situ Riik ,. biar aku yang tarok ntar piringnya . "


Namun saat Geby baru menurunkan kakinya dan akan berdiri , tiba - tiba ia merasakan sakit di perut nya .


" Aduh , "


" Sakit banget Riik . "


" Kita ke rumah sakit ya sayang . "


Erik pun segera membantu Geby untuk memakai pakaian .


" Ayo sayang kita jalan ," ucap Erik . dengan menenteng tas kontrol Geby .


" Bentar Riik , mau pakai lipstik dulu ,"


" Alah udah ayo , gak usah ."


" Gak mau Rik , "


" Udah ayo , gitu juga udah cantik kok ," kata Erik sambil memapah tubuh Geby .


🌿🌿🌿


" Mbok , saya ke rumah sakit dulu , itu piring masih d kamar ya Mbok? " teriak Erik sambil berjalan keluar .


Pergilah mereka ke rumah sakit .


🌿🌿🌿


" Ini begini Pak , perut Bu Geby mengalami kontraksi karena kelelahan . Dan saya sarankan untuk gaya berhubungan nya lebih baik menggunakan posisi ***** ***** .


" Hmm , baik Dok , "


" bla - bla ,"


🌿🌿🌿


" Maaf ya sayang , Aku terlalu over . " ucap Erik sambil mencium kening Geby . Sebelum memulai perjalanan mereka .


kemudian mereka pulang .


🌿🌿🌺


" Walaaah , kamare berantakan banget spreyne , piye kui tingkahe . " ucap si Mbok yang sedang membersihkan kamar Geby .


🌿🌿🌿


" Mbok " panggil Erik yang baru datang .


" Iya Pak ," saut Mbok dari dapur .


" Buatin susu hamil buat Bu Geby ya ? " ucap Erik dengan merangkul Geby dan mengajak nya masuk ke dalam kamar .


" Riik emang posisi ***** ***** itu kayak apa sih ? "


" Mau tau , ayo praktek sekarang ? "


" Hmm , Pak Erik , gak ada puas - puasnya deh . "


" Deket sama kamu itu , bikin dia terus tegang , " ucap Erik sambil menyandarkan perut nya di punggung Geby yang sedang duduk di kursi rias , kemudian menggores - gores kannya .


" Kok rasanya ada yang menonjol Rik ? "


" Nah ya itu , dia menonjol terus kalau deket sama kamu . Tidurin giiih ? " dengan menggerakkan maju pantatnya .


" Ntar malam aja ya ? "

__ADS_1


__ADS_2