Cinta Seorang Guru

Cinta Seorang Guru
Eps 13


__ADS_3

Mereka pun tiba di restoran dan memesan makanan


Yeki "Eh Ben lo rencana mau kerja dimana?"


Ben "Di perusahaan om gue"


Yeki "Oh gitu"


***Sebelum lanjut terlebih dahulu saya mau kasih tau**


Yeki dan Ben pake logat jakarta karena mereka dulu sekolah di Jakarta yak jadi udah kebiasaan gitu hehe...


Jika novel nya kurang bagus, dan ada kata yang kurang nyambung saya minta maaf dan harap di maklumi ya semua, saya masih pertama kali buat novel*.


Selagi menunggu makanan datang Eli dan Aurel permisi ke toilet


Tinggal Ben dan Yeki


Ben penasaran Aurel itu siapa nya Yeki "Eh ki, Aurel itu siapa lo?"


Yeki "Calon cewe gue, kenapa?"


Ben terkejut karena ia melihat Aurel masih sangat muda dan umurnya lumayan jauh dengan Yeki "Lo serius?"


Yeki "Yah serius lah, kenapa? lo suka sama dia?"


Ben "Tadi nya sih gue suka, tapi setelah gue tau Aurel calon lo ya gak jadi suka , gak mungkin gue suka sama calonnya sahabat gue"


Yeki "Bagus deh kalau gitu"


Ben "Si Aurel itu umur berapa? kok sepertinya masih muda banget"


Yeki "Umur 17, si Aurel tuh murid gue"


Ben sangat terkejut "Whattt, lo serius?murid lo?


Yeki "Iya? aneh ya?

__ADS_1


Ben "Ya lah aneh bro"


Yeki "Emang aneh tapi cinta mengubah keanehan itu"


Ben "Iya sih ,tapi umur lo sama dia kan jauh ki"


Yeki "Lah terus kenapa kalau jauh, cuma beda 6 tahun doang"


Ben "Cuma lo bilang hadeh"


Yeki "Lagian asal lo tau walau umur dia masih muda tapi pikiran nya dewasa, dan cinta itu gak memandang usia"


Ben "Lo benar sih, tapi lo emg udah akui perasaan lo sama dia?"


Yeki "Udah tapi dia belum jawab, doain ya biar dia mau"


Ben "Tenang aja bro gue doain lo"


Makanan pun tiba


Aurel dan Eli juga baru saja kembali dari toilet


Ben "Namanya cewek, biasa itu bro"


Eli "Maaf kak tadi kita ngobrol ngobrol di toilet jadinya lama hehe"


Yeki "Yaudah ayo makan"


Semua makanan dan minuman pun habis


Yeki terlebih dahulu mengantarkan Aurel pulang ke rumah


Setelah mengantar Aurel pulang


Yeki dan Ben mengobrol ngobrol di mobil sedangkan Eli ketiduran


Ben "Eh ki sekarang gue punya waktu buat ketemu sama lo lagi"

__ADS_1


Yeki "Iya ben"


Ben "Selama di jerman gue gak punya temen kyk lo, gue gak punya temen yang gilanya kelewat batas kyk lo" sambil tertawa terbahak bahak


Yeki "Sama bro"


Keesokan harinya Aurel akan memulai ujian matematika, Yeki selalu memberi semangat kepada Aurel


Tiba saatnya ujian di mulai


Aurel mampu mengerjakan semua soal matematika tersebut,


Yeki dari meja guru memandangi Aurel terus hingga ia lupa mengawasi siswa yang lain


Setelah waktu habis seluruh siswa mengumpulkan kertas ujian dan Yeki membawa ke kantor guru untuk di periksa , ia pertama memeriksa kertas Aurel, Yeki terkejut karena jawaban Aurel benar semua padahal Yeki membuat soal yang susah, Yeki sangat bangga kepada Aurel karena ia tak sia sia mengajar Aurel.


Saat pulang sekolah seperti biasanya mereka berdua bertemu di parkiran


Aurel "Kak gimana hasil ujian Aurel"


Yeki "Kakak gak nyangka rel, jawaban kamu benar semua"


Aurel "Haa serius kak"


Yeki "Iya rel kakak serius, kakak bangga sama kamu" sambil tersenyum


Aurel "Yes, terima kasih banyak kak udah ajarin aku" Aurel sangat bahagia karena itu pertama kali ujian matematika Aurel dapat nilai 100


Yeki "Iya rel sama sama"


Yeki "Sebagai hadiah, kakak mau beliin kamu boneka"


Aurel "Wihh serius nih kak?"


Yeki "Serius dong rel, Kuy"


Aurel "Kuyyy" sambil tersenyum bahagia

__ADS_1


Mereka berdua pun pergi ke toko boneka.


__ADS_2