Cinta Seorang Guru

Cinta Seorang Guru
Eps 22


__ADS_3

25 menit lagi bel akan berbunyi yang menandakan pelajaran akan segera di mulai.


Yeki dan Aurel baru saja tiba di sekolah dan mereka heran melihat suasana sekolah yang tiba tiba saja heboh dan ramai tak seperti biasanya.


Yeki "Sayang kenapa sekolah ramai banget gini yah" Tanya yeki heran


Aurel "Lah mana aku mana tau"


Yeki "Eh iya yah, ntar aku tanya salah satu murid dulu"


Yeki memanggil Revan , yang kebetulan Revan baru saja lewat dari kerumunan tersebut


Yeki "Revan" panggil Yeki


Revan "Ada apa pak?" Tanya Revan


Yeki "Kenapa banyak banget siswi siswi disana?"


Revan "Bapak belum tau ya, jadi ada siswa baru, kalau ga salah nama nya Davin" Jelas Revan


Yeki "Terus hubungan nya sama cewe cewe tuh apa?" Tanya Yeki bingung


Revan "Siswa baru itu tampan banget pak, jadi banyak siswi yang berebutan buat foto bareng" Jelas Revan


Yeki "Oh gitu, saya kesana dulu yaa, Ayo rel"


Aurel "Eh iya pak"


Yeki dan Aurel langsung datang ke kerumunan tersebut.


Revan "Lah aku langsung di tinggalin gitu aja" Ucap Revan dengan kesal.


Yeki "Hei semua nya masuk kelas, kecuali kamu" menunjuk davin


Seluruh siswa kembali ke kelas masing masing termasuk Aurel


Aurel "Pak, Aurel ke kelas juga ya mau main sama Helena (sahabat Aurel)"


Yeki "Oke"

__ADS_1


Sekarang tinggal ada Davin dan Yeki berdua


Yeki "Saya mewakili siswi siswi , minta maaf atas perlakuan mereka yang menggangu kamu"


Davin "Gpp kok pak"


Yeki "Yaudah, kamu ke kantor guru dulu ya"


Davin "Iya pak"


Bel pun berbunyi yang menandakan jam pelajaran akan segera dimulai


Davin memasuki kelas XI A yaitu kelas Aurel bersama wali kelas Aurel yaitu Bu Mira


Bu Mira "Anak anak kali ini kita kedatangan guru baru"


Bu Mira "Silahkan perkenalkan diri kamu"


Davin "Hai semua perkenalkan nama saya Davin , saya pindahan dari Surabaya"


Aurel dalam hati "Dia tampan tapi lebih tampan si bawelku"


Davin "Ada sih tapi privasi maaf ya"


Bu Mira "Silahkan kamu duduk, kamu pilih saja bangku yang kosong"


Sarah "Davin duduk disini aja"


Dan siswi siswi yang lain menawarkan hal yang sama.


Kebetulan juga kursi disamping Aurel kosong dan Davin memilih duduk di samping Aurel.


Davin "Boleh aku duduk disini"


Aurel "Silahkan"


Banyak siswi yang iri karena Davin lebih memilih duduk dekat Aurel.


Bu Mira keluar dari kelas karena ia mengajar di kelas lain.

__ADS_1


Mata pelajaran pertama ialah Matematika. Namun Yeki belum masuk kelas karena di panggil kepala sekolah sebentar.


Davin menyempatkan untuk berkenalan dengan Aurel


Davin "Hai kenalkan aku Davin" sambil mengulurkan tangannya


Aurel "Aku Aurel" membalas uluran tangan nya


Davin "Kamu mau kan jadi teman pertama ku di sekolah ini?"


Aurel "Mau kok" sambil tersenyum


Davin "Makasih Aurel" membalas senyuman Aurel


Tiba tiba Yeki masuk kelas dan memotong pembicaraan Davin dan Aurel


Yeki "Pagi semua , maaf saya telat"


Semua murid "Pagi pak"


Yeki melihat Aurel duduk dekat Davin ia merasa agak kesal karena ia takut Aurel bakal suka dengan Davin


"Kenapa sih Aurel harus sebangku dengan Davin" Ucap Yeki dalam hati


Yeki mulai menjelaskan dan memberi soal latihan


Yeki "Kerjakan soal di papan tulis saya tunggu sampai jam istirahat"


Semua murid "Baik pak"


Yeki hanya memandangi Aurel dari meja guru, ia tampak sangat kesal melihat Davin yang selalu SKSD dengan Aurel.


Davin "Aurel kamu udah siap?" Tanya Davin


Aurel "Udah, kamu?" Jawab Aurel


Davin "Ayo kumpul bareng" Ajak Davin


Aurel dan Davin sama sama mengumpulkan nya ke meja Yeki.

__ADS_1


Yeki semakin kesal dengan Davin tapi ia tak tau harus berbuat apa.


__ADS_2