
Maaf semua baru up...
Setelah berada di dalam bioskop mereka mencari tempat duduk nya dan setelah dapat mereka berbincang bincang.
Tiba saat nya film dimulai
di tengah tengah film , tiba tiba hantu muncul dan membuat para penonton terkejut dan takut
dan tiba tiba tak sengaja Aurel memeluk Yeki
dan hati Yeki sangat bahagia, dan apa yang ia rencanakan dari awal berhasil,
Dengan wajah yang licik nya Yeki senyum senyum sendiri
Aurel pun tiba tiba menjadi malu "Emm maaf kak, Aurel ga sengaja" sambil tersipu malu dan menundukkan kepalanya
Yeki sambil senyum senyum sendiri "Hahaha ia gpp rel"
Setelah selesai menonton mereka pun langsung pulang ke rumah
Yeki mengantarkan Aurel pulang
Besoknya saat pagi di sekolah
Yeki berjumpa dengan Aurel
Yeki "Haiii Aurel" sambil tersenyum manis karena Yeki masih kepikiran kejadian kemarin
Aurel "Hai juga pak" sambil tersenyum balik
Yeki "Bagaimana dengan jalan jalan kemarin? seru ga?"
Aurel "Seru kok pak, tapi..."
Yeki "kok pake tapi sih?"
Aurel "Aurel malu pak dengan kejadian kemarin di bioskop, Aurel refleks karena terkejut" sambil menundukkan kepala nya
__ADS_1
Yeki "Ya ampun Aurel, udah lupain aja rel, anggap aja kita pacaran walaupun kamu belum menjawab saya"
Aurel "Em iya pak, yaudah saya mau ke kelas dulu"
Yeki "Oh oke, bye sampai jumpa nanti" sambil tersnyum
Aurel hanya membalas senyuman Yeki
Tiba saatnya pulang sekolah
lonceng sekolah berbunyi
Aurel keluar dari kelas tanpa sengaja Aurel bertabrakan dengan Revan hingga mereka berdua terjatuh,
Yeki melihat mereka bertabrakan
dalam hati Yeki ia cemburu tapi ia tau mereka hanya tak sengaja dan Yeki langsung pergi karena ia panggil ke kantor guru
Revan "Eh Rel maaf aku gak sengaja, maaf banget, sini aku bantu berdiri"
Revan "Rel kamu marah ya sama aku? kamu kok kasar sama aku gak seperti biasanya"
Aurel dengan muka yang datar "aku gak marah sama kamu , aku hanya mau jauhin kamu aja dan aku mau menjaga perasaan kak riska"
Revan berwajah sedih "Lahh rel , Pls jangan gini , masa hanya gara Riska kamu gini sama aku"
Tiba tiba Riska datang dan wajah riska terlihat marah "Hee aurel ngapain kamu ngobrol dengan Revan , kan gue dah bilang lu jauhin dia jangan ngobrol sama dia"
Revan kesal dengan Riska dan ia berbicara dengan Logat yang kasar "He lu riska, lu bukan siapa siapa gue, gak usah lu urusin gue mau dekat siapa"
Aurel "Maaf aku pulang duluan ya , permisi"
Riska menarik tangan Aurel dengan kuat
"He lu gak boleh pergi sini lu"
Tiba tiba Yeki datang dan melihat tangan Aurel ditarik sama Riska
__ADS_1
ia sangat marah "Heii kamu Riska lepaskan tangan Aurel"
Riska "Gak, saya gak mau lepasin tangan si centil ini" dengan wajah jahat nya
Aurel "Kak lepasin tangan ku , sakit banget" sambil menangis karena Aurel tak kuat dengan tenanga Riska memeras tangan nya
Aurel "Kak lepasinn , lepasinnn kak aku mohon"
Revan dan Yeki pun berusaha memisahkan tangan Riska dengan Aurel tapi tak berhasil karena tenaga Riska sangat kuat,
Revan dan Yeki mencoba sekali lagi
mereka pun berhasil memisahkan tangan nya dan akhirnya terlepas
saat sudah terlepas tangan Aurel sangat merah bahkan luka karena terkena kuku riska yang panjang dan tajam
Yeki pun sangat marah sekali "Riska kali ini kamu keterlaluan sekali , apa kamu mau saya lapor ke polisi?" dengan wajah yang sangat seram
Riska "jangan pak" dengan wajah yang ketakutan
Yeki "Sekarang kamu pergi ke kantor guru" dengan berkata kasar dan marah
Yeki "Revan saya minta tolong kamu temani Riska ke kantor guru dan kamu ceritakan semua nya kepada kepala sekolah"
Revan "Baik pak, Ayo!!"
Riska dan revan pun pergi ke kantor guru
Yeki "Tangan kamu terluka ayo pergi ke dokter takutnya infeksi" dengan wajah yang khawatir
Aurel "Gak usah pak" dengan wajah kesakitan
Yeki "Yaudah saya aja yang obati, Ayo ke UKS" dengan wajah yang sangat khwatir
Aurel "ia pak"
Mereka pun pergi ke UKS
__ADS_1