
Aurel sangat menyesal karena telah salah paham dengan Yeki.
"Sayang maafin aku yah, aku udah salah paham sama kamu" sambil menundukkan kepalanya.
Yeki "Gpp sayang. Wajar kok kamu marah" sambil memegang kepala Aurel dengan kedua tangan nya.
Aurel "Tapi tetap aja aku salah, gak dengerin penjelasan kamu"
Yeki "Udh lupain aja. Tapi aku mau bilang sesuatu sama kamu"
Aurel "Bilang apa?"
Yeki "Kalau kita punya masalah kita selesai kan baik baik ya sayang jangan langsung marah marah dulu dan ingat komitmen kita pacaran, kalau kita ada masalah, sebesar apapun itu jangan ucapkan putus"
Aurel "Iya sayang. Sekali lagi aku minta maaf ya"
Yeki "Iya gpp, aku juga minta maaf ya" sambil mencium kening Aurel
Elvano "Ehkmmm"
Aurel "Kenapa kak? iri ya sama kami"
Yeki "Makanya cari jodoh hahaha"
Aurel dan Yeki tertawa terbahak bahak.
Yeki "Eh ini udah malam aku pulang dulu ya sayang"
Aurel "Nginap aja disini, ini udah malem"
__ADS_1
Elvano "Iya ki, ini udah malam"
Yeki "Gak bisa van, rel. Kasihan Eli dirumah gak ada yang temanin"
Elvano "Yaudah deh, entar gue keluarin mobil dulu ya"
Yeki "Gak usah gue pulang naik taxi aja"
Aurel "Sama kak vano aja pls!" Ucap Aurel memohon
Yeki "Iya deh iya. Yaudah aku pulang dulu ya sayang. Selamat malam cantik" sambil mencium pipi Aurel
Aurel "Iya sayang. Malam juga" sambil tersenyum manis.
----------
Keesokan harinya~
Eli menjadi panik dengan keadaan kakak nya itu "Kakak kenapa?" sambil memegang kepala Yeki. "Ya ampun kepala kakak panas banget, ayo ke dokter kak" Ucap Eli dengan panik
Yeki "Gak usah dek, panggil aja Aurel pasti kakak sembuh"
Lalu Eli menghubungi Aurel
Eli "Halo rel, sekarang kamu datang ke rumah ya! kak yeki demam"
Aurel "Ha demam? yaudah bentar ya"
"Aduh ini semua gara aku, gara aku Yeki kena hujan. Aurel bodoh kenapa aku harus marah!" Ucap Aurel dengan kesal dalam hati
__ADS_1
Aurel "Kak vano anterin aku ke rumah Yeki, dia demam" Ucap Aurel dengan panik
Elvano "Iya dek bentar kakak keluarin mobil dulu dari garasi"
Sesampainya di rumah Yeki, Aurel langsung berlari menuju kamar Yeki. Lalu Aurel memegang kepala Yeki
"Ya ampun kepala kamu panas banget"
Yeki "Di... ngin sa.. yang" Ucap Yeki dengan menggigil
Aurel "Sayang maafin aku gara aku kamu jadi sakit gini" Ucap Aurel dengan rasa bersalah
Yeki "Udah lu.. pa in aja" sambil menggigil
Aurel "Ayo kita ke dokter!" sambil menarik tangan Yeki
Yeki "Gak mau sa... yang. Lih.. at kamu aja aku udah sem... buh"
Aurel "Yaudah kalau gak mau aku ambil air hangat dulu ya"
Eli yang tiba tiba datang "Ini rel air panasnya sama kain"
Aurel "Oke"
Aurel mengompres kepala Yeki dengan penuh perhatian lalu memberi Yeki air hangat dan menyuapi Yeki makan bubur.
Setelah itu Yeki tertidur dan Aurel juga ikutan tertidur sambil duduk dan kepala nya di ranjang Yeki.
Novel Cinta Seorang Guru kepada Muridnya sekarang udah ganti judul ya jadi Cinta Seorang Guru.
__ADS_1
Mohon like dan vote nya semua terima kasih :)