
Malam pun tiba
Sekarang papa Jo, mama Lina, Eli, Yeki, Aurel, dan Elvano sedang makan di restotan hotel. Mereka menyantap semua makanan dengan sangat lahap hingga kenyang.
Papa jo "Siap makan, kalian mau kemana?"
Eli "Gak tau pa"
Elvano "Tidur aja lah om"
Aurel "Dasar kebo kamu kak"
Papa jo "Iya rel, si vano emang kebo, dimana mana pasti dia tidur hahaha"
Mama lina "Udah malam ini kalian tidur aja ya, kan kalian udah capek selama perjalanan tadi"
Yeki "Yahh ma gak seru, Yeki masih mau jalan jalan"
Mama lina "Jangan ki, malam ini harus istirahat nanti kamu sakit"
Yeki "Yaudah deh"
Mama lina "Yaudah karena kebetulan semua makanan udah habis, semua nya kembali ke kamar masing masing"
Elvano "Oke tan"
Eli "Iya ma..."
Mereka semua kembali ke kamar mereka masing-masing.
Saat itu Elvano dan Yeki sudah terbaring di tempat tidur sambil memainkan ponsel mereka.
"Padahal gue pengen ajak Aurel ke pinggir danau, mama sih gak asik banget" Ucap Yeki dalam hati
Elvano bingung melihat Yeki yang dari tadi melamun
Elvano "Woii" Mengejutkan Yeki
Yeki "Eh ayam dua seribu" ucap Yeki latah
Elvano "Hahaha ngakak gua"
Yeki "Dasar lu bambang, terkejut gue"
__ADS_1
Elvano "Lu mikirin apa sih?"
Yeki "Gue mau ajak Aurel ke pinggir danau tapi gue takut nyokap gue marah"
Elvano "Kenapa lo gak cerita dari tadi, kalau gak gue udah bantuin lu dari tadi"
Yeki "Yaudah bantuin gue dong"
Elvano "Lo vc dulu Aurel, entar urusan nyokap lo gue yang urus"
Yeki "Oke bentar"
Saat vc
Yeki: Yang
Aurel: Apa yang
Yeki: Kita ke pinggir danau yuk
Aurel: Kan kata tante Lina harus tidur gak boleh pergi
Yeki: Tapi aku kangen sayang
Yeki: Ih ga seru, kamu tenang aja entar si Vano yang bantuin
Aurel: Yaudah deh
Yeki: Yaudah sekarang kamu keluar kamar pelan-pelan, aku tunggu kamu di lobby hotel
Aurel: Iya...iya
Yeki dan Aurel berjumpa di lobby hotel sedangkan Elvano memantau mama lina dari depan pintu kamar.
Yeki "Ayo sekarang kita buru buru ke pinggir danau"
Aurel "Iya pelan-pelan yang entar kita jatuh"
Yeki dan Aurel akhirnya sampai di pinggir pantai, mereka duduk dj bangku yang sudah di sediakan hotel.
Aurel "Yang kenapa harus sekarang sih, kan bisa besok"
Yeki "Gak bisa besok yang, besok pasti banyak pengganggu"
__ADS_1
Aurel "Emang sekarang mau ngapain?"
Yeki "Aku mau kasih kamu sesuatu, kan waktu itu aku janji mau kasih hadiah"
Aurel "Oh iya aku sampe lupa"
Yeki "Sekarang kamu tutup mata dulu"
Aurel "Oh oke"
Yeki "Jangan ngintip ya sayang"
Aurel "Iya...iya"
Yeki tiba tiba berlutut dan memberikan sebuah cincin berlian ke Aurel
Yeki "Sekarang buka mata"
Aurel terkejut dengan cincin tersebut
Yeki memasangkan cincin tersebut ke jari Aurel
Yeki "Gimana sayang bagus gak?"
Aurel "Bagus banget yang aku suka, makasih banyak ya sayang"
Yeki "Iya sama-sama sayang"
Aurel tiba-tiba memeluk Yeki
Aurel "Aku gak nyangka kamu ngasih ini ke aku"
Yeki mengecup kening Aurel
Yeki "Yaudah sayang, nanti kamu masuk angin sekarang kita balik ke kamar masing-masing"
Aurel "Oke"
Yeki dan Aurel kembali ke kamar mereka masing-masing
-----
Mohon like,comment and vote semua terima kasih:)
__ADS_1