
Lolita dan Ridwan sudah merancang rencana licik mereka. Pada saat makan malam nanti Ridwan akan memberi kejutan hadiah yang romantis buat Aurel sehingga membuat Yeki menjadi marah namun jika rencana itu tidak berhasil si ratu licik Lolita yang akan turun tangan buat merusak hubungan Yeki dan Aurel.
Tiba saatnya makan malam tiba.
Sebelum mulai makan Yeki dan Aurel duduk berdua di sofa rumah. Terdengar suara bel rumah "Ting... tong" Aurel langsung membukakan pintu yang datang ialah dokter ridwan.
Dokter Ridwan "Hai Aurel"
Aurel "Eh hai dok, Silahkan masuk"
Dokter ridwan memasuki rumah dan memberikan buket mawar merah, coklat chunky bar dan sebuah boneka imut.
"Ini buat kamu" Sambil menyerahkan hadiah hadiah romantis tersebut
"Ni orang kayaknya pengen gue tonjok" Ucap Yeki kesal dalam hati
Aurel "Wah makasih banyak dok"
Dokter Ridwan "Iya sama sama rel"
Yeki langsung keluar dari dalam rumah karena ia kesal melihat Aurel yang mau menerima hadiah tersebut.
"Aurel gak menghargai aku banget sih. Udah tahu gue gak suka sama si ridwan masih aja diterima" Ucap Yeki dalam hati
Aurel langsung mengejar Yeki keluar rumah.
__ADS_1
"Akhirnya rencana ku berhasil. Bentar lagi mereka putus hahaha" Ucap Ridwan dalam hati
Aurel "Yeki!" Teriak Aurel
Yeki hanya berjalan terus dan tak memperdulikan Aurel
Aurel tak sengaja tersandung batu hingga ia terjatuh
Aurel "Aduh, sakit banget"
Yeki sontak dan langsung melihat Aurel yang sudah terjatuh
"Aurel!" Yeki langsung berlari dan menggendong Aurel kembali masuk ke dalam rumah.
Dokter Ridwan "Eh Aurel kamu kenapa"
Dokter Ridwan langsung mengeluarkan p3k yang dia bawa dan mengobati luka di kaki Aurel.
Yeki "Aurel aku minta maaf ya gara aku kamu jadi jatuh gini"
Aurel hanya tersenyum saja
Yeki "Dok boleh tinggalkan kami berdua disini?"
Dokter Ridwan "Oh boleh silahkan" Dokter ridwan langsung pergi meninggalkan mereka berdua untuk berbicara. Tapi dokter ridwan menguping obrolan mereka dari jarak jauh.
__ADS_1
Yeki "Rel aku kecewa sama kamu. Kenapa sih harus kamu terima hadiah hadiah tadi"
Aurel "Lah emang napa"
Yeki "Kalau cowok udah ngasih hadiah romantis kayak gitu itu artinya dia suka. Jadi menurut ku kamu mau nerima dia"
Aurel "Gitu ya maaf aku gak tahu aku pikir dia hanya memberi ikhlas saja tanpa ada maksud tertentu"
Yeki "Dia suka sama kamu rel. Aku mohon jauhin dia sebelum hubungan kita rusak gara dia"
Aurel "Aku gak bisa jauhin dia. Dia itu udah berjasa baget sama ku aku mohon kamu ngerti. Lagian kamu cemburuan banget, terkadang aku capek sama sifat kamu yang terlalu cemburu"
Yeki "Aurel kamu dengerin aku. Aku cemburu karena aku benar benar cinta sama kamu dan aku nyuruh jauhin dia supaya hubungan kita tetap awet dan gak rusak" Sambil memegang pipi Aurel dengan kedua tangan nya
Aurel "Sudahlah lupakan saja. Aku bakal kembalikan hadiah hadiah tadi"
Yeki "Itu lebih baik"
Aurel memanggil ridwan dan mengembalikan seluruh hadiah hadiah itu.
Aurel "Maaf dok saya gak bisa terima hadiah hadiah ini. Aku harap dokter bisa mengerti"
Dokter Ridwan "Iya gpp"
"Sial rencana ku gagal. Tapi tenang saja kalau Lolita sudah turun tangan pasti rencana ini akan berhasil dan setelah itu aku bakal bisa dengan mudah mendapatkan Aurel" Ucap ridwan dalam hati.
__ADS_1
-----
Mohon like, comment, and vote semua terima kasih