Cinta Seorang Guru

Cinta Seorang Guru
Eps 46


__ADS_3

Dua hari berlalu.


Cuaca saat itu sedang panas sehingga Aurel ingin membeli minuman segar dan ice cream ke supermarket. Aurel pergi ke supermarket tanpa izin ke orang tua nya atau kakaknya. Saat hendak menyeberang jalan Aurel ditabrak lari mobil sehingga darah bercucuran dan membuat Aurel menjadi pingsan.


Banyak orang berkerumun dan membawa Aurel ke rumah sakit.


Yeki memiliki firasat tidak baik ke Aurel tiba tiba saja foto nya dengan Aurel terjatuh sehingga membuatnya khawatir. Ia sudah mencoba menghubungi Aurel namun tak diangkat.


Sekarang sudah jam 7 malam namun Aurel belum pulang juga sehingga membuat semua keluarganya khwatir. Tiba tiba bunyi panggilan di hp mama Meli dari Aurel.


Mama Meli langsung bergegas mengangkat


Mama Meli :Halo rel kamu dimana sekarang nak?


Ternyata yang menghubungi Mama meli adalah pihak rumah sakit.


Pihak rumah sakit : Maaf bu ini kami dari rumah sakit ***** . Aurel sekarang berada disini ia kecelakaan tabrak lari


Mama Meli terkejut mendengar itu


Mama Meli : Baik saya segera kesana


Mama Meli "Van, Pa ayo kita ke rumah sakit Aurel kecelakaan dia ditabrak lari"


Elvano dan Papa sean terkejut dan mereka langsung bergegas ke rumah sakit.

__ADS_1


Sedangkan Yeki sudah mencoba menghubungi Aurel berkali kali namun tak diangkat sehingga membuat Yeki menjadi semakin khawatir dengan keadaan Aurel.


Sekarang Aurel sedang berada di dalam UGD sedang ditangani oleh dokter.


Dokter tersebut bernama Ridwan. Dokter Ridwan berumur 23 tahun sama seperti Yeki. Ia memiliki wajah yang sangat tampan dan bertubuh six pack.


"Wanita ini sangat cantik" ucap dokter ridwan dalam hati sambil memeriksa keadaan Aurel.


Orang tua Aurel dan Elvano baru saja tiba di rumah sakit. Dokter Ridwan baru saja selesai memeriksa Aurel dan memindahkan Aurel ke ruang ICU.


Papa Sean "Bagaimana keadaan anak saya dok?"


Dokter ridwan "Keadaan anak bapak sedang kritis jadi kami akan segera membawa nya ke ruang ICU"


Mama meli tiba tiba terjatuh pingsan mendengar keadaan Aurel.


"Saya harus bisa selamatkan nyawa wanita itu. Saya gak mau dia meninggal. Sejak pertama melihatnya saya sudah jatuh cinta dengannya" Ucap dokter Ridwan dalam hati.


Keesokan harinya


Yeki mencoba menghubungi Aurel dan di angkat tapi yang mengangkat adalah Elvano karena ponsel Aurel disimpan Elvano.


Yeki : Sayang kamu kemana aja sih aku khawatir sama kamu


Elvano : Em ki ini gue Vano

__ADS_1


Yeki : Kok lo yang angkat van? Aurel mana van?


Elvano : Aurel lagi dirumah sakit dia kena tabrak lari


Yeki : Ya ampun Aurel. Jadi gimana keadaan dia sekarang?


Elvano : Dia kritis ki. Sekarang dia di ruang icu


Yeki : Hari ini gue pulang


Yeki menghentikan panggilan suara tersebut.


Yeki langsung bergegas memesan tiket pesawat dan menyusun pakaian nya dan meminta izin ke orang tuanya untuk pulang ke Medan.


"Sayang ini semua salah aku. Aku gak bisa jaga kamu dengan baik. Maafkan aku rel" Ucap Yeki dalam hati.


Aurel belum juga sadarkan diri ia masih pingsan. Ruangan tersebut sangat senyap hanya terdengar suara alat alat rumah sakit.


"Tit... tit... tit... tit... tit..."


Seluruh keluarga Aurel menjadi semakin khawatir dengan keadaan Aurel karena dia belum sadarkan diri.


-----


*Mohon Like,Comment and Vote nya semua terima kasih

__ADS_1


Salken para readers tersayang* :)


__ADS_2