
Keesokan pagi nya. Hari ini mereka sudah bisa kembali pulang ke Medan karena jalan yang terkena longsor sudah bisa di lewati kembali.
Papa Jo "Jam 9 harus sudah siap semua biar kita cepat berangkat nya"
Mama lina "Aurel sama Eli jangan telat"
Aurel "Tenang aja tan"
Eli "Ih mama ini, emang selama ini kami berdua lama ya"
Mama lina "Haha gak kok cuma ingetin doang"
Pukul 08.30 Aurel dan Yeki sudah siap berkemas dan sekarang mereka berdua duduk di lobby hotel.
Mereka tak sengaja bertemu dengan Bona yang terkocar kacir berlari dengan panik.
Yeki "Eits Bona"
Aurel "Bona jangan lari-lari gitu dong entar kamu jatuh dek"
Bona "Maaf kak, Bona buru-buru"
Yeki "Lho kok kamu panik gitu, emang ada apa Bon?"
Bona "Bapak bang, bapak bona kena serangan jantung" ucap nya panik dan langsung lari pergi meninggalkan Yeki dan Aurel.
Yeki dan Aurel pun ikut berlari menyusul Bona.
Bona "Bapak" Teriak bona
Bona "Bapak sadar pak, tolong bapak bona" Ucap bona teriak minta tolong
Pihak hotel "Bentar ya dek, kami akan bawa bapak kamu ke puskesmas terdekat" ucap pihak hotel panik
__ADS_1
Yeki "Saya ikut"
Pihak hotel "Yaudah kamu tolong bawa Bona ke puskesmas juga ya"
Yeki "Baik"
Bona "Bang, kak ayo kita ke puskesmas sekarang"
Yeki "Bentar dek, kita ke kamar kakak dulu minta kunci sama papa"
Bona hanya mengangguk
Sesampainya di kamar hotel, Yeki langsung meminta kunci mobil ke Papa Jo
Yeki "Pa pinjam kunci mobil"
Papa Jo "Buat apa ki, kan bentar lagi kita harus berangkat"
Yeki "Pa ini penting banget" Lalu Yeki menjelaskan semuanya
Eli dan Elvano yang tiba tiba menyusul "Aku ikut"
Yeki "Yaudah buruan"
Yeki,Eli,Aurel,Elvano dan Bona langsung berangkat ke puskesmas itu.
Aurel "Dek jangan takut ya, banyak berdoa biar bapak adek baik-baik aja"
Bona "Iya kak"
Eli "Bona ada abang atau kakak gak?"
Bona "Ada kak. Abang Bona udah di kasih tahu pihak hotel dan sepertinya udah ada di puskesmas"
__ADS_1
Bona memiliki abang laki laki bernama Beny yang usianya sama dengan Aurel dan Eli.
Elvano "Kalau mama adek mana?"
Bona "Mama udah meninggal bang"
Elvano "Maaf bon abang gak bermaksud"
Bona "Iya gpp kok"
Seketika Yeki dan Aurel berpandangan mereka merasa kasihan dengan Bona yang sudah kehilangan mama nya dan papa nya yang lagi sakit.
"Aku gak tega lihat anak ini, aku juga pernah merasakan kehilangan orang yang berarti dalam hidup ku" ucap Aurel dalam hati
Akhirnya mereka sampai di puskesmas
Bona langsung berlari menemui bapaknya, dan Yeki,Aurel,Elvano,Eli langsung ikut berlari menyusul.
Terlihat abang Bona yaitu Beny sedang menangis terharu haru membuat Bona semakin panik.
Bona "Kok abang nangis, gimana keadaan bapak?
Beny "Bapak bon"
Bona "Bapak kenapa bang?" Ucap Bona semakin panik
Beny "Bapak udah meninggal dek" ucap beny menangis
Mendengar itu membuat Bona menangis sejadi jadinya.
Yeki,Elvano,Eli dan Aurel terkejut mendengar itu dan membuat mereka prihatin.
-----
__ADS_1
*Gabung ke grub dong biar rame walaupun sekarang masih sepi hehe.
Mohon like,comment, and vote semua terima kasih* :)