
Yeki pulang ke rumah nya dengan perasaan yang sangat bahagia. Sampai ke kamarnya dia langsung melemparkan dirinya sendiri ke tempat tidur nya yang empuk.
"Orang tua Aurel sekarang sudah setuju tinggal mama papa deh semoga mereka setuju" Ucap Yeki pelan.
Sedangkan Aurel sedang sendiri di kamar nya ia sedang memikirkan masa depan nya.
"Apa aku harus menikah dulu dengan Yeki terus kuliah atau selesai kuliah baru menikah hemm bingung sekali aku" Ucap Aurel dalam hati. Aurel memikirkan itu hingga ia tertidur.
Keesokan hari nya~
Aurel perlahan lahan membuka mata nya tampak lah seorang pria yang sedang membangunkan nya
"Pagi sayang" Ucap pria tersebut
Pria tersebut ialah Yeki
Aurel terkejut dengan kedatangan Yeki tiba tiba "Sayang kamu ngapain disini?"
Yeki "Yah nemuin kamu lah sayang, tenang aja pintu nya aku buka kok hehe"
Aurel menggeleng kan kepalanya.
Yeki "Sayang sekarang kamu bangun, terus kita olahraga pagi"
Aurel "Lain kali aja, aku masih ngantuk" Aurel menutup mata nya dan menutup seluruh tubuh nya dengan selimut.
Yeki langsung menggendong Aurel
Aurel "Sayang lepasin"
Yeki "Harus mau dulu baru aku turunin!" Paksa Yeki
Aurel "Iya iya aku mau, keluar dulu aku mau sikat gigi dulu" Sambil menurunkan Aurel
Yeki "Oke awas aja kalau kamu tidur!"
__ADS_1
Aurel "Iya sayang"
Yeki turun ke bawah dan duduk di sofa bersama Elvano
Elvano "Mana si Aurel ki?"
Yeki "Masih sikat gigi, kita tunggu sebentar lagi"
Elvano "Oh oke"
15 menit kemudian
Aurel "Pagi semua" Sambil menuruni anak tangga
Elvano "Dek kamu sarapan dulu sana habis itu kita olahraga"
Aurel duduk di meja makan lalu memakan roti dan meminum susu.
Selesai menyantap roti dan susu mereka bertiga jogging mengelilingi taman.
Baru setengah taman yang di kelilingi namun kaki Aurel sudah pegal pegal.
Elvano "Yah dek tanggung setengah lagi" Ucap Elvano sambil berlari di tempat.
Yeki "Udah lo lanjut aja van, gue jagain Aurel disini. Ntar lo kesini lagi"
Elvano "Yaudah deh" Elvano melanjutkan jogging nya mengelilingi setengah taman lagi.
Yeki "Sayang bentar aku beli air dulu ya"
Aurel "Aku ikut, nanti ada preman lagi aku takut"
Yeki "Tapi kan kaki kamu pegal sayang"
Aurel "Aku paksain aja jalan sayang, aku takut kejadian waktu itu terulang lagi"
__ADS_1
Yeki "Jangan sayang mending kamu aku gendong belakang aja"
Aurel "Gak usah sayang, kamu pasti capek habis jogging"
Yeki "Aku gak capek kok. Ayo naik"
Yeki menggendong belakang Aurel saat membeli air dan memberi air tersebut ke Aurel "Nih minum" sambil menurunkan Aurel
Aurel "Makasih ya" Sambil meminum air putih itu.
Yeki "Sayang kita kembali ke bangku tadi sekarang, itu Elvano udah nunggu. Ayo naik lagi!"
Sesampainya di bangku taman tadi
Yeki "Ayo kita langsung pulang aja van, kasian Aurel kaki nya pegal pegal"
Elvano "Sini gue aja yang gendong Aurel"
Yeki "Udah van gue aja"
Elvano "Yaudah kalau lo capek kita gantian aja"
Yeki menggendong Aurel hingga sampai dirumah
Aurel "Makasih sayang udah gendong aku"
Yeki "Iya sama sama"
Elvano "Gue mandi dulu ya" Elvano meninggalkan mereka berdua.
Yeki "Sini aku pijat kaki kamu biar ga pegal lagi"
Aurel "Gak usah sayang, aku udah terlalu merepotkan mu"
Yeki "Aku senang kalau kamu repotin, udah sini kaki kamu" sambil memijat kaki Aurel.
__ADS_1
Aurel sangat beruntung memiliki pacar yang sangat perhatian dengan nya.
Mohon like dan vote nya readers thank you :)