
Tiba pukul jam 7 malam,
Yeki pun menjemput Aurel dengan mobil mewah nya.
Terdengar bunyi klakson mobil yang menandakan Yeki telah didepan rumah
"Tint... tint... tint"
Aurel menemui Bi Lia untuk menanyakan penampilan nya "Bi lia , gimana penampilan Aurel?"
Bi lia "Cantik banget non"
Aurel "Serius bi?"
Bi lia "Iya non , emang non mau kemana?" tanya bi lia
Aurel "Dinner bi hehe" jawab Aurel
Bi lia "Jangan malam banget pulang ya non"
Aurel "Sip , Aurel pergi dulu ya bi permisi"
Aurel keluar dari rumah dan Yeki terkagum melihat kecantikan Aurel.
Yeki "Sayang?"
Aurel "Ya?"
Yeki "Kamu cantik banget malam ini" Yeki sangat terkagum karena Aurel sangat cantik
Aurel "Jadi selama ini jelek?"
Yeki "Bukan gitu sayang jangan salah paham dulu"
Aurel "Iya deh, aku cuma bercanda"
Yeki "Iya deh, udah ayo pergi"
Yeki membuka kan pintu mobil untuk Aurel "Silahkan masuk cantik"
Aurel "Hehe iya"
Setelah berada di dalam mobil Yeki gugup untuk memulai berbicara dengan Aurel, Yeki pun memberanikan diri untuk berbicara dengan Aurel
Yeki "Aurel?"
Aurel "Ya?"
__ADS_1
Yeki "Kamu emang serius mau nerima aku kan?"
Aurel "Serius lah, walau Aurel takut ketahuan"
Yeki "Tenang aja sayang"
Aurel hanya tersenyum
Tiba tiba Revan menghubungi Aurel
Aurel menolak panggilan suara dari Revan karena ingin menjaga perasaan Yeki.
Yeki "Sayang siapa itu?" Tanya Yeki
Aurel "Revan" jawab Aurel
Yeki "Kenapa ga diangkat?" Tanya Yeki lagi
Aurel "Aku mau menjaga perasaan kamu, tadi aja kamu cemburu kan" jawab Aurel
Yeki "Makasih yaa"
Aurel hanya tersenyum saja
Akhirnya Yeki dan Aurel sampai di tempat tujuan, Yeki mengajak Aurel ke restoran bintang 5 dengan pemandangan laut yang sangat indah
Yeki "Iya sayang"
Aurel "Aku gak nyangka kamu bawa aku kesini"
Yeki "Silahkan duduk cantik" sambil menggeser kursi untuk Aurel
Aurel tersenyum saja
Yeki memanggil pelayan dan memesan menu paling mahal di restoran tersebut
Selagi masih menunggu pesanan datang
Yeki naik ke atas panggung yang ada di restoran tersebut dan menyanyikan lagu cinta untuk Aurel (Yeki emang bucin hehe)
Yeki saat diatas panggung "Saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk wanita spesial yang datang bersama sama malam ini" sambil menunjuk Aurel
Aurel tersenyum dan malu karena ia di lihatin banyak orang
Yeki pun mulai bernyanyi
*Kamu adalah bukti
__ADS_1
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat kubernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Dari baiknya Tuhan padaku
Waktu tak mengusaikan cantikmu
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu*
Pada malam itu Aurel tak menyangka guru matematika nya itu sangat romantis dan pandai bernyanyi
Lagu pun selesai, banyak orang yang menepuk tangan karena suara Yeki sangat merdu
Yeki "Terima kasih semua buat tepuk tangan nya"
Yeki kembali ke tempat duduk nya
"Bagaimana suara nya jelek ga?"
Aurel "Gak kok, malah bagus banget"
"Aurel ga nyangka seorang guru matematika jago nyanyi hehe"
Yeki "Hehehe"
Seluruh makanan sudah ada di meja
mereka berdua pun mulai memakan makanan mereka.
Aurel "Sa... yang?
Yeki "Apa sayang?"
Aurel "Minuman nya kok hanya 1?"
Yeki "Oh iya aku lupa bilang sama kamu, aku sengaja cuma pesan 1 minuman saja"
"Satu bagi dua biar romantis gitu sayang"
Aurel "Yaudah deh" sambil tersenyum manis
__ADS_1