Cinta Seorang Guru

Cinta Seorang Guru
Eps 47


__ADS_3

Jam 11 malam akhirnya Yeki sampai di Medan. Dari bandara ia langsung ke rumah sakit tanpa istirahat terlebih dahulu.


Yeki pun tiba di rumah sakit namun ia tak bisa masuk karena sudah malam dan menggangu pasien yang lain.


Keesokan harinya Yeki sudah bisa masuk ke ruangan ICU untuk menemui Aurel. Yeki meneteskan air mata nya melihat keadaan Aurel yang sedang lemah.


Tes...


"Maafkan aku rel gak bisa jagain kamu. Aku gak tega lihat kamu terbaring lemah kayak gini" Ucap Yeki dalam hati


Elvano menepuk punggung Yeki


"Sabar ya ki. Kita doain aja supaya Aurel cepat sadar"


Yeki hanya tersenyum sebentar.


Keesokan harinya dokter Ridwan sedang memeriksa keadaan Aurel. Keadaan Aurel sudah mulai membaik namun belum juga sadarkan diri.


Dokter ridwan "Keadaan Aurel sudah mulai membaik namun saya heran kenapa dia belum sadarkan diri juga"


Yeki "Saya minta tolong dok. Dokter sembuhkan Aurel"


Dokter ridwan "Saya gak bisa sembuhkan siapa pun, hanya Tuhan yang bisa menyembuhkan. Saya cuma menjalankan saja. Tapi saya akan berusaha membantu kesembuhan Aurel dan kita semua berdoa saja"


Elvano "Iya dok"


Dokter ridwan "Oh iya Aurel sudah bisa dipindahkan di ruang inap"


Yeki "Oke dok"

__ADS_1


Hingga esok hari pun Aurel belum juga sadarkan diri.


Yeki sedang menjaga Aurel sendirian. Elvano dan kedua orang tua nya pulang ke rumah untuk beristirahat.


Yeki "Sayang kamu cepat sadar ya" Ucap Yeki pelan sambil mengelus kepala Aurel dengan hati hati.


Tiba tiba dokter Ridwan datang untuk memeriksa keadaan Aurel.


"Sebentar ya saya periksa Aurel dulu. Kalau boleh tahu kamu siapa nya Aurel ya?"


Yeki "Saya pacarnya dok"


Dokter Ridwan terdiam dan menghembuskan nafas nya pelan "Kenapa sih kamu harus punya pacar" Ucap dokter ridwan kesal dalam hati


Yeki "Dok kenapa diam?"


Dokter ridwan "Eh maaf" Dokter ridwan mulai memeriksa keadaan Aurel


Yeki hanya mengangguk


Dokter ridwan langsung meninggalkan Aurel dan Yeki berdua.


Di ruangan dokter ridwan


Dokter ridwan "Dia emang sudah punya pacar namun belum tentu mereka bisa menikah, jadi aku masih memiliki kesempatan. Aku bakal dapatin kamu rel bagaimana pun caranya akan ku lakukan untuk dapatkan kamu" Ucap dokter ridwan dalam hati.


Karena kelelahan menjaga Aurel, Yeki tertidur di sebelah Aurel.


Beberapa jam kemudian terdengar suara memanggil nama Yeki dengan pelan

__ADS_1


"Yeki... yeki... sayang"


Yeki pun terbangun karena mendengar suara pelan itu.


Yeki "Aurel kamu sudah sadar sayang" Ucap Yeki sambil tersenyum


Aurel "Yeki... Yeki"


Yeki "Ini aku sayang"


Aurel memegang tangan Yeki dan tersenyum manis sambil menahan rasa sakit di tubuhnya.


Aurel "Aku kenapa bisa disini?" Ucap Aurel lemah


Yeki "Kamu kecelakaan sayang. Kamu ditabrak lari" sambil mengelus tangan Aurel


Aurel "Oh iya aku baru ingat. Kamu juga kenapa disini bukannya kamu masih di Jakarta?" Ucap Aurel lemah dan pelan


Yeki "Aku langsung balik kesini setelah mendengar kabar kalau kamu kecelakaan"


Yeki "Aurel aku minta maaf ya ini semua salah ku. aku ga bisa jagain kamu dengan benar"


Aurel "Ini bukan salah kamu kok sayang, emang sudah nasib ku yang tertabrak lari"


Yeki "Yaudah kamu istirahat dulu ya aku mau ngabari keluarga kamu dulu"


Aurel pun memejamkan matanya dan mulai beristirahat.


-----

__ADS_1


Mohon like,comment, and vote nya semua terima kasih :)


__ADS_2