
Keesokan harinya Elvano memutuskan ke rumah Yeki untuk meminta penjelasan.
Elvano mengetok pintu tok... tok...
dengan segera Yeki membukakan pintu
Yeki "Eh van ngapain lo disini?"
Elvano "Gue mau nanya masalah lo sama si Aurel"
Yeki "Yaudah masuk dulu van"
Elvano "Kasihan si Aurel dari tadi malam nangis terus"
Yeki "Jadi ga tega gue van. Semua nya salah paham"
Elvano "Coba deh lo ceritain semua biar gue ngerti yang sebenarnya"
Yeki menceritakan semua yang terjadi.
Elvano "Oh gitu ceritanya. Sekarang lo temui si Aurel. Kita bareng aja ke rumah gue"
Sesampainya di rumah Elvano mengetuk pintu kamar Aurel tok... tok.. "dek?"
Aurel "Apa kak?" Ucap Aurel dengan nada sedih
Elvano "Turun bentar ada mau jumpa sama kamu?"
Aurel "Siapa kak?" sambil membuka kan pintu kamar
__ADS_1
Elvano "Udah liat aja nanti"
Aurel turun ke bawah sedangkan Elvano melihat mereka dari kejauhan.
Aurel langsung pergi setelah melihat keberadaan Yeki. Yeki menarik tangan Aurel
"Aurel aku mau bicara sama kamu sayang!"
Aurel "Lepas!, keluar kamu dari sini!" ucap Aurel sambil menangis
Yeki "Aurel tunggu kamu salah paham, kamu jangan gini dong kalau kita punya masalah harus di selesaikan jangan langsung marah gini sayang"
Aurel "Gak ada yang perlu di selesaikan lagi." Sambil mendorong Yeki keluar rumah
Yeki "Aurel aku ga bakal pulang sampai kamu mau maafin aku!"
Sedangkan Elvano tak tahu lagi harus berbuat apa karena dia tahu kalau cewek sudah salah paham susah di jelasin nya.
Yeki menunggu Aurel di halaman rumah hingga malam hari namun Aurel tidak keluar rumah juga. Saat itu cuaca sedang mendung dan beberapa menit kemudian turun hujan yang lebat, Namun Yeki belum juga pulang ia tetap menunggu Aurel di halaman rumahnya hingga basah kuyup dan kedinginan.
"Aku harus kuat!" Ucap Yeki dalam hati
Aurel sedang melihat rintikan hujan yang sedang turun dari balkon rumah. Ia tak sengaja melihat Yeki yang sudah basah kuyup ia berfikir kalau Yeki sudah pulang dari tadi.
"Ya ampun dia masih disini, aku fikir ucapan nya tadi hanya bohongan . Jujur aku gak tega lihat kamu kayak gini tapi kamu jahat sama aku" Ucap Aurel pelan sambil melihat Yeki dari atas balkon..
Elvano tiba tiba datang "Dek kamu bawa si Yeki kedalam kasihan dia. Kamu itu cuma salah paham. Yeki itu gak salah si Lolita aja yang tiba tiba meluk dia. Dia udah berusaha usir tapi Lolita nya emang kegenitan" Ucap Elvano dengan sungguh sungguh
Aurel "Aurel udah jahat banget sama dia. Bentar Aurel nemuin dia dulu"
__ADS_1
Aurel langsung berlari menemui Yeki yang sedang kedinginan dan basah kuyup.
Aurel "Sayang" Ucap Aurel sambil memayungi Yeki
Yeki "Aurel kamu udah gak marah lagi sama aku kan"
Aurel "Kita masuk aja dulu"
Aurel dan Yeki masuk ke dalam rumah
Aurel "Kamu duduk disini dulu aku mau ambil handuk sama susu hangat"
Yeki "Iya sayang"
Beberapa menit kemudian
Aurel "Ini handuk sama susu hangat nya" sambil memberi handuk nya ke Yeki
Yeki "Makasih ya" sambil mengambil handuk nya
Aurel hanya tersenyum aja
Elvano "Eh ki ni ambil baju gue, semoga aja muat ya" sambil memberikan baju itu ke Yeki
Yeki "Makasih banyak van"
Elvano "Iya ki"
Mohon like, vote nya semua terima kasih :)
__ADS_1