
Aurel mengetuk pintu rumah Yeki "Tok...tok...tok"
Yeki membukakan pintu tersebut
Yeki "Ngapain?" Ucap Yeki ketus
Aurel "Kamu kenapa kok gitu sih sama aku"
Yeki "Aku kecewa sama kamu rel. Kamu bukan kayak Aurel yang ku kenal dulu, sekarang kamu udah nakal, egois dan gak bisa menjaga perasaan aku!"
Aurel "Iya aku tahu. Aku minta maaf sama kamu aku janji akan berubah. Aku selama ini salah, sifat ku udah keterlaluan"
Yeki "Iya rel aku udah maafin kamu"
Aurel "Dan aku janji bakal menjaga perasaan kamu dan akan menjauhi teman teman ku"
Yeki "Kamu gak perlu jauhi mereka. Aku tahu kamu gak punya teman perempuan di sekolah, aku tahu mereka membenci kamu karena kamu terlalu dekat dengan aku sampai mereka bilang kamu suka cari perhatian dengan ku, bahkan sahabat mu sendiri Helena berkhianat dengan kamu. Aku tahu kamu sering sedih karena mereka tapi kamu selalu terlihat kuat di depan aku"
Yeki tahu teman teman Aurel membenci Aurel karena mereka berfikir kalau Aurel suka cari perhatian dengan Yeki. Rata rata siswi di sekolah tersebut menyukai Yeki karena ketampanan nya tapi mereka iri dengan Aurel yang mendapatkan perhatian lebih dari Yeki hingga mereka menjauhi Aurel dan suka menghibahkan kan Aurel.
Aurel "Kamu tahu itu dari mana, padahal aku gak pernah cerita sama kamu"
Yeki "Sayang walaupun kamu gak pernah cerita sama aku tapi aku selalu cari tahu tentang kamu "
Aurel "Maafkan aku gak pernah terbuka sama kamu"
Yeki "Iya gpp sayang" sambil mengelus kepala Aurel
Aurel "Aku janji bakal merubah teman teman ku menjadi orang yang baik dan gak nakal lagi"
Yeki "Nah gitu dong itu baru betul"
__ADS_1
Aurel "Iya sayang. Aku menyesal udah marah sama kamu cuma karena kurangi nilai aku padahal aku tahu kalau kamu itu guru"
Yeki "Udah lupain aja lagian aku gak jadi kok kurangi nilai kalian"
Aurel "Wah makasih sayang" sambil memeluk Yeki
Yeki "Iya sama sama tapi jangan di ulangi lagi ya" membalas pelukan Aurel
Aurel "Siap"
Keesokan harinya di sekolah
Aurel,Davin,Devan,Leo dan Aldo sedang berada di kantin sambil makan gorengan.
Davin "Eh mulai sekarang kita harus disiplin gue gak mau lagi masuk ruangan kepsek"
Aurel "Aku setuju dan mulai sekarang aku mau kita belajar bareng"
Devan "Boleh juga tuh. Gue sekarang mau tobat"
Aurel "Jadi mau gak belajar bareng nya?"
Aldo "Aku sih mau aja kalian gimana?"
Leo dan Devan "Oke"
Davin "Di rumah siapa?"
Yeki yang tiba tiba menyaut "Di rumah bapak aja"
Yeki sudah mengamati mereka berlima dari jarak jauh dan mendengar semua percakapan mereka.
__ADS_1
Leo "Ealah pak muncul aja tiba tiba, terkejut aku tuh pak"
Aurel "Iya nih buat terkejut aja"
Yeki "Maaf hehe. Kalian serius kan mau belajar bareng?"
Davin "Iya pak kita serius"
Aldo "Kami takut turun kelas pak sekarang kami mau serius belajar"
Yeki "Nah bagus itu. Saya mau bantu ajarin kalian, kalian datang aja kerumah saya 2x seminggu"
Leo "Bapak serius kan?"
Yeki "Iya Leo saya serius"
Aldo "Bayar gak nih pak?"
Yeki "Tenang aja gratis kok"
Devan "Makasih banyak ya pak"
Yeki "Kita buat grup whatsapp ya untuk kita berenam. Jadi kalau ada pelajaran yang tidak kalian mengerti bisa tanya saya"
Davin "Oke pak makasih banyak. Jadi kapan kami mulai belajar?"
Yeki "Nanti sore jam 4 ya. Nanti saya share lok alamat rumah saya"
Davin "Oke pak"
Sekarang Yeki tak marah lagi jika Aurel berteman dengan Leo,Aldo,Devan dan Davin. Yeki sengaja mendekatkan diri dengan sahabat sahabat Aurel agar ia bisa menilai mana orang yang baik atau berpura pura baik dengan Aurel. Yeki takut jika Aurel salah berteman lagi dan membuat Aurel sakit hati seperti Aurel dihianati Helena yang menceritakan Aurel dibelakangnya.
__ADS_1
-----
Mohon like,comment, and vote semua terima kasih.