
Keesokan harinya seperti biasa Yeki yang mengantar Aurel ke sekolah.
Sesampainya di sekolah Aurel di sambut oleh Davin, Devan, Leo dan Aldo
Devan "Cie yang selalu di antar jemput pak yeki"
Leo "Cie... cie"
Aldo dan Davin hanya terkikik melihat Davin dan Leo.
Aurel "Apasih kalian"
Yeki "Udah kalian masuk kelas sana"
Leo "Gak ah pak kita mau ke kantin. Ayo rel"
Aurel "Bentar aku taruh tas dulu di kelas"
Aurel dan teman laki lakinya berkumpul di kantin sambil makan gorengan.
Devan "Eh kalian udah siap pr belom?
Aurel "Udah dong"
Leo "Ya udah lah"
Davin "Emang ada pr?"
Aurel "Lah dia gak tahu ternyata"
Davin "Bagi dong jawaban kalian biar gue yang traktir"
Leo "Nih gue kasih tapi ingat traktir gue"
Davin "Gak deh punya kamu aja rel" Davin sengaja menolak jawaban Leo karena dia tahu Leo gak pernah serius kalau belajar.
Leo "Yaudah kalau gak mau"
Aurel "Yaudah ini" Sambil menyerahkan buku pr nya
Davin "Makasih rel" Davin langsung mengerjakan pr itu dengan buru buru sedangkan yang lain mengobrol ngobrol.
__ADS_1
Devan "Eh rel aku mau nanya"
Aurel "Nanya apa?"
Devan "Kamu kenapa dekat banget sama pak Yeki?"
Leo "Iya rel kayak ada hubungan spesial gitu"
Aurel "Gak ah kita sebatas sahabat aja"
Leo "Kok gue gak yakin gitu ya"
Aurel "Emang iya kok kita sahabat makanya pak yeki antar jemput aku" Ucap Aure ngeles
Aldo "Ih sampai merah mukanya. Udah jangan dibahas lagi"
Leo "Eh mabar yo"
Aldo "Skuy"
Davin "Tungguin gue napa"
Aurel "Nunggu kamu yang ada udah bel"
Aldo "Yaudah deh"
Leo "Iyaiya"
Davin "Nah gitu dong kan setia kawan"
Beberapa menit kemudian bel berbunyi
Aurel "Eh vin udah siap belom?"
Davin "Bentar 1 soal lagi. Tungguin gue dong"
Leo "Yaudah kita tungguin lo cepat kerjain"
Yeki tak sengaja melihat Aurel,Leo,Davin,Devan dan Aldo masih ada di kantin.
Yeki "Eh kalian kenapa masih ada di sini"
__ADS_1
Leo "Maaf pak kita masih nungguin Davin kerjain pr"
Davin seketika menginjak kaki Leo
Leo "Eh sorry gue keceplosan" sambil menutup mulutnya
Yeki "Kamu nyontek punya siapa vin biar saya kurangi nilai kalian berdua"
Davin "Punya..."
Aurel "Punya saya pak"
Yeki "Saya kurangi nilai kalian berdua. Sekarang masuk kelas!"
Aurel langsung masuk ke kelas karena kesal nilai nya dikurangi
"Yeki gimana sih nilai pacarnya sendiri di kurangi. Fix hari ini ngambek"
Yeki "Yaudah kalian masuk"
Leo, Aldo, Davin dan Devan masuk ke kelas meninggalkan Yeki sendiri.
Yeki "Yeki bodoh banget sih lo. Kenapa coba gue harus bilang kurangi nilai tuh kan jadi ngambek" Ucap Yeki dalam hati.
Tiba saatnya jam istirahat Aurel dan Yeki bertemu di halaman belakang sekolah.
Aurel hanya diam aja karena dia lagi ngambek.
Yeki "Kok diam aja sih, kamu marah yah karena aku kurangi nilai kamu?"
Aurel "Hem ya"
Yeki "Tapi kan sayang kamu ngasih jawaban ke Davin itu kan gak boleh"
Aurel "Udah lah terserah kamu. Aku mau mabar sama teman teman bye"
Yeki "Yah kan ngambek"
"Susah ya jadi cowok, selalu salah. Enak ya jadi cewek selalu benar gak pernah salah hadeh" Ucap Yeki dalam hati.
-----
__ADS_1
Mohon like,comment, and vote semua terima kasih :)