Cinta Seorang Guru

Cinta Seorang Guru
Eps 24


__ADS_3

Saat diatas motor, tak satu kata pun Yeki berbicara ia hanya diam dan fokus mengendarai motornya. Sedangkan Aurel hanya diam dan heran melihat sikap Yeki.


Sesampainya di sekolah datanglah seorang pria menggunakan motor besar, menggunakan jaket hitam, helm hitam dan kaca mata hitam pria tersebut ialah Davin.


Serentak siswi siswi langsung melirik Davin dari kejauhan, siswi siswi tersebut tak berani menemui Davin karena ada Yeki disana yang baru saja sampai disekolah.


"Sok kecakepan banget nih anak, dulu gue juga kayak lo tau!" Ucap Yeki kesal dalam hati


Davin "Hai Aurel , selamat pagi!" Sapa Davin dengan senyuman manis


Aurel "Hai, pagi juga vin" Sapa balik


Terlihat wajah Yeki semakin kesal dan langsung meninggalkan mereka berdua.


"Aurel gimana sih, udah tau gue kesel tetap aja!" Ucap Yeki pelan sambil menggerutu


"Kenapa lagi sih dia" Ucap Aurel dalam hati


Davin "Eh Rel ayo ke kelas sebentar lagi bel bunyi tuh" Ajak Davin


Aurel "Iya vin."


Di dalam kelas~


Davin heran melihat tingkah Yeki dan Aurel kenapa mereka bisa kompak banget tak seperti guru dan murid bahkan seperti seorang pasangan. Lalu davin menanyakan hal tersebut kepada Aurel.

__ADS_1


Davin "Aurel aku mau nanya sesuatu tapi jangan marah ya"


Aurel "Oke, nanya apa?" Tanya Aurel


Davin "Kamu ada hubungan sama pak Yeki kok kayaknya kompak banget ga kayak murid dan guru gitu" Tanya Davin dengan serius


Aurel bingung harus jawab apa tak mungkin ia mengatakan kalau dia berpacaran dengan gurunya sendiri


Davin "Jawab dong rel kenapa diam?"


Aurel "Kami bersahabatan, makanya kompak gitu hehe" Aurel berusaha menutupinya


Davin "Yakin?" Tanya Davin tak percaya


Aurel "Yakin lah hehe"


"Bagaimana dengan buku yang kemarin kamu pinjam?" Tanya Aurel untuk mengalihkan perhatian


Aurel kemarin meminjamkan salah satu buku favorit nya dengan Davin, ia mengalihkan perhatian Davin dengan buku tersebut.


Davin "Oh bagus kok rel, aku sudah selesai membaca nya, ini bukunya" Sambil menyerahkan buku tersebut


Aurel "Eh iya"


Saatnya jam pulang sekolah

__ADS_1


Seperti biasa Aurel bersama dengan Yeki


Davin menawarkan Aurel lagi untuk pulang bersama "Aurel ayo bareng, kemarin kamu nolak aku sekarang mau yah pls" Bujuk Davin


Aurel "Lain kali aja ya, aku harus pulang bareng pak Yeki"


Davin "Kenapa gitu?" Tanya Davin Heran


Yeki langsung memotong obrolan mereka "Mama Aurel nitipin dia sama saya, jadi saya harus antar jemput Aurel" Ucap Yeki berbohong


Davin "Oh gitu, Yaudah deh kalau ada waktu kita jalan bareng ya rel" Ajak Davin


Aurel hanya mengangguk sedangkan Yeki semakin kesal dengan Davin yang terus SKSD dengan pacarnya.


Saat diatas motor Yeki hanyalah diam saja tak mengucap satu kata pun,Karena Aurel agak risih Aurel memutuskan untuk mulai membuka obrolan "Sayang aku ke rumah kamu ya"


Yeki "Ngapain?" Tanya Yeki cuek


Aurel "Aku bosen di rumah boleh ya"


Yeki "Iya, Tapi kamu ganti baju dulu"


Aurel "Oke"


Setelah tiba di rumah Aurel, Aurel langsung meng-ganti pakaian nya dan lanjut ke rumah Yeki.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Yeki, Yeki tak seperti biasanya , ia langsung masuk tanpa menyuruh Aurel masuk terlebih dulu seperti biasanya.


Aurel "Dia kenapa sih aku capek gini terus huaa" Ucap Aurel dalam hati


__ADS_2