
Saat itu perjalanan menggunakan mobil tak bisa dilanjutkan dulu, karena harus menyeberang dengan kapal fery. Akhirnya mereka sampai di pelabuhan, kapal fery tersebut akan sampai dalam waktu 1 jam lagi. Selagi menunggu kapal fery tiba, Papa jo, mama Meli, Eli dan Elvano pergi ke toilet dan duduk di sebuah warung sedangkan Yeki dan Aurel lagi berduaan di mobil.
Yeki "Sayang masih sakit gak kepala nya?"
Aurel "Gak sayang, kepala nya udah enakan"
Yeki "Oh bagus deh"
Aurel "Makasih ya sayang udah pijitin kepala aku tadi"
Yeki "Iya sama sama sayang"
Aurel "Aku seneng deh, bisa memiliki laki laki sebaik kamu" sambil tersenyum
Yeki "Hehe, ayo keluar yang pengap juga di sini"
Aurel "Yaudah ayo"
Yeki dan Aurel keluar dari mobil
Aurel "Yang enak banget disini sejuk"
Yeki "Iya sayang, angin nya enak"
Aurel "Ayo ke pinggir danau itu yang" sambil menunjuk pinggiran danau
Yeki mengangguk dan mereka pergi ke tepi danau tersebut
Aurel "Sayang udara disini lebih sejuk lagi"
Yeki "Iya yang. Eh lihat itu ada pelangi" Sambil menunjuk pelangi tersebut
__ADS_1
Aurel "Wah pelangi nya cantik banget"
Yeki "Ayo foto sayang"
Aurel dan Yeki berfoto di pelangi tersebut
Aurel "Sayang foto nya bagus banget ya"
Yeki "Iya sayang"
Tiba tiba ada 5 orang menemui Yeki. 2 orang laki laki dan 3 perempuan, 3 perempuan tersebut adalah fans berat Yeki dan 2 laki laki tersebut hanya sekedar mengkagumi Yeki.
Fans 1 "Kak boleh minta foto gak?"
Fans 2 "Boleh yah kak"
Yeki "Yaudah boleh"
Fans 3 "Kak boleh peluk aku gak?"
Mata Aurel menjadi melotot memandang wanita tersebut, ia sangat tak suka dengan fans Yeki yang selalu mencari perhatian dengan Yeki.
Aurel "Maaf ya mbak, Tapi kami berdua lagi buru buru, permisi"
Aurel menarik tangan Yeki pergi jauh dari 3 perempuan tersebut
Yeki "Loh yang kamu kenapa, cemburu ya?"
Aurel "Eh ngak, siapa lagi yang cemburu"
Yeki "Ngaku aja sayang, gak mungkin kamu bilang gitu kalau kamu gak cemburu"
__ADS_1
Aurel "Iya aku ngaku, aku cemburu. Aku gak suka lihat mereka terlau cari perhatian dengan kamu, apalagi cewe yang minta peluk tadi pengen aku tarik rambutnya" Ucap Aurel kesal
Yeki "Cie yang cemburu"
Aurel "Ih, au ah"
Yeki "Eh jangan ngambek, sini aku peluk biar ga ngambek lagi"
Yeki pun memeluk Aurel. Aurel selalu merasa nyaman jika Yeki memeluk nya, namun terkadang ia juga malu kalau di lihat orang lain.
Yeki "Masih marah?"
Aurel "Gak lagi"
Yeki "Bagus deh"
Tiba tiba terdengar bunyi kapal fery yang datang ke pelabuhan tersebut
Yeki "Sayang kapal nya udah datang ayo ke mobil"
Aurel "Oke"
Akhirnya kapal tersebut tiba di pelabuhan
dan sekarang mereka berenam sudah berada di mobil, mobil pun memasuki kapal tersebut dan memarkirkan mobil tersebut di barisan tengah.
Selagi menunggu kapal fery tersebut sampai di pelabuhan, mereka berenam keluar dari mobil dan pergi ke atas kapal untuk memcari udara segar.
-----
*Para readers maaf ya author lagi sibuk banget, jadi susah mau up dan makasih banyak buat yang selalu menunggu novel ini up.
__ADS_1
Mohon like,comment, and vote semua terima kasih* :)