
Saat jam istirahat Aurel duduk sendiri di kursinya, ia senyum senyum sendiri dan berkata dalam hati "Senang banget dengan kejadian tadi, jadi ga sabar nunggu pak Yeki masuk kelas, lama banget sih istirahat" sambil tersenyum sendiri.
Beberapa menit kemudian waktu istirahat pun selesai, saat selesai istirahat Yeki masuk ke kelas Aurel dan Yeki gugup masuk kesana karena malu sama Aurel.
Setelah masuk kelas Yeki menyapa para siswa "Selamat siang semuanya" sambil tersenyum
Para siswa "Siang pak"
Yeki pun memulai pelajaran, dan menulis di papan tulis selesai menulis ia menjelaskannya dan selesai menjelaskan ia bertanya "Ada yang mau bertanya?" Ia berharap Aurel bertanya kepada nya tapi tidak mungkin karena Aurel tidak suka matematika
Dan tak di sangka sangka Aurel bertanya kepada Yeki , Sebenarnya Aurel bertanya karena cuma mau bicara sama Yeki bukan karena tidak mengerti atau ada yang tidak ia tau "Pak, Aurel mau bertanya?"
Yeki dalam hati "Gak nyangka Aurel bertanya sama ku tentang pelajaran dia sengaja bertanya atau emg gak ngerti ya, semoga sengaja deh"
"Oh iya rel, kamu mau nanya apa?" sambil tersenyum
Aurel "Saya belum ngerti yang bapak ajarin, boleh ajarin sekali lagi pak" sambil tersenyum
Yeki "Oh boleh"
Dan Yeki pun menjelaskannya sekali lagi
setelah itu "Apa kamu sudah mengerti cara mengerjakannya?"
Aurel "Sudah pak, ternyata mudah"
Yeki "Emg mudah", "Yang lain ada mau bertanya?"
Para siswa "Tidak pak"
Yeki "Ok baik lahh, saya akan memberi kalian tugas halaman 46 bagian A kerjakan di buku Act saya beri waktu 20 menit siap gak siap harus kumpul"
Para siswa "Oke pak"
Dan mereka mulai mengerjakan tugas yang diberikan Yeki termasuk Aurel, kali ini Aurel sudah benar benar mengerti tentang materi sehingga ia mudah menjawab tugas tersebut.
Disaat Aurel lagi serius mengerjakan tugas nya Yeki melihat Aurel dari jauh dalam hati Yeki "Cantik banget dia , Aku benar benar suka sama dia semoga suatu saat dia bisa jadi pendamping hidup saya"
__ADS_1
10 menit kemudian Aurel yang pertama kali ngumpul tugas, di meja Yeki
Aurel "Ini pak saya sudah siap" sambil senyum
Yeki "Tumben rel, biasanya terakhir hehe becanda" sambil tertawa kecil
Aurel "Ia pak, kali ini Aurel mengerti tentang materinya "
Yeki "Oh bagus deh"
Tiba tiba teman Aurel nyaut sambil bercanda
Reva "Eh kalo pacaran jangan disini donk hehehe, bercanda pak"
Yeki dan Aurel tertawa dan sama sama menjawab dengan kompak "Iya gpp"
Semua murid tertawa kecuali Leo,Aldo,Devan(Suka sama Aurel) dan Sarah (Suka sama Yeki)
Yeki "Udah diem nanti di dengar bapak kepala sekolah kalian bising jadi saya yang kena marah, dan Aurel silahkan duduk"
Semua murid kecuali mereka berempat "Baik pak"
Yeki "Waktu kalian 8 menit lagi"
Murid-Murid "Baik pak"
Yeki pun berbicara dalam hatinya "Gak nyangka bisa kompak bicaranya sama Aurel, jangan jangan jodoh hehe tapi jangan berharap nanti gak jadi pula"
Setelah selesai 20 menit semua siswa mengumpulkannya dan selesai mengumpul tugas Yeki meminta tolong salah satu murid untuk membantunya membawakan buku itu ke kantor guru "Eh saya mau minta tolong , siapa yang mau bawakan buku saya ke kantor guru?"
Sarah dan Aurel menjawab kompak "Saya pak"
Yaudah kalian berdua bawain ke kantor guru
Yeki "Ni Sarah bawa ya" , "Dan ini Rel bawain ya"
Sarah "Lah pak kok punya Aurel dikit banget" sambil kesal
__ADS_1
Aurel "Ia pak kok yang saya bawa dikit banget"
Yeki Sengaja supaya Aurel tidak keberatan dan tangannya tidak sakit
Yeki emang pilih kasih , ia pilih kasih karena suka sama Aurel (Biasa guys namanya jatuh cinta hehehe)
Yeki "Udah sekali kali aja sar , gpp kan?"
Sarah "Yaudah pak gpp" Sambil terlihat kesal dan gak ikhlas
Yeki "Yaudah ayo ke kantor saya"
Dikantor guru Yeki menyuruh mereka meletakkan nya di ujung ruangan
"Letakkan disana ya"
Aurel dan Sarah pun meletakkan nya
Aurel dan Sarah "Sudah pak"
Yeki "Ok makasih ya" sambil tersenyum
Aurel dan Sarah meminta Izin untuk balik ke kelas "Kami izin balik ke kelas ya pak"
Yeki "Oh oke , eh tunggu kecuali Aurel tinggal disini"
Sarah pun pergi tinggal Aurel dan Yeki disana
Aurel "Ada apa pak?"
Yeki "Nyaman gak pake jaket saya?" sambil tersenyum
Aurel "Nyaman pak , Jaket bapak lembut banget"
Yeki "Kalau kamu suka untuk kamu aja walau jaketnya agak kebesaran tapi kan muat sama kamu" Sambil tersenyum
Aurel "Eh makasih pak, bapak baik banget sih, yaudah deh pak Aurel mau balik ke kelas"
__ADS_1
Yeki "Bentar rel , jangan lupa nanti"
Aurel "Siap pak , saya pergi dulu " dan Aurel kembali ke kelasnya