
Revan tak sengaja melihat Aurel duduk sendiri dan termenung,
dalam hati Revan "Kenapa ya si Aurel, kok mukanya kusut gitu"
Revan pun menemui Aurel "Eh rel, kenapa muka kamu kusut gitu?"
Aurel "Kusut? gak kok biasa aja" Aurel menyembunyikan masalahnya karena Aurel tak ingin orang tau masalahnya.
Revan "Emmm..."
Bel sekolah berbunyi yang menandakan jam istirahat sudah habis "Tingkkkkk.... tinhkkkk... tingkkk "
Revan "Ayo ke kelas rel udah masuk tuh."
Aurel "em iya."
Saat nya jam pulang sekolah.
Aurel keluar dari kelas dan melihat Yeki sedang buru buru pulang. Aurel semakin heran dengan sikap Yeki yang tiba tiba berubah.
Biasanya setiap Aurel pulang sekolah Yeki selalu menunggu Aurel keluar dari kelas dan mengantarnya pulang tapi kali ini Yeki berubah, Aurel semakin bingung dengan sikap nya.
Aurel pun pulang sendiri dengan menggunakan taxi. Sampai nya di rumah Aurel tidak tenang karena Yeki marah kepadanya. Aurel mencoba untuk menghubungi Yeki namun tidak di angkat dan akhirnya Aurel memutuskan untuk datang ke rumah Yeki.
1 jam kemudian...
Yeki ingin mengobrol dengan Aurel tapi ia masih kesal dengan Aurel
"Hemmm aku kangen sama Aurel tapi..."
Tiba tiba ada suara orang mengetok pintu
"Tok... tok... tok..."
Yeki langsung bergegas untuk membuka pintu
Yeki tak menyangka yang datang adalah Aurel
Yeki "Aurel" , "Kamu ngapain disini?"
__ADS_1
Aurel "Aurel khawatir sama kakak, kenapa kakak cuekin Aurel?"
Yeki "Gak ah, kakak gak cuekin kamu"
Yeki malu mengakui kalau sebenarnya dia cemburu.
Aurel "Kakak bohong, buktinya disaat Aurel panggil kakak gak nyaut dan disaat pulang sekolah kakak ninggalin Aurel hm."
Yeki "Maaf rel , kakak gak denger dan kakak tadi ada urusan mendadak"
Aurel "Kak Yeki sebaiknya jujur aja sama Aurel, kakak itu gak bisa bohong dari Aurel"
Yeki "Sebenarnya kakak cemburu" dengan raut wajah yang malu malu
Aurel "Haa cemburu kenapa?"
Yeki "Tadi pagi kakak gak sengaja liat kamu berduaan dengan Revan di kantin"
Aurel "Ya ampun kak gara itu doang?"
Yeki "Yaa"
Yeki "Yaudah gpp rel, kakak juga minta maaf ya karena udah cuekin kamu dari tadi"
Aurel "Iya gpp kak"
Yeki "Oh iya sampai lupa ajakin kamu masuk, ayo masuk dulu"
Aurel "Gak kak , Aurel mau pulang aja"
Yeki "Lah jadi kamu kesini doang cuma gara masalah tadi"
Aurel "Iya kak"
Yeki senyum senyum sendiri karena ia tau Aurel mengkhawatirkan nya.
Aurel heran karena Yeki senyum senyum sendiri "Eh kak"
Yeki "Eh iya rel?"
__ADS_1
Aurel "Kenapa senyum senyum?"
Yeki "Kakak sekarang tau kalau kamu perhatian sama kakak, sampai sampai kamu datang kesini cuma karena khawatir sama kakak" sambil tersenyum
Aurel "Iya kak" membalas senyuman Yeki
Tiba tiba Ben datang
Ben "Hai semua, maaf udah menganggu kalian pacaran" sambil tertawa
Aurel "Kita belum pacaran kok kak"
Yeki "Oh iya , kakak baru ingat kamu belum jawab pertanyaan kakak rel"
Ben "Gimana sih lo bro , masih muda tapi udah pelupa hahaha"
Yeki "Gue kebanyakan mikirin Aurel jadi pelupa deh gue hahaha"
Ben dan Yeki tertawa bersama
Yeki "Jadi gimana Rel mau kan?"
Dalam hati Aurel "Aduh aku harus jawab apa yaa, Kalau diterima takutnya bermasalah disekolah kalau gak diterima kak Yeki pasti sakit hati hemmmm....."
Yeki "Kenapa diam Rel?"
Aurel "Aurel gak bisa jawab disini"
Yeki "Yaudah kita ke kolam renang belakang rumah aja yaa"
Aurel "Iya kak"
Yeki "Eh lo Ben jangan nguping yaa haha"
Ben "Tenang aja bro"
Terima kasih semua yang udah support saya dan sudah mau meluangkan waktu untuk membaca novel "Cinta seorang guru", jika ada kesalahan tulisan dan teks/kalimat yang kurang dimengerti saya minta maaf yaaa :)
Mohon like dan vote nya yaa semua
__ADS_1
sekali lagi saya ucapkan terima kasih...