Cinta Untuk Uncle

Cinta Untuk Uncle
Bag 11 Saling Melihat...


__ADS_3

Emily melihat seseorang yang begitu ia kenal...


" om Jams," kata Emily saat melihat seseorang yang begitu mirip dengan om nya di luar..


Emily pun berlari mengejar seseorang itu yang baru saja naik mobil..


Emily sampai tak mendengar Gadis atau pun Kiran yang memanggil namanya ketika melihat Emily yang berlari ke luar.


" apa itu beneran om Jams ya," tanya Emily pada dirinya sendiri ketika mobil itu sudah menjauh dan tak sempat Emily lihat om nya atau bukan..


" tapi mana mungkin...om Jams kan tidak tinggal di sini, diakan selalu di lautan," ucap Emily pelan.


" mungkin gue salah lihat kali ya," gumam Emily lagi..


" hei...lu ngapain sih pakai lari lari keluar segala," tanya Gadis saat menghampiri Emily.


" gue sampai panggil panggil dari tadi lu gak denger, lu lihat apaan sih emang," tanya Gadis penasaran..


" gue tadi lihat om gue," kata Emily pelan.


" om yang mana," tanya Gadis lagi..


" om yang gue suka," kata Emily pelan.


" maksud lu...om kesukaan lu itu," tanya Gadis tak percaya dan Emily pun mengangguk.


" bukan kah om lu itu selalu ada di lautan, lu beneran sak salah lihat Em," tanya Gadis..


" gak tau gue juga, kayanya iya deh Dis gue salah lihat," kata Emily lagi.


" kayanya lu kangen banget deh sama om lu itu, makanya lu berhalusinasi melihat dia," ucap Gadis lagi..


" seperti nya begitu," ucap Emily yang malah nyengir.


" ada apaan sih," tanya Kiran kepo.


" gak apa apa, ini tadi Emily katanya lihat omnya," kata Gadis pelan.


" om...oh," hanya itu yang keluar dari mulut Kiran.


Emily atau pun Gadis belum cerita pada Kiran tentang om yang di sukai Emily,


karena tak semua orang tahu jika Emily menyukai omnya itu..


" kayanya belajar hari ini kita sudahi saja ya, kayanya lu mulai lelah deh Em," kata Gadis pelan, Emily dan Kiran pun mengangguk..


**********

__ADS_1


baru saja James sampai di tempat yang di janjikan rekan bisnisnya,


dan mereka bertemu di caffe unik yang berada tak jauh dari rumah James yang sekarang,


James pun langsung masuk, dan ternyata rekan bisnisnya itu belum sampai,


James pun menunggu rekan bisnisnya itu seorang diri..


tak lama datang 3 seorang gadis masuk ke caffe di sana juga,


James benar benar terkejut saat melihat sosok yang ia rindukan..


( Regina,) batin James pelan.


baru saja ia ingin menghampiri namun rekan bisnisnya sudah sampai..


" maaf saya telat,tuan brown," ucap rekan bisnis dengan sopan..


" tidak apa apa, saya juga baru sampai," kata James berbohong padahal dia sudah menunggu hampir 30 menit.


kalo saja orang yang di tunggu ini bukan orang yang di inginkan, James mana mau dia menunggu orang terlalu lama,


apa lagi sampai menunggu 30 menit,


dan jika saja orang itu tak memiliki barang yang di inginkan James sudah pasti James akan memaki dan memarahi orang itu karena tak tepat waktu.


di kota itu James terkenal dengan sebutan brown, karena itu nama samaran dirinya..


" tentu saja," kata orang tersebut.


berlahan orang itu pun berbicara dengan James dan tawar menawar harga yang sesuai,


tak lama orang itu pun deal dengan harga yang di berikan James padanya yang terbilang cukup fantastis,


akhirnya barang yang di inginkan James pun di dapatkannya,


sebelum pergi ia melihat seseorang yang ia rindukan itu berlari ke kamar mandi,


ingin rasanya James menghampiri dan memastikan penglihatan yang ia miliki itu salah dan itu bukan gadis yang ia rindukan. karena Ia masih memiliki temu janji dengan seseorang James pun meninggalakan caffe itu dan menaiki mobil mewahnya,


ia tak sempat melihat jika seseorang sedang mengejarnya..


*******


Emily terus saja teringat pada seseorang yang ia lihat tadi siang..


ia merasa kalo ia bukan salah lihat dan itu memang benar omnya om James..

__ADS_1


" ada apa sayang, sepertinya kau sangat gelisah seperti itu," tanya tante Angel pada Emily yang tak sengaja melihat Emily termenung di dalam kamar.


" tante.." ucap Emily pelan.


" ada apa, apa ada masalah di sekolah sayang," tanya tante Angel lagi, Emily pun menggeleng pelan..


" Emi hanya berpikir kenapa om James tak pernah pulang ke sini ya tan," kata Emily terus terang dengan apa yang ada di dalam pikirannya..


" aah...apa kamu merindukan Jams sayang," tanya tante Angel dan Emily pun mengagguk.


" iya...hanya om Jams saja yang jarang aku temui," kata Emily lagi..


" kamu juga tau sendiri kalo James kan selalu berada di lautan, dan jarang sekali berada di ibu kota seperti ini," kata Angel lagi.


" tante benar, apa om James tak merindukan aku sama sekali apa ya tan," kata Emily lagi..


" sayang....tentu saja om mu itu pasti merindukanmu juga, cuma.... sekarang tidak memungkinkan om mu itu untuk pulang karena masih berada di tengah lautan," kata Angela lembut, Emily pun mengagguk mengerti,


karena setau Angela James itu selalu di lautan dan jarang sekali pulang, suaminya juga selalu mengatakan jika James sangat susah di hubungi jika sudah berada di lautan.


padahal semua kakak kakaknya tak tau jika James sudah menetap di kota B, dan tinggal di sini.


( berarti benar yang tadi aku lihat itu bukan om Jams,) pikir Emily..


" tumben sekali Emi menanyakan om James," tanya Angel pelan.


" aku hanya merindukan nya saja tan," kata Emily lagi..


" lagi pula sudah lama banget kan Emily tak pernah bertemu dengan om Jams," kata Emily pelan.


" benar...sudah hampir 8 tahun, Jams tak pernah pulang," kata Angela pelan.


" apa lagi semenjak kematian Ibundamu, James jarang sekali pulang," kata Angela pelan.


Emily juga tau kalo om James sangat dekat dengan ibunya karena om atau pun tantenya selalu mengatakan kalo James itu adik kesayangan ibundanya.


hanya Azahra yang tau kalo James menyukai Regina karena Regina tak pernah berbohong pada sahabatnya itu. jadi hanya Azahra saja yang tau menahu tentang kisah cinta James pada Regina..


" apa om James begitu dekat dengan bunda tan," tanya Emily penasaran.


" ya...bahkan om om mu mengatakan kalo James saat itu seperti adik kesayangan Regina," kata Angel mengenang..


" mereka berdua tak terpisahkan," kata Angel lagi..


" dan ketika ibundamu meninggal, James seperti kehilangan bagian jiwa dan hidupnya," kata Angel lagi.


" dan kamu lihat sekarang, James bahkan tak pernah mau pulang Semenjak kematian Ibundamu," kata Angel lirih..

__ADS_1


" James begitu mencintai ibundamu," kata Angela lagi..


Emily pikir apa yang di katakan tantenya tak ada salahnya karena mencintai antara saudara..


__ADS_2