Cinta Untuk Uncle

Cinta Untuk Uncle
Bag 42 Kecewanya Azahra....


__ADS_3

" kata dokter Emi baik baik saja Tan," kata Emily berbohong.


" benarkah, lalu kenapa kamu masih saja mual dan muntah seperti itu, dan kenapa kamu juga lemas dan pucat," tanya Azahra lagi.


" Emi tidak kenapa Napa Tante, Emi baik baik saja, mungkin karena Emi masuk angin saja Tan, makanya mual dan muntah terus," kata Emily berusaha menutupinya.


" sudah berapa hari kamu terus seperti ini sayang," tanya Azahra cemas.


" saat menginap di rumah Tante, dan sampai sekarang Emily masih mual dan muntah Tan," kata Emily pelan.


" padahal Emi sudah minum obat pereda mual dan muntah nya," kata Emily lagi.


" Emily... Tante bukan anak kecil, sayang, wajar kan Tante curiga dengan keadaan kamu ini," kata Zahra pelan.


" soalnya ciri ciri yang kamu alami saat ini seperti aku ketika mengandung Azhura," kata Azahra lembut.


" i ii itu tidak benar Tante, mana mungkinkan aku hamil, Tante ada ada saja," kata Emily gugup.


"Tante tidak mengatakan kalo kamu hamil sayang," kata Azahra semakin curiga.


" kalo begitu tante boleh lihat hasil periksa kamu Minggu kemarin, bukannya kamu bilang kamu habis dari rumah sakit kan, coba Tante mau lihat, kamu sakit apa," kata Azahra yang benar benar curiga pada Emily.


" tapi Tante," kata Emily gugup.


" sayang... jujurlah pada Tante, ada apa, kau menganggap Tante seperti ibumu bukan," tanya Azahra lembut.


" Tante janji tidak akan marah," tanya Emily balik.


" tentu saja Tante tidak akan marah, ada apa," tanya Azahra lagi lebih lembut.


" Tante benar...Emi memang hamil Tan," ucap Emily menunduk.


" apa...Astaga, sayang, kau tidak bercanda kan," kata Azahra benar benar terkejut saat mendengar Emily benar benar hamil.


" kamu benar benar hamil," tanya Azahra dan Emily pun mengangguk mengiyakan apa yang di tanyakan tantenya.


" anak siapa, dan siapa laki laki yang sudah berani menyentuhmu," tanya Azahra lagi.


" katakan pada Tante siapa yang berani melakukan itu padamu sayang, biar Tante beri pelajaran nanti pada laki laki itu dan menghajarnya," kata Azahra kesal.


" tapi...ini semua bukan salah dia Tante, ini semua salahku, karena aku mencintainya," kata Emily jujur.

__ADS_1


" apa...jadi kamu dengan bersukarela memberikan kehormatanmu begitu," tanya Azahra tak Percaya dan Emily malah mengagguk mengiyakan apa yang tantenya katakan.


" astaga sayang, kamu boleh cinta, tapi jangan bodoh seperti ini," kata Azahra kesal pada keponakan yang bodoh akan cinta itu.


" lalu... apa orang itu tak mau bertanggung jawab begitu," tanya Azahra kesal namun Emily menggeleng.


" tidak Tante, justru Emi yang tak mau dia bertanggung jawab padaku," kata Emily jujur.


" kenapa," tanya Azahra tak percaya


" karena orang itu mencintai wanita lain Tante,jadi percuma jika di hatinya ada wanita lain," kata Emily pelan.


" apa... beraninya dia, mencintai wanita lain tapi dia berani menyentuhmu," kata Azahra marah dan kesal.


" iya...karena wajahku, begitu mirip dengan wanita itu," kata Emily lirih...


" mirip denganmu," ucap Azahra aneh dan ia berpikir apa yang di katakan Emily, karena yang ia tahu seseorang yang mirip dengan dirinya itu adalah ibunya sendiri..


" Maksudmu ibumu," tanya Azahra tak percaya dan ia berpikir keras karena yang mencintai ibunya Emily hanya James seorang dan sampai sekarang pun James masih mencintainya..


" jangan bilang kalo ayah dari anak yang kau kandung ini, adalah James," tanya Azahra tak percaya dan Emily semakin menunduk.


" sayang....katakan padaku, apa James ayah dari bayimu ini sayang," tanya Azahra marah dan Emily mengangguk.


" laki laki kurang ajar, apa dia lupa kalo kau itu keponakannya," kata Azahra menahan amarah.


" om James memang tak tau siapa aku saat itu Tan, dan aku membiarkan itu semua terjadi, karena aku mencintainya," kata Emily pelan.


" Astaga... jadi kamu benar benar mencintai James," tanya Azahra lagi, dan lagi lagi Emily mengagguk.


" astaga sayang, sejak kapan kalian melakukan itu, dan kenapa James melakukan itu, apa dia benar benar tak mengenalmu sebagai keponakannya," tanya Azahra tak percaya.


Emily pun menceritakan semua pada tantenya, semua yang Emily alami ia ceritakan pada Azahra.


dan Azahra mendengarkan semua apa yang di katakan Emily..


" astaga...jadi James saat itu tak mengenalimu," tanya Azahra setelah Emily selesai menceritakan semua padanya dan Azahra tak percaya dan Emily mengangguk.


" lalu saat menculikmu waktu itu, ia juga tak tau kalo itu kau, keponakannya," tanya Azahra lagi dan lagi lagi Emily mengagguk.


" astaga sayang, dia benar benar bodoh," kata Azahra bingung harus mengatakan bagaimana.

__ADS_1


" lalu..kenapa kamu dengan bodohnya menyerahkan kehormatanmu hanya karena kamu mencintainya," kata Azahra kesal.


" maafkan aku Tante," kata Emily semakin menunduk..


" haaaah astaga sayang," kata Azahra memeluk Emily karena ia begitu menyayanginya Emily seperti anaknya.


" Tante bukannya marah, sayang,Tante hanya tak percaya saja kalian melakukan seperti itu, padahal kalian om dan keponakan," kata Azahra pelan.


" tapi kami bukan saudara kandung Tante," kata Emily keras kepala.


" apa aku salah Tan, kalo aku mencintai om James," gumam Emily pelan.


" aku tau kalo keluarga om Natan dan ibu bukan saudara kandung, bahkan dalam darah aku tak ada darah om om ku di sana," kata Emily lagi.


" lalu...apa salah kalo aku mencintainya Tan," kata Emily lagi.


" itu memang tak ada salahnya sayang, Tante tau kau dan semua om om mu tak ada satu darah dengan mereka," ucap Tante Azahra lembut.


" tapi....bagi kami, kau adalah keponakan sah kami, dan walau pun kau tak satu darah dengan om om mu, mereka begitu sangat menyayangi dan mencintaimu sepenuh hati mereka sayang," kata Azahra pelan.


" aku tau itu Tante," kata Emily pelan.


" semuanya sudah terlanjur Tante, aku sudah hamil anaknya, lalu aku harus bagaimana," tanya Emily lirih.


" tentu saja kamu meminta pertanggungjawaban darinya sayang," kata Zahra pelan.


" dengan begitu dia akan membenciku," kata Emily pelan.


" dia pasti akan berpikir kalo aku menjebak nya Tante," kata Emily lirih.


" sayang....bukankah kau mencintainya," tanya Zahra dan Emily pun mengagguk.


" lalu apa salahnya, James saja mau kan bertanggung jawab," tanya Zahra bingung dengan pemikiran Emily.


" itu karena wajahku sama dengan ibuku Tante, aku tidak mau dia memandang ku seperti memandang ibuku, dan bukan aku yang dia pandang dan cintai," kata Emily lirih.


" apa kau yakin kalo James tak mencintaimu," tanya Zahra lembut.


" aku yakin Tante, aku ingat betul saat aku melakukan hubungan intim dengannya saja dia malah memanggil nama ibuku,Tan," kata Emily lirih.


" Tante bisa bayangkan bagaimana perasaan aku saat itu, aku memang mencintainya Tan, tapi aku juga tak kuasa jika ia selalu menganggap aku ibuku bukan aku," kata Emily Menangis.

__ADS_1


( kayanya gak di lanjut ya kelanjutannya, udah mulai bosen ini, sekarang pihak Novel Toon udah berubah,, gak kaya dulu lagi... bagaimana para penggemar baca novel ini, gak apa apa kan gak di lanjut.. maaf banget udah mengecewakan.. abisnya udah gak mood buat lanjut...😁, mungkin nunggu mood sampai membaik dulu🤭


__ADS_2