Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 1


__ADS_3


Seorang siswa kelas 11 berwajah tampan sekaligus cantik lahir di keluarga terpandang, Beomgyu adalah putra dari pengusaha terkaya Lee Taeyong dan istrinya Lim Hyeri. Hidupnya yang selalu sempurna terkadang membuatnya bosan dan ingin memberontak, selalu mendapat apa yang diinginkannya membuatnya menjadi anak manja. Hari ini Beomgyu kabur dari rumahnya karena di marahi oleh sang ayah, dia dimarahi karena berkelahi dengan teman sekelasnya.


Beomgyu terus berjalan tanpa memikirkan tujuan, dia pun pergi ke sebuah toserba untuk membeli minuman beralkohol.


"Maaf tapi berapa usiamu?" tanya staf toko.


"24 tahun, ada apa?" kata Beomgyu tegas.


"Bisa saya lihat kartu identitas anda?" tanya staf toko agak ragu.


"Aku lupa membawanya, aneh sekali! Aku hanya ingin membeli minuman tapi kenapa kau malah mempersulitnya! Bukannya toko ada supaya orang bisa berbelanja!" kata Beomgyu berpura pura marah.


"Paman biar aku yang beli." ujar seorang pemuda di belakang Beomgyu lalu mendorongnya keluar.


Dia menunggu orang itu di depan toserba. Pemuda itu pun keluar dari toserba setelah beberapa saat dan Beomgyu segera menghampirinya.


"Hey!!" ujar Beomgyu


Pemuda itu terus berjalan dan mengabaikan Beomgyu. Beomgyu berlari kedepannya dan mencegahnya berjalan. Saat pemuda itu akan lanjut berjalan Beomgyu menahannya dengan tangannya.


"Kenapa?" tanya pemuda itu jengkel


"Bisakah kau memberiku bir itu?" tanya Beomgyu


"Tidak, kau masih sekolah."


"Iya tapi aku membutuhkannya karena aku sedang stres."


Pemuda itu hampir luluh karena melihat wajah Beomgyu yang tampak memelas.

__ADS_1


"Tetap tidak!"


"Aku akan membayarmu berapapun kau mau," ujar Beomgyu mengeluarkan segenggam uang.


Pemuda itu cukup kaget karena  remaja membawa banyak uang, selain dia ada orang asing yang tampak mencurigakan juga melihat Beomgyu memegang uang banyak.


"Tidak, kenapa kau bersikeras ingin minum bir? Kau tau kau belum cukup umur."


"Orang dewasa minum itu untuk meredakan stres kan."


Pemuda itu kemudian mengekuarkan ice cream dari kantong belanjaannya kemudian memberikannya pada Beomgyu.


"Aku mau bir."


"Tidak," jawab pemuda itu lalu pergi.


Beomgyu menyerah dan duduk di pinggir jalan.


Awalnya pemuda itu tidak berniat peduli pada Beomgyu namun pada akhirnya dia pun berbalik dan1 melihat Beomgyu sedang berkelahi dengan orang yang hendak merampoknya, dengan sigap pemuda itupun menolong Beomgyu dan memukuli si perampok.


"Terimakasih." ujar Beomgyu


"Kau baik abik saja?"


Beomgyu mengangguk kemudian melihat luka di wajah pemuda itu.


"Kau terluka,"


Pemuda itu mengusap darah di wajahnya kemudian duduk.


"Tunggu sebentar," ujar Beomgyu berlari ke toserba membeli handsaplast

__ADS_1


Beomgyu menempelkan handsaplast itu ke luka di wajah pemuda itu.


"Kenapa kau belum pulang, ini sudah larut"


"Aku tidak akan pulang,"


"Kenapa?"


"Bertengkar dengan ayahku."


Pemuda itu membuka bir untuk di minum, namun Beomgyu mencurinya dari tangan pemuda itu kemudian langsung berdiri dan meminumnnya hingga habis sekalian.


"Kenapa kau meminumnnya," ujar pemuda itu


"Ahhhhh!!" teriak Beomgyu puas


"Bagaimana? Apa stres mu hilang?"


"Iya tapi aku merasa sedikit...." kata Beomgyu lalu jatuh terlentang


Dia langsung mabuk hanya karena sekaleng bir.


Pemuda itu bingung, dia pun pergi meninggalakan Beomgyu yang tergeletak di pinggir jalan, namun dia merasa tak tega dan kembali.  Dia terpaksa membawanya kerumahnya karena dia tidak tau alamat rumah Beomgyu dimana. Hari yang sangat memuakan baginya.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2