
Sedangkan di rumah Beomgyu, dia selalu menunggu ayahnya untuk makan malam bersama namun Taeyong selalu saja terlambat, Beomgyu selalu makan sendiri dan merasa kesepian, dia benar benar ingin menemui Heesung namun dia belum siap menerima kenyataan, dia merasa tidak mengenal Heesung yang sebenarnya. Hatinya gundah memikirkan Heesung hingga awal semester kelas 12 di mulai.
Hari pertama semester 1 kelas 12 tiba, Beomgyu murung dan dia sedikit bicara, temannya mengetahui Beomgyu mungkin sedang ada masalah mereka pun menghampirinya yang sedang duduk menghadap jendela.
"Beomgyu!" ujar Yeonjun
"Hmm?" tanya Beomgyu melihat ke arah teman temnnya yang duduk di sebelahnya.
"Kemana saja kau saat liburan, kau tidak datang ke camp.." kata Taehyun
"Aku... sedang sibuk," jawab Beomgyu lemas
"Sibuk apa? Kau hanya tinggal di rumah saja kan.." kata Soobin
"Ayahmu terus menelepon kami supaya mengajakmu keluar, tapi kau selalu menolak." kata Yeonjun
"Kau bisa cerita jika ada masalah hyeong, kami akan mendengarkanmu.." kata Hueningkai
"Aku tidak apa apa, kalian tidak usah khawatir," kata Beomgyu berusaha tersenyum
"Perhatian semuanya!" kata Pak Soohyuk begitu masuk kelas
Semua siswa melihat kearahnya termasuk Beomgyu dan teman temannya, semua penasaran dengan sosok yang datang bersama Pak Soohyuk kecuali Beomgyu dan teman temannya yang sudah pernah melihat sosok itu. Beomgyu kaget dan tidak bisa berkata kata melihat Heesung berdiri di samping Pak Soohyuk memandangnya dengan dingin. Sedangkan teman teman Beomgyu penasaran kenapa wajah familiar itu muncul di sana dan membuat mata Beomgyu berkaca kaca.
"Semuanya kembali ke tempat duduk kalian masing masing." kata Pak Soohyuk
Semuanya kembali ke meja mereka masing masing. Banyak siswa berbisik dengan temannya mengenai Heesung. Terutama para gadis gadis yang mengagumi wajah tampan Heesung.
"Perkenalkan dia adalah siswa baru di kelas ini," kata Pak Soohyuk kemudian melihat Heesung dan memberikan kode agar Heesung memperkenalkan dirinya.
"Annyeonghasseo, namaku Jeong Heesung." kata Heesung lalu membungkuk
__ADS_1
"Dia baru saja pindah dari US dan melanjutkan sekolahnya disini." kata Pak Soohyuk
"Tapi kenapa dia pindah di tahun terakhir?" tanya Yeonjun
"Karena aku ingin pindah, apa kau ada masalah?" tanya Heesung dengan nada menangtang
"Shibal berani sekali kau bicara seperti itu!" kata Yeonjun berdiri kesal
"Yeonjun berhenti." kata Pak Soohyuk kemudian beralih memandang Heesung.
"Dan kau, jangan mencoba mencari musuh di hari pertamamu bersekolah disini, disini tidak seperti di luar negeri."
Heesung hanya mengangguk sedikit.
"Kau bisa duduk di kursi kosong itu." kata Pak Soohyuk menunjuk kursi kosong di belakanhg Beomgyu
Heesung berjalan menuju kursi itu tanpa memandang Beomgyu sedangkan Beomgyu tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari Heesung.
Jam istirahat pun tiba, akhirnya Beomgyu dapat kesempatan untuk berbicara dengan Heesung, Beomgyu berbalik di kursinya untuk bicara dengan Heesung namun Heesung segera bangkit dari kursinya dan pergi ke luar kelas. Beomgyu beranjak dari kursinya saat teman temannya hendak mengajaknya ke kantin untuk makan siang. Dia pun berlari mengejar Heesung yang berjaalan ke roof top.
Heesung tetap berjalan seolah olah tak mendengar Beomgyu memanggilnya. Kemudian Beomgyu menarik tangannya dan Heesung pun memandangnya. Heesung langsung menghempaskan tangannya dan mendorong pintu roof top hingga tertutup. Tangannya tetap bersadar di pintu sambil melihat Beomgyu yang hampir menempel ke pintu.
"Heesung... Kau tidak bilang akan sekolah disini," kata Beomgyu sedikit gugup
"Pada siapa? Kurasa aku tidak perlu memberi tau siapapun.." jawab Heesung dengan nada dingin
"Heesung kau kenapa?" tanya Beomgyu
"Bukan aku, tapi kaulah yang kenapa!" kata Heesung
"Terus menghindar, menolak bertemu dan bahkan tidak membalas pesanku, kau lah yang menghilang!"
__ADS_1
"Aku tidak bermaksud menghindarimu,aku hanya butuh waktu untuk mengerti semuanya." kata Beomgyu
"Kau bilang akan ada di sampingku, tapi kau malah hilang di saat saat aku paling membutuhkanmu," kata Heesung
Air mata Beomgyu tak bisa lagi di bendung, dia pun menangis hingga membasahi wajahnya.
"Aku... Minta maaf, entah kenapa aku melakukan itu aku juga tidak mengerti."
"Apa kau kesal karena aku membohongimu? karena berpura pura menjadi hyeong?" kata Heesung
"Tidak bukan begitu, aku minta maaf, tolong maafkan aku sekali saja, aku tidak akan meninggalkanmu lagi." kata Beomgyu
"Kalau begitu," kata Heesung beralih memandang bibir Beomgyu dan Beomgyu pun salah tingkah.
Heesung pun mencoba mencium Beomgyu tapi Beomgyu menghindar, dia segera memalingkan wjahnya begitu bibir mereka hampir bersentuhan.
"Kita di sekolah, bagaimana jika ada yang melihat," kata Beomgyu pelan.
"Tidak ada siapapun," kata Heesung kaku
"Aku butuh waktu untuk ini," kata Beomgyu
"Kau tidak harus memaksa diri jika tidak mau," kata Heesung yang sudah kehilangan kesabarannya dan membuka pintu dengan kasar lalu pergi.
"Heesung,,," kata Beomgyu sambil meneteskan air matanya.
.
.
.
__ADS_1
.
.