
Beomgyu melihat sekeliling tapi tidak menemukan Junho, kemudian dia duduk di depan bar dan memesan wiski.
"Seperti biasa?" tanya si bartender melihat kebelakang Beomgyu
Beomgyu menoleh kebelakang dan melihat Junho datang. Begitu Junho duduk dan mengobrol dengan si batender, Beomgyu pun melepas maskernya.
"Hyeong annyeong." kata Beomgyu usai menepuk bahu Junho.
"Kau? bagaimana bisa?" ujar Junho kaget
"Dia di bawah umur?" tanya si bartender kebingungan
"Bagaimana bisa kau masuk kesini, dan kenapa kau disini?" tanya Junho
"Sebenarnya aku mengikutimu kesini."
"Kenapa? Cepat pergi dari sini dan jangan ikuti aku lagi."
Beomgyu menggeleng geleng.
"Terserah kau, aku tidak ingin berurusan denganmu lagi,"
"Tapi aku tidak tau harus kemana lagi,"
"Bukan urusanku," jawab Junho hendak pergi
__ADS_1
Beomgyu langsung meneguk habis wiskinya kemudian tidak sadarkan diri.
"Junho" panggil si bartender panik
"Kenapa?' tanya Junho sembari berbalik
"Dia tidak sadarkan diri.." ujar si bartender panik
"Telpon saja polisi, biar polisi yang menjemputnya kemari." jawab Junho
"Tidak bisa, dia masih di bawah umur. Polisi akan menutup bar ku kalau mereka tau,"
"Lalu aku haru bagaimana?"
"Kau mengenalnya kan, kau bawa saja dia... tolonglah aku sekali ini saja, aku tidak tau bagaimana dia bisa masuk kesini."
Sedangkan di rumah Beomgyu, Lee Taeyong ayahnya Beomgyu baru saja kembali dari perjalanan bisnis di luar kota. Merasa bersalah saat sebelum pergi dia memarahi Beomgyu, Taeyong pun pergi ke kamar Beomgyu untuk berbaikan, namun berkali kali dia mengetuk pintu tidak ada jawaban dan akhirnya dia pun masuk, kamar kosong tidak ada siapapun disana. Taeyong turun ke bawah dan memanggil semua pelayan berkumpul.
"Dimana Beomgyu?' tanya Taeyong berusaha tetap tenang.
Para pelayan dan penjaga tidak menjawab dan kebingungan.
"Kenapa tidak ada yang tau putraku ada di mana? Aku memperkejakan kalian untuk hal ini tapi kalian tidak tau putraku ada dimana." kata Taeyong marah.
"Sepertinya Beomgyu meninggalkan rumahs sejak 2 hari lalu saat kalian bertengkar." kata Kim Doyoung sekertaris Taeyong.
"2 hari? Dan kalian tidak menyadarinya, bahkan tidak menghubungiku.. Untuk apa aku menggaji kalian semua jika kalina bahkan tidak bisa memperhatikan satu anak saja?"
__ADS_1
"Maaf tuan, hari itu Tuan muda bilang akan pergi menginap di rumah temannya, dia berkata bahwa anda sudah mengijinkannya jadi kami tidak menghubungi anda lagi." kata salah satu pelayan
"Cepat telpon semua teman teman beomgyu dan lacak keberadaanya." kata Taeyong tegas.
Doyoung memanggil beberapa hacker untuk meretas cctv diseluruh kota, tak lama kemudian mereka berhasil menemukan lokasi Beomgyu, terlihat dalam cctv di sekitar bar Beomgyu dalam keadaan tidak sadarkan diri dibawa oleh Junho naik taxi.
"Tuan muda sudah di temukan," ujar Doyoung memperlihatkan rekaman cctv itu
Melihat itu Taeyong khawatir putra semata wayangnya di culik. Dia bersama bodyguardnya pergi untuk mengejar Beomgyu.
Begitu turun dari taxi Junho menggendong Beomgyu menuju apartemennya, begitu masuk tiba tiba Beomgyu menggigit telinga Junho.
"Ahhhh.." seru Junho kemudian menjatuhkannya Beomgyu di lantai.
"Apa apaan dia," ujar Junho lalu menendang Taejeong.
Tepat saat itu Taeyong masuk dan melihat Junho menendang Beomgyu. Junho sedikit kaget karena Taeyong langsung memukul Junho hingga terjatuh ke lantai.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.