
Sore hari Beomgyu terbangun karena lapar, matanya perlahan terbuka dan melihat sosok laki laki tampan miliknya, Heesung masih tertidur lelap sambil memeluk Beomgyu di dekapannya. Beomgyu menyentuh bibir Heesung dengan lembut lalu Heesung menggigit jari Beomgyu pelan.
"Aww!" teriak Beomgyu pelan
Heesung membuka matanya, "Hyeong, kau manis sekali, aku tidak bisa menahan diri kalau di dekatmu..." kata Heesung lalu mengecup tangan Beomgyu
"Jadi maksudmu kau itu orang mesum?" tanya Beomgyu tertawa kecil
"Aku hanya seperti ini pada hyeong saja," kata Heesung
Suara perut Beomgyu berbunyi, mereka pun tertawa setelah diam sesaat.
"Aku akan memesan makan, hyeong mau makan apa?" tanya Heesung
"Aku inginĀ makan bibimbap dan chicken," jawab Beomgyu
"Baiklah," jawab Heesung
Setelah selesai memesan makanan, Heesung pun kembali ke kamar.
"Sudah?" tanya Beomgyu seraya bermain hp
Heesung kemudian menggendong Beomgyu.
"Heesung, kenapa?" tanya Beomgyu yang masih memegangi hp nya di gendongan Heesung
"Masih ada waktu sampai pesanan kita datang, bagaimana kalo mandi bersama?" tanya Heesung
"Apa? Mandi bersama?" ujar Beomgyu
Heesung masuk ke bathub yang sudah penuh dengan air dan busa bersama Beomgyu, wangi yang segar membuat Beomgyu merasa releks. Beomgyu duduk di depan Heesung sambil bermain busa, sedangkan Heesung mengusap punggung Beomgyu dengan sabun, mencium aroma tubuh Beomgyu dari lehernya. Beomgyu memalingkan wajahnya agar menghadap Beomgyu. Kedua mata mereka bertemu dan haus akan ciuman, setelah saling mentap sesaat Heesung pun mencium lembut bibir merah muda Beomgyu. Tangan Beomgyu memegang wajah Heesung dan perlahan melingkarkan tangannya di leher Heesung.
"Bisakah kita lakukan ronde kesua?" tanya Heesung
Beomgyu tertawa tak bisa berkata kata, "Jangan harap,," kata Beomgyu lalu beranjak dari bathub dan melanjutkan membilas tubuhnya di shower.
__ADS_1
Di sekolah, Beomgyu tampak sedikit kesulitan untuk duduk karena pantatnya masih tersa agak sakit. Soobin dan Hueningkai menghampirinya ke kursinya.
"Apa kau sakit?" tanya Soobin
"Tidak, hanya lelah saja..." jawab Beomgyu
"Kemarin hyeong kemana?" tanya Hueningkai
Heesung menatap tajam Hueningkai, sedangkan yeonjun dan taehyun menatap Heesung.
"Ada apa? Kenapa kau menatap Kai seperti itu?" tanya Yeonjun
"Apa dia memanggil Beomgyu hyeong?" tanya Heesung
"Iya memangnya kenapa?" tanya Yeonjun
"Dia selalu memanggil Beomgyu hyeong, kau tidak pernah menyadarinya." kata Taehyun
"Lalu kenapa jika Kai memanggil Beomgyu hyeong? Bisakah beritau aku?" tanya Yeonjun
"Berapa bulan jarak umur mereka?" tanya Heesung
"Setahun mungkin," kata Taehyun
"Kenapa dia bisa satu angkatan dengan kita?"
"Dia pintar, jadi dia lompat kelas." jawab Taehyun
"Begitu ya,,"
Di rumah, Taeyong mengundang Jaehyun untuk makan malam bersama.
"Bagaimana keadaan Junseok hyeong?" tanya Taeyong
"Sudah jauh lebih baik, sekarang dia bisa berbicara seperti biasa..." jawab Jaehyun
__ADS_1
"Lalu Heesung?" tanya Taeyong
"Dia juga sudah seperti biasa, menjalani kehidupan SMA nya dengan normal, dia tidak nakal di sekolahkan?" tanya Jaehuyn menatap Beomgyu
Dalam pikiran Beomgyu langsung terlintas bayangan Heesung saat dia berkali kali menculik Beomgyu untuk menciumnya, Beomgyu pun tertawa dan menggeleng pelan.
"Akhirnya kakak juga sudah bisa menerima kenyataan bahwa Junho adalah anaknya yang masih hidup, dan Heesung adalah bukanlah Junho." kata Jaehyun
"Aku lega mendengarnya, aku harap sekarag keadaannya akan terus membaik." kata Taeyong lalu melahap sepotong steak.
"Paman, kenapa kau tidak membawa Heesung kemari?" tanya Beomgyu
"Paman pikir kau sedang bersamanya,," kata Jaehyun
"Iya Beomgyu lebih sering bersama Heesung sekarang, dia jarang makan malam bersamaku." kata Taeyong mengerutkan alisnya.
"Ayah jarang pulang jadi aku juga tidak mau makan malam sendiri." jawab Beomgyu
"Paman pikir undangan makan malam hari ini adalah kencan jadi paman tidak mengajak siapapun..." kata jaehyun
"Jaehyun, apa yang kau katakan di depan anak kecil.." kata Taeyong
"Ayah, aku bukan anak kecil lagi... Ayah mungkin akan terkena serangan jantung jika tau apa saja yang sudah ku lakukan." kata Beomgyu dalam benaknya.
"Iya maafkan aku, maaf ya Beomgyu kecil." ujar Jaehyun sambil tertawa kecil
.
.
.
.
.
__ADS_1