Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 8


__ADS_3

Sampai di apartemen Junho perut Beomgyu berbunyi, Beomgyu tersenyum malu memegangi perutnya, Junho meliriknya sesaat lalu pergi ke dapur setelah menaruh skateboard Beomgyu


"Sebaiknya kau mandi dulu selagi aku membuatkanmu makanan," ujar Junho


Beomgyu mengangguk lalu pergi ke kamar mandi.


Setelah memcuci tangan, Junho memotong bawang bombai dan daun bawang kemudian memecahkan beberapa telur ke wadah lalu mengocoknya, dia menambahkan sedikit garam, saus tiram dan cabai yang sudah di potong kecil kecil, setelah itu dia memanaskan wajan dan menuangkan adonan telur gulung itu. Setelah setengah matang dia pun melipat telur itu hingga berbentuk persegi panjang. Akhirnya telur gulungnya matang dan sekarang Junho membuat nasi goreng kimchi.


Beomgyu sudah selesai mandi, saat hendak mengeringkan badannya dia baru sadar tidak ada handuk di kamar mandi, Beomgyu beberapa kali memanggil Junho tapi tak ada  yang menjawab karena Junho menggunakan earphone dia tak mendengar Beomgyu memanggilnya. Beomgyu keluar dari kamar mandi hanya dengan boxernya dengan tubuh yang masih basah. Junho yang melihatnya langsung menghampiri Beomgyu.


"Kenapa tak pakai handuk?" tanya Junho


"Tidak ada handuk di kamar mandi, aku sudah memanggil hyeong berkali kali tapi tak ada yang menjawab, jadi aku keluar..." jawab Beomgyu


Junho memegang tangan Beomgyu dan membawanya ke kamar, kemudian Junho mengambil handuk dan mengelap badan Beomgyu.


"Aku bisa sendiri hyeong,"


Junho memberikan Beomgyu handuk itu.


"Makanan sudah siap, pakai baju lalu keluarlah," kata Junho lalu kembali ke dapur.


Beomgyu mengangguk lalu lanjut mengeringkan badannya. Dia membuka lemari Junho untuk meminjam salah satu bajunya setelah itu dia keluar.

__ADS_1


"Kemarilah, duduk di sini.." kata Junho


Beomgyu duduk di sebelah Junho, lalu dia mengambil sendok dan garpu.


"Wahhhh kelihatannya sangat lezat!" kata Beomgyu bersemangat.


"Cobalah," ujar Junho


"Hmm,," jawab Beomgyu lalu mencoba telur gulung Junho, lalu nasi goreng kimchi, kemudian dia terus memuji masakan Junho.


"Sangat enak hyeong, cobalah!" kata Beomgyu


"Tidak kau saja, aku sudah,"


"Cobalah hyung, ayo!"


Beomgyu langsung menyuapinya ketika Junho masih bicara. Dia pun tertawa sambil melihat Junho mengunyah makanannya. Kemudian earphone Junho terjatuh, dia menunduk mengambilnya, saat hendak duduk kembali dia terpana melihat kaki dan paha Beomgyu yang putih dan sangat mulus.


"Aku tau bagaimana rasanya karena akulah yang membuatnya," ujar Junho


"Hmm aku hanya tidak ingin makan sendirian... Ayah juga tidak ada di rumah, setidaknya hyeong.." gumam Beomgyu menunduk


"Berikan padaku, kau tidak usah makan!" kata Junho mengambil sepiring nasi goreng di depan Beomgyu

__ADS_1


"Ehhh, aku masih lapar..." kata Beomgyu


Junho makan nasi goreng itu dengan lahap lalu menyuapi Beomgyu, mereka pun makan bersama dan Junho menyuapi Beomgyu.


Junho baru selesai mandi saat dia masuk ke kamar, Beomgyu sedang tiduran sambil bermain game. Junho melirik Beomgyu, dia benar benar tidak memperhatikan tingkah lakunya, ujung bajunya juga naik hingga perut datarnya kelihatan. Junho kembali merasa terangs4ng dan dia berusaha menghindar, tetap bergumam berkali kali, "I'm straight!"


"Apa yang kau lakukan?" tanya Junho


"Main game," jawab Beomgyu sembari fokus main game.


"Kau sudah menelepon ayahmu?"


"Tidak, kenapa?"


"Sudah malam, katakan padanya kau menginap di sini, jangan sampai dia kira kau di culik lagi!"


"Baiklah aku akan meneleponnya setelah ini,"


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2