Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 22


__ADS_3

Yeonjun dan teman teman Beomgyu yang lain memperhatikan wajah Heesung yang tampak kesal, kemudian Yeonjun pun menghampiri Heesung, dan kerumunan siswi siswi tadi pun bubar.


"Jangan melihatnya seperti itu," kata Yeonjun lalu mengambil salah satu snack di meja Heesung.


"Kenapa?" tanya Heesung


"Tchhh! Bersikaplah lebih sopan dengan orang yang lebih tua." kata Yeonjun


"Benar, kau harus mengubah sedikit sikapmu. Kau teman Beomgyu kan, kami juga temanmu, hanya saja jika kau mau bersikap lebih baik." kata Soobin


"Aku tidak butuh teman, aku hanya butuh Beomgyu." jawab Heesung


"Tapi apakah Beomgyu juga begitu?" tanya Taehyun yang duduk di depan Heesung sambil menyilangkan tangan


"Tapi jujur saja, aku tidak terlalu menyukaimu!" kata Yeonjun


"Yeonjun! Jangan bicara begitu." kata Soobin


"Bagaimana bisa kau mengenal Beomgyu hyeong?" tanya Hueningkai


"Rahasia." jawab Heesung


"Jika kau butuh sesuatu kau selalu bisa bertanya pada kami. Kami juga teman Beomgyu jadi kami juga temanmu, maaf kalau kadang membuatmu tersinggung, Yeonjun memang kehilangan akhlaknya sejak dulu." kata Soobin


"Kau bilang apa?" tanya Yeonjun memandang Soobin sambil tertawa kesal


"Ahh?" kata Soobin tertawakecil

__ADS_1


Kemudian mereka pun kejar kejaran di sekitar Heesung, Heesung yang tadinya sedingin es sekarang mulai mencair. Hueningkai hanya tertawa sedangkan Taehyun memandang Heesung dengan dingin.Taehyun dan Heesung bertukar pandang selama sesaat kemudian mengakhirinya ketika suara bel berbunyi.


"Siapa orang yang tadi?" tanya Heesung begitu masuk ke apartemennya.


"Tadi? Ohhh Jaemin," kata Beomgyu


"Siapa dia?" tanya Heesung sekali lagi


"Ketua osis," kata Beomgyu sambil melepas sepatu


Heesung menarik tangan Beomgyu dan mendorongnya dan merebahkannya ke sofa. Matanya menatap tajam Beomgyu, tangannya memegang erat pergelangangan Beomgyu. Mata Beomgyu yang indah menatap Heesung dengan sedikit ketakutan, Heesung tampak seperti siap untuk melahap Beomgyu.


"Heesung, apa yang salah?" tanya Beomgyu pelan


"Jangan dekat dengan siapapun selain aku hyeong." kata Heesung


"Kau pikir aku tahan melihatmu dekat dengan orang lain?" tanya Beomgyu pelan sambil memalingkan wajahnya.


Mata Heesung terbuka lebar mendengar perkataan Beomgyu, sedikit terkejut dan juga senang di saat bersmaan. Heesung memegang dagu Beomgyu lalu mengarahkannya agar menatap wajahnya. Mata Beomgyu sedikit berkaca kaca dan memandang Heesung.


"Aku hanya milikmu hyeong," kata Heesung lalu mengecup manis bibir Beomgyu.


"Aku..." kata Beomgyu ragu ragu


"Kau satu satunya orang yang ku sukai hyeong," kata Heesung sekali lagi menegcup bibir Beomgyu


"Aku menyukaimu Heesung," kata Beomgyu malu malu

__ADS_1


Heesung yang mendengar ucapan Beomgyu itu merasa ada ribuan kupu kupu berterbangan di dalam perutnya, ini adalah pertama kalinya Boemgyu mengungkapkan perasaanya hingga Heesung merasa geregetan melihat Beomgyu yang tampak malu malu. Heesung tidak bisa menahan dirinya lebih lama lagi, dia pun langsung mencium Beomgyu hingga nafas keduanya terengah engah.


Kedua bibir saling bersentuhan terasa lembut mengecup dan memakan mulut satu sama lain, tangan Heesung menyentuh lembut pipi dan pinggang Beomgyu, perlahan menaikan baju Beomgyu lalu menecup tubuh seputih salu itu. Beomgyu mengelus punggung Heesung tanda menikmati setiap sentuhan itu sambil sedikit mengeluarkan suara des4han.


"Ahhh hahhh"


"Hhmphh hhh"


Heesung mencium leher Beomgyu dan meninggalkan bekas.


"Ahh!" teriak Beomgyu


Beomgyu menyentuh lehernya, "Kenapa kau meninggalkan bekas, bagaimana jika ada orang yang melihatnya,," kata Beomgyu


"Memang begitu tujuanku," jawab Heesung tertawa kecil


"Apa?" tanya Beomgyu bingung


Kemudian Heesung kembali mencium leher Beomgyu dan meninggalkan lebih banyak bekas, Beomgyu yang berusaha menolak di kalahkan oleh Heesung yang badannya lebih besar darinya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2