Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 18


__ADS_3

Jaehyun mengatur kembali kehidupan Heesung agar kembali seperti yang seharunya, dan membawa kakaknya ke dokter dan terapi. Setelah kesibukannya berkahir dia pun punya kesempatan untuk menghampiri Taeyong dan melanjutkan urusannya sendiri.


"Doyoung apakah aku tidak ada jadwal lagi setelah ini?" tanya Taeyong.


"Iya, kau bisa pulang lebih cepat tidak perlu kembali ke kantor," kata Doyoung usai melihat jadwal di tablet.


"Benarkah? Aku akan makan malam dengan Beomgyu, dia pasti sedang menungguku."


"Beomgyu belum kembali sejak pulang sekolah, dia bilang akan pergi dengan teman temannya,"


"Benarkah? Mungkin mereka makan bersama karena merayakan kembali ke sekolah?"


"Mungkin saja,"


"Kalau begitu ayo kita makan bersama," kata Taeyong


"Hari ini aku tidak bisa, aku harus menjenguk ibuku di rumah sakit." kata Doyoung.


"Benar, bagaimana keadaan ibumu?"


"Sudah membaik, mungkin dia bisa pulang hari ini."


"Baiklah aku akan mengantarmu kesana,"


"Tidak perlu, kau langsung kembali saja aku akan naik taxi ke sana, kau bisa kembali sendiri kan"


"Tentu saja, aku juga bisa mengantarmu,"


"Istirahatlah ketika kau dapat waktu, pergilah.." kata Doyoung lalu menunggu taxi


Taxi pun datang dan Doyoug segera naik lalu melambaikan tangan, Taeyong pun balas melambaikan tangan.


"Beomgyu tidak di rumah, sebaiknya kau mampir ke sauna sebelum pulang." kata Taeyong lalu masuk ke mobil.


Ruang sauna yang panas membuat sekujur tubuh Taeyong keringatan, bahkan handuk putih kecil yang dia gunakan mulai terasa basah. Seseorang masuk ke sana dan Taeyong yang tadinya menutup mata membuka matanya untuk menyapa. Jaehyun telah berdiri di depannya, dia pun terkejut melihatnya dan hendak pergi. Jaehyun memegang tangannya dan mendorongnya duduk kembali.

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa disini?" tanya Taeyong gugup.


"Tentu saja mengemudi, aku tidak kuat berjalan dari rumah sampai ke sini," jawab Jaehyun


"Apa kau mengikuti ku?" tanya Taeyong


"Aku memang mengikutimu, tapi aku juga ingin ke sauna, jadi begitulah."


"Apa kau penguntit? Kenapa mengikuti ku?" kata Taeyong kesal kemudian segera pergi.


Jaehyun mengikutinya masuk ke kamar mandi yang sama dan menyudutkan Taeyong di pojokan, kemudian langsung menciumnya dan mengunci pintu. Taeyong yang menolakĀ  berusaha mendorong tubuh Jaehyun yang besar, namun bagaimanapun dia tidak bisa mendoronya dengan kekuatanya yang lebih lemah dari hasrat Jaehyun lebih besar.


"hmmhh mmhhhh" suara des4han Taeyong saat di cium


Tubuh keduanya dengan mudah bergesekan karena berkeringat, suhu keduanya mulai memanas dan wajah taeyong mulai memerah.


Beberapa saat kemudian seseorang masuk ke sana dan Jaehyun pun mengangkat Taeyong dan menyandarkannya di tembok agar kakinya tidak terlihat dari bawah, tidak lupa dia juga menyalakan shower dan melanjutkan ciumannya itu, Taeyong yang tidak bisa melawan hanya bisa menahan des4hannya agar tidak kedengaran.


Jaehyun tidak dapat menahan dirinya dan membawa Taeyong ke rumahnya setelah mereka selesai mandi di sauna.


Pagi harinya Taeyong terbangun di kamar Jaehyun. Jaehyun memeluk erat Taeyong dan masih tertidur lelap. Jaehyun terbangun saat Taeyong berusaha beranjak dari ranjang.


"Kau sudah bangun?" tanya Jaehyun


"Berhentilah menggangguku, aku sudah menikah," kata Taeyong


"Lalu?" tanya Jaehyun


"Lalu? Aku adalah seorang ayah, aku sudah berkeluarga, jadi jangan menggangguku lagi,"


"Kau takut istrimu marah? Tapi kalian sudah bercerai. Dan dari yang ku dengar kau bahkan tidak pernah tidur dengannya." kata Jaehyun


"Aku tidak mencintaiu lagi meski aku sudah bercerai ataupun apapun itu, aku sudah tidak memiliki perasaan lagi padamu. Jangan memaksaku lagi." kata Taeyong sambil memakai baju


"Kau yakin?" tanya Jaehyun

__ADS_1


"1000% yakin. Rasa sakit yang kau tinggalkan jauh lebih besar dari rasa cintaku dulu." kata Taeyong lalu pergi


Jaehyun memeluk Taeyong dari belakang, Taeyong berusaha melepaskan tangan Jaehyun darinya namun tidak bisa.


"Ini semua salahku, aku tidak mendengarkan penjelasanmu saat itu. Aku tau ini sudah terlambat tapi bisakah kau maafkan aku?"


"Kau pikir aku akan memaafkanmu? Kau pikir kesalahan mu bertahun tahun bisa hilang hanya dengan kata maaf? Bagaimana dengan penderitaanku selama ini? Bagimana kau akan menebusnya?" tanya Taeyong lalu melepaskan dirinya dari Jaehyun dan pergi.


"Taeyong... Aku sungguh minta maaf." kata Jaehyun


Taeyong pulang ke rumahnya dengan naik taxi. Beomgyu kaget melihat ayahnya yang tampak berantakan begitu sampai rumah.


"Ayah? Darimana kau sepagi ini?" tanya Beomgyu yang sedang sarapan.


"Ayah ada urusan, kau makan saja." jawab Taeyong


Taeyong mengamuk sampai di kamarnya, Doyoung langsung menghampirinya dan menenangkan Taeyong.


"Tenanglah, apa yang terjadi?" tanya Doyoung


"Kenapa dia kembali?" tanya Taeyong sambil menangis di pelukan Doyoung.


"Siapa?" tanya Doyong berusaha mengerti


"Ku pikir aku akan sangat bahagia ketika melihatnya lagi karena aku sangat merindukannya, nyatanya aku merasa sesak melihatnya, hatiku terasa sakit setiap melihatnya. Bertahun tahun dia pergi dan tiba tiba datang setelah aku mulai melupakannya."


Doyoung mengerti apa yang dicarakan Taeyong dia pun memeluk erat Taeyong dan mengusap rambutnya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2