Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 6


__ADS_3


Begitu sampai di rumah Beomgyu langsung pergi ke kamar Junho. Namun saat Beomgyu masuk tak ada Junho di dalam, dia pun segera turun menghampiri  Doyoung.


"Paman, kau lihat Junho?" tanya Beomgyu


"Aku tidak melihatnya," jawab Doyoung


"Bantu aku mencarinya, dia tidak ada di kamarnya."


"Baiklah, kau bisa tunggu di kamarmu, aku akan mengabarimu jika sudah menemukannya."


"Iya paman," jawab Beomgyu


Doyoung memerintahkan semua pelayan dan bodyguard  untuk mencari Junho, dia juga memeriksa rekaman cctv, tapi sejak tadi Junho tak terlihat meninggalkan kamarnya, Doyoung pun memperlihatkan rekaman cctv pada Beomgyu. Beomgyu segera kembali ke kamar Junho.


"Hyeong, Junho hyeong kau di mana?" ujar Beomgyu mencari di kamar, lalu dia masuk ke kamar mandi dan melihat Junho yang hendak memakai handuk karena baru selesai mandi. Mereka berdua sama sama terkejut dan saling mengalihkan pandangan, Junho segera memakai handuknya dan melepas earphonenya.


"Maaf, aku memanggil hyeong berkali kali, tapi hyeong tidak menjawab, jadi aku mencarimu..." ujar Beomgyu menunduk.


"Kenapa kau mencariku," tanya Junho


"Tidak, aku hanya tidak bisa menemukanmu,"


"Bagaimana kalau aku benar benar pergi, apa yang akan kau lakukan," tanya Junho lalu memakai pakaiannya.


"Aku... aku akan mencarimu!"

__ADS_1


"Kenapa?"


"Kau masih sakit, aku bertanggung jawab mengobatimu,"


"Lalu saat aku sembuh, kau akan berhenti mengurusku?"


"Apa maksudmu," tanya Beomgyu


Junho mendekati Beomgyu hingga Beomgyu menempel di dinding lalu dia menyandarkan tangannya ke tembok,  wajahnya sangat dekat dengan Beomgyu suasananya sangat sepi hingga rasanya detak jantung Beomgyu bisa di dengar oleh Junho, wajah dan kuping Beomgyu berubah memerah seketika.


"Aku... bisa mengurus diriku sendiri jadi kau tidak perlu menghawatirkanku, pikirkan saja sekolahmu dan jadi anak yang baik.." kata Junho


"Aku hanya," gumam Beomgyu


"Tunggu, kenapa kau tersipu?"


"Ohh..." gumam Junho lalu berbalik.


"Hyeong!" kata Beomgyu gugup.


Junho berbalik lagi melihat Beomgyu.


"Mau main  game? Sudah sangat lama aku tidak bermain,"


"Oke," jawab Junho sesaat kemudian.


Mereka bermain hingga larut malam, keduanya sudah sangat mengantuk dan akhirnya Beomgyu ketiduran. Junho hendak menggendong Beomgyu ke kamarnya ketika Taeyong mengetuk pintu. Junho segera membuka pintu lalu Taeyong pun masuk.

__ADS_1


"Kau beristirahatlah, aku akan membawa Beomgyu ke kamarnya," ujar Taeyong lalu menggendong Beomgyu


Junho mengangguk lalu menutup pintu begitu Taeyong dan Beomgyu keluar. Dia melamun selama sesaat sambil memandangi langit langit kamar sebelum akhirnya tertidur juga.


Hampir seminggu Junho tinggal di Y palace, dia dan Beomgyu menjadi semakin dekat, mereka banyak mengobrol setiap harinya dan sering bermain bersama. Kini apartemen Junho sudah selesai di perbaiki, dia akan kembali ke apartemennya sore ini.


"Terimakasih sudah mengijinkanku tinggal di sini selama ini, juga maaf sudah merepotkan direktur," ujar Junho


"Aku juga minta maaf atas kesalahanku, jadi tidak usah sungkan, kau bisa kemari kapanpun kau mau..." kata Taeyong


Junho sedikit membungkuk memberi salam lalu melihat Beomgyu yang berdiri di sebelah ayahnya.


"Sampai jumpa..." ujar Beomgyu melambaikan tangan.


Junho hanya mengangguk membalasnya lalu masuk ke mobil, dia pun di antar kembali ke apartemennya.


Hari terus berlalu, Beomgyu merasa kesepian setelah Junho meninggalkan rumahnya, dia ingin mengunjungi Junho tapi tak berani karena dia tak punya alasan untuk  mengunjunginya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2