Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 25


__ADS_3

Beomgyu berjalan di koridor menuju ke kelas, dan entah adri mana datangnya Heesung dan langsung menarik Beomgyu ke ruang penyimpanan. Beomgyu sangat terkejut sedangkan Heesung tampak kesal.


"Heesung, ada apa?" tanya Beomgyu


"Hyeong, aku sudah tidak tahan lagi." kata Heesung


"Apa maksudmu?" tanya Beomgyu mulai khawatir.


Bayangan tentang Heesung akan mencapakannya terus muncul dan membuat matanya berkaca kaca.


"Berhentilah mengabaikanku, atau kau mau mencampakanku? Maka lakukanlah tapi jangan menghindar terus, rasanya sangat menyiksa." kata Heesung


"Tidak, kenapa aku mencampakanmu?" kata Beomgyu


"Lalu kenapa kau menghindar? Sudah seminggu dan kau masih menmgabaikanku, aku minta maaf jika aku membuat kesalahan atau membuatmu marah. Tapi jangan abaikan aku." kata Heesung


"Aku takut," kata Beomgyu


"Takut apa..."


"Aku takut kau mencampakanku seperti jaemin mencapakan Renjun..."


"Kenapa kau khawatir begitu? Aku bukan orang yang sperti Jaemin,"


"Tapi kau juga tidak pernah memberikanku kepastia, entah apa hubungan kita, tidak jelas." jawab Beomgyu


"Tidak jelas? Setekah apa yang selama ini kita lakukan kau bilang tidak jelas,?"


"Apa kita pacaran? Atau sekedar teman dengan benefit dan akan kau tinggalkan nanti saat sudah bertemu yang baru,"


"Hyeong, apa yang kau bicarakan? Aku tidak mungkin melakukan itu, satu hal yang harus kau tau, kau satu satunya orang yang akan ada di hatiku, apa itu masih kurang jelas?"


Beomgyu memandang Heesung dengan matanya yang berkaca kaca, Heesung memeluknya dan mengusap lembut kepala Beomgyu.


"Aku sudah pernah mengatakannya, jika kau punya sesuatu yang menganggu pikiranmu katakan saja padaku, jika kau tetap diam maka aku tidak akan tau, bagaimana aku bisa membantumu jika aku tidak tau apa masalahnya..." kata Heesung


"Aku selalu saja menyusahkanmu, maaf..."


Heesung beralih memegang kedua tangan Beomgyu dan memandangnya dengan tulus.

__ADS_1


"Ini semua salahku karena tidak pernah memastikannya, tapi sekarang aku akan memastikannya dengan jelas agar tidak terjadi lagi." kata Heesung


Beomgyu memandang Heesung dengan mata sayunya.


"Aku menyukaimu hyeong, maukah kau menjadi pacarku?" tanya Heesung


"Heesung..." gumam Beomgyu


"Jadi bagimana jawabanmu?" tanya Heesung


"Bukankah sudah jelas? Tentu saja iya" kata Beomgyu lalu memeluk Heesung "Aku sangat menyukaimu karena itulah aku sangat takut kehilanganmu, memikirkannya saja sudah membuatku gila"


Memeluk Beomgyu erat. "Aku bisa menjaminmu, aku tidak akan pernah mencampakanmu hyeong."


Heesung kemudian mencium Beomgyu, setelah sesaat Beomgyu menyadari mereka berasa di sekolah, dia pun mendorong Heesung agar berhenti.


"Kita sedang di sekolah, bagaimana jika ada yang melihat?" tanya Beomgyu


"Tidak ada siapapu yang akan datang kesini, jadi ayo lanjutkan..." kata Heesung yang sudah tak sabar untuk mengecup bibir manis Beomgyu.


"Tidak, aku ingin menikmatinya dengan bebas tanpa perlu menghawatirkan apapun..." kata Beomgyu


"Kalau begitu.... ayo bolos!!" kata Heesung lalu menarik tangan Beomgyu


Heesung membawa Beomgyu ke apartemennya, begitu masuk kamarnya dia pun menjatuhkan tasnya dan mulai mencium Beomgyu, menjatuhkan tas Beomgyu dari pundaknya, sambil berjalan menuju ranjang ,ereka berciuman dengan mesra.


"hmphh hmhh"


"Ughhh hmphh"


"hahh hhh ughhh"


Heesung melepas kancing baju Beomgyu sembari menciumnya, mendorong Beomgyu kerajang dan melepas bajunya sendiri di bantu oleh Beomgyu. Mereka melanjutkan ciumannya dan mealepas celana, siap untu serangan berikutnya, Suara nafas mereka terdengar lebih jelas dari biasanya, Heesung mencium setiap bagian tubuh Beomgyu, mulai dari leher, dada dan turun ke perut. Beomgyu mengusap kepala Heesung menikmati setiap sentuhan, Heesung kembali mencium bibir Beomgyu kemudian beralih ke pundaknya.


"hmphh hmmhh"


"Heesung," kata Beomgyu menarik Heesung agar mencium bibirnya


Lidah Heesung menjulur masuk ke mulut Beomgyu dengan lembut, kedua lidak mereka bertemu dam suasana semakin memanas. Heesung mengeluarkan kon**m dari laci di seblah ranjangnya, memperlihatkannya pada Beomgyu. Meskipun sedikit terkejut Beomgyu tersenyum.

__ADS_1


"Sudah lama kau menyimpannya untuk saat seperti ini, bisakah aku menggunakannya sekarang hyeong?" tanya Heesung


"Untuk apa kau bertanya lagi, kau malah membuatku malu..." kata Beomgyu tersenyum malu, " Lakukan apapun yang kau mau,"


Heesung tersenyum senang mendengarnya dan dia pun membuka plastiknya dengan mulutnya. Heesung benar benar terlihat seksi menyobek plastik itu dengan mulutnya. beomgy mencium Heesung dengan penuh gairah hinggga membuat Heesung junior cepat berdiri tegak, Heesung memasukan 2 jarinya ke lub**g Beomgyu dan siap memasukinya.


"cepat Heesung," kata Beomgyu yang mulai kepanasan


Heesung pun masuk ke lub**g Beomgyu dan merasakan niikmat lub**ng Beomgyu.Setelah masuk dia tidak bisa menahn lagi dan mendorong Beomgyu dengar sedikit kasar.


"ahhh hahhh"


"Pelan pelan Heesung ahhh"


"Hyeong... Kau sangat sexy," kata Heesung


"PLOK PLOK PLOK"


"ughhh hahh hahh hahh"


"PLOK PLOK PLOK"


"Ahh hahhh hahh" teriak Beomgyu sambil meremas bantal


Tangan Heesung memegang tangan Beomgyu dan lanjut mendorongnya.


"PLOK PLOK PLOK"


"Ahh hahh ahh"


"hmm hmphh ahh"


Setelah kelelahan Beomgyu tertidur dan Heesung mengelus lembut pinggang Beomgyu,  mengecup pundak Beomgyu kemudian memeluknya dari belakang dan ikut tidur. Pagi yang melelahkan bagi mereka berdua.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2