Cowok Tercantik

Cowok Tercantik
Episode 21


__ADS_3

Taeyong merawat Jaehyun selama beberapa hari sampai Jaehyun sembuh. Meskipun tidak berhak tapi Doyoung merasa cemburu karena dia tidak pernah berhenti mencintai Taeyong. Namun melihat Taeyong yang tampak bahagia bertemu kembali dengan Jaehyun, Doyoung merasa sedikit lega. Taeyong yang biasanya gila kerja sekarang bisa menikmati waktunya sambil tertawa.


Kini tiba waktunya bagi Taeyong untuk menjelaskan semuanya pada Beomgyu. Di ruang tamu rumah Taeyong, Beomgyu, Jaehyun dan Taeyong duduk saling berhadapan di meja makan. Pelayan datang menyajikan hidangan pembuka. Setelah itu mereka pun menikmati hidangan pembuka sambil mengobrol santai.


"Kenapa tiba tiba kita makan malam bersama? Ada apa ayah?" tanya Beomgyu sedikit penasaran.


"Ada yang mau kami beritau, khususnya padamu.." jawab Taeyong


"Padaku?" tanya Beomgyu.


"Iya, ada yang perlu kau ketahui Beomgyu." kata Jaehyun


"Tolong katakan saja, jangan membuatku jadi penasaran seperti ini." kata Beomgyu


"Sebenarnya Ayah dan Paman Jaehyun dulu pernah berkencan." kata Taeyong


"Ayah? Bagaimana bisa?" tanya Beomgyu sangat kebingungan


"Kami bertiga, Paman, ayah dan ibumu dulu berteman baik, ibumu juga tau bahwa paman dan ayahmu berpacaran. Awalnya semua baik baik saja sampai saat Kakekmu mengetahuinya. Dia marah besar dan menentang hubungan kami. Seberapa keras kami mencoba, dia tidak pernah menyetujuinya. Paman pergi beberapa hari keluar kota dan saat kembali paman mendengar berita pernikahan ayah dan ibumu. Tanpa berkata apapun paman pergi dan menyerah." kata Jaehyun tampak menyesal


"Sebenarnya kami hanya menikah kontrak, kakekmu akan membiarkan ayah bersama paman Jaehyun asalkan ayah punya keturunan, untungnya Hyeri mau membantu ayah dan setelah itu kami pun bercerai." kata Taeyong


"Jadi itu sebabnya kalian bercerai? Karena kalian tidak pernah mencintai satu sama lain." kata Beomgyu


"Tapi ayah juga menyayangi ibumu seperti saudara sendiri. Sayangnya semua yang ayah rencanakan tidka berjalan sesuai rencana, Paman Jaehyun sama sekali tidak mau mendengarkan ayah, dan akhirnya kami benar benar putus hubungan. Entah bagaimana dia bisa kembali sekarang." kata Taeyong


"Ayahmu datang menemuiku di Malta." kata Jaehyun


"Ayahku?" tanya Taeyong sedikit kaget


"Aku tidak tau apa yang harus ku katakan." kata Beomgyu lalu menaruh sendok dan garpunya kemudian memegang tangan ayahnya itu.

__ADS_1


"Kau tidak harus mengatakan apapun, ayah memberitau mu karena tidak ingin kau mendengarnya dari orang lain." kata Taeyong


"Kadang kesalahpahaman bisa menghancurkan segalanya, namun selama masih bisa di perbaiki tidak ada salahnya mencoba. Aku ingin ayah melakukan apapun yang ayah inginkan sekarang, terimakasih sudah membawaku ke dunia ini, sekarang ayah hanya perlu mencari kebahagiaan ayah sendiri." kata Beomgyu masih memegang lembut tangan Taeyong.


"Kau adalah kebahagiaan ayah, terimakasih karena sudah selalu bersama ayah selama ini..." kata Taeyong matanya berkaca kaca lalu memeluk anak semata wayangnya itu.


"Paman kau bisa bergabung, kau juga bagian dari keluarga ini."


Jaehyun tersenyum lebar kemudian bergabung memeluk kedua laki laki cantik itu. Mereka merasa lega setelah memberitau Beomgyu. Kini mereka merasa tenang untuk kembali memulai kisah mereka.


"Ada apa?" tanya Heesung


"Aku terkejut dan senang," kata Beomgyu lalu memeluk Heesung


"Kenapa?" tanya Heesung


"Rupanya ayahku dan pamanmu adalah kekasih dulu," kata Beomgyu


"Kau juga terkejut kan, sama halnya denganku."


"Tidak heran melihat ayahmu yang sangat panik saat paman masuk rumah sakit." kata Heesung


"Meskipun tanpa cinta, aku bisa lahir ke dunia ini aku sangat bersyukur. Bertemu ayah dan kau adalah hal terbaik yang terjadi padaku." kata Beomgyu


"Bertemu denganmu juga hal terbaik bagiku,"


"Terimakasih," kata Beomgyu kembali memeluk Heesung


Heesung pun balas memelunya lalu menggendong koala Beomgyu kemudian membawanya ke kamar. Siang hari yang cerah mereka rebahan di ranjang saling berbelukan sambil mengobrol, sesekali mencium satu sama lain.


Di sekolah, Heesung selalu di kerumuni siswi siswi, mereka selalu membawakan Heesung hadiah dan makanan. Heesung selalu menolak namun mereka masih saja bersikeras.

__ADS_1


"Tolong terimalah, sekali saja." kata salah satu siswi


"Tidak, bagilah dengan teman temanmu sendiri." jawab Heesung


"Sekali saja, ini kue buatanku sendiri, jika kau makan kue ini aku akan berhenti mengganggumu, ya! ya! aku mohon." kata siswi itu


"Sekali ini saja," kata Heesung yang ingin segera mengakhiri diskusi itu.


Heesung pun mengambil kue itu dan mencobanya, Beomgyu yang melihatnya tampak kesal dan cemburu karena dia tidak mendengar percakapan Heesung dengan siswi itu.


"Beomgyu!" kata Jaemin masuk ke kelas itu.


"Jaemin... Kenapa?" tanya Beomgyu menghampiri Jaemin


"Kepala sekolah memanggilmu ke kantor, sepertinya mengenai majalah sekolah." kata Jaemin sambil tersneyum lebar.


"Baiklah, aku akan ke sana," kata Beomgyu


"Aku juga di panggil, ayo pergi bersama sama.!" kata Jaemin lalu merangkul bahu Beomgyu


Heesung yang melihat hal itu juga merasa cemburu, dia tidak suka melihat beomgyu bersama orang lain, sama halnya seperti Beomgyu yang tidak suka melihat Heesung di kelilingi siswa perempuan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2